Aksi Nyata Petugas DLH Purwakarta dalam Menjaga Kebersihan Saat Malam Takbiran
Di tengah euforia dan kegembiraan masyarakat yang merayakan malam Idul Fitri 2026, ada sejumlah petugas kebersihan yang tetap berada di lapangan untuk menjaga kondisi kota tetap bersih. Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ratusan petugas dari Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terlibat dalam operasi pembersihan sampah di sepanjang jalan protokol.
Sejak Jumat (20/3) malam hingga Sabtu (21/3/2026) dini hari, sekitar 100 petugas DLH Purwakarta melakukan penyisiran di ruas jalan utama sepanjang 3 km, mulai dari Jalan Veteran hingga Sindangkasih. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi, meski harus menghadapi hiruk-pikuk masyarakat yang masih merayakan malam kemenangan.
Volume Sampah yang Berkurang
Kepala Bidang Persampahan DLH Kabupaten Purwakarta, Anggoro, menyebutkan bahwa volume sampah pada malam takbiran tahun ini mengalami penurunan sekitar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, jumlah sampah yang ditemukan tetap cukup banyak, terutama di area pertokoan dan pusat keramaian.
Para petugas memunguti sampah yang tercecer, seperti bungkus makanan, plastik, serta sisa-sisa petasan yang ditinggalkan warga. Tumpukan sampah yang menggunung terlihat di beberapa titik, terutama di sekitar tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat.
Armada yang Dikerahkan
Untuk menangani sampah yang terkumpul, DLH Purwakarta mengerahkan tujuh unit mobil pick up dan satu unit dump truck. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut sampah hasil penyisiran agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat saat merayakan lebaran.
Anggoro mengatakan bahwa tugas para petugas di malam takbiran bukanlah hal mudah. Di saat sebagian besar orang berkumpul dengan keluarga, mereka justru harus berada di jalan, menjalankan tanggung jawabnya sebagai petugas kebersihan.
Kehidupan Para Petugas
Salah seorang petugas kebersihan, Aris Gandamanah (43), mengungkapkan bahwa ia sudah terbiasa melewatkan malam takbiran di jalanan. Pria yang telah hampir 10 tahun mengabdi ini mengaku bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari imannya.
Aris menjelaskan bahwa jenis sampah yang paling banyak ditemukan adalah sisa makanan, bungkus jajanan, serta limbah petasan dari aktivitas warga. Meski pekerjaan cukup melelahkan, ia dan rekan-rekannya tetap bersemangat menjalankan tugas.
Dedikasi Tanpa Penghargaan
Meski tidak mendapat penghargaan atau perhatian yang besar, para petugas DLH Purwakarta tetap menjalankan tugasnya dengan ikhlas. Mereka menganggap bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama, dan tugas mereka adalah menjaga lingkungan tetap bersih.
Tidak hanya itu, mereka juga memberikan contoh teladan bagi masyarakat dengan tetap bertugas di malam lebaran. Sebagai bentuk apresiasi, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sehingga para petugas tidak perlu bekerja keras untuk membersihkan sampah yang bisa dihindari.

Dengan dedikasi dan semangat yang tinggi, para petugas DLH Purwakarta menjadi bagian penting dalam menjaga keindahan dan kenyamanan kota selama perayaan Idul Fitri. Mereka menjadi pilar kebersihan yang tidak pernah absen, bahkan di tengah keramaian dan kegembiraan masyarakat.



















