Manchester City Raih Gelar Carabao Cup 2025/2026, Dekati Rekor Liverpool
Manchester City sukses mengukuhkan diri sebagai juara Carabao Cup musim 2025/2026 setelah menaklukkan Arsenal dalam laga final yang berlangsung sengit di Wembley Stadium. Kemenangan 2-0 ini tidak hanya menambah koleksi trofi bagi The Citizens, tetapi juga membawa mereka semakin dekat dengan rekor juara terbanyak yang dipegang oleh Liverpool.
Gelar juara kali ini merupakan trofi kesembilan bagi Manchester City di ajang Piala Liga Inggris. Dengan raihan tersebut, City kini hanya terpaut satu gelar dari Liverpool yang masih memimpin dengan total 10 trofi. Dominasi Manchester City di final kompetisi ini semakin terlihat jelas. Dari sepuluh kali penampilan di partai puncak, The Citizens berhasil meraih sembilan kemenangan. Satu-satunya kekalahan mereka di final terjadi pada tahun 1974.
Dominasi City di Carabao Cup Semakin Terasa
Catatan ini semakin menegaskan superioritas Manchester City di Carabao Cup, terutama dalam satu dekade terakhir. Era Pep Guardiola menjadi saksi bisu kehebatan City dengan mencatatkan rekor quattrick atau empat gelar beruntun dari tahun 2018 hingga 2021. Prestasi ini menunjukkan konsistensi luar biasa dari tim asal Manchester tersebut dalam turnamen domestik ini.
Arsenal Gagal Akhiri Puasa Gelar
Bagi Arsenal, kekalahan di final ini kembali membuyarkan harapan mereka untuk mengakhiri puasa gelar Carabao Cup yang telah berlangsung selama 33 tahun. Terakhir kali The Gunners mengangkat trofi ini adalah pada musim 1992/1993. Kegagalan di partai puncak ini menambah daftar panjang kekecewaan Arsenal di final kompetisi domestik.
Meskipun demikian, perjuangan Arsenal di musim ini belum berakhir. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara di kompetisi lain. Saat ini, Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara liga. Selain itu, di kancah Eropa, The Gunners juga berhasil menembus babak perempat final Liga Champions dan akan menghadapi tantangan dari Sporting CP.

Analisis Pertandingan: Babak Kedua Menjadi Kunci Kemenangan City
Pertandingan final antara Arsenal dan Manchester City berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Arsenal tampil lebih agresif di babak pertama dengan menerapkan strategi pressing tinggi. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan oleh tim Meriam London, termasuk tembakan Kai Havertz di menit keenam yang dilanjutkan dengan bola muntah yang disambar Bukayo Saka. Namun, solidnya penjagaan kiper Manchester City dan kegagalan Arsenal dalam memanfaatkan peluang membuat skor tetap imbang 0-0 hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Manchester City menunjukkan perubahan taktik dan performa yang lebih tajam. Gol pembuka kemenangan City dicetak oleh Nico O’Reilly pada menit ke-60. Gol ini tercipta berkat kesalahan fatal kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, yang gagal mengantisipasi umpan silang dari Rayan Cherki.
Hanya berselang empat menit, Nico O’Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia berhasil mencetak gol kedua melalui sundulan memanfaatkan umpan silang rekannya. Skor 2-0 ini memberikan keunggulan signifikan bagi Manchester City.
Arsenal berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan. Peluang sempat datang pada menit ke-77 melalui tendangan Riccardo Calafiori. Gabriel Jesus nyaris memperkecil kedudukan, namun tembakannya hanya membentur mistar gawang. Hingga peluit akhir dibunyikan, pertahanan kokoh Manchester City berhasil menahan segala upaya serangan dari Arsenal.
Nico O’Reilly menjadi bintang lapangan dalam laga ini dengan dua golnya yang krusial. Sementara itu, Manchester City membuktikan efektivitas mereka di babak kedua dengan permainan yang klinis, meskipun sempat kesulitan di awal pertandingan. Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi City setelah tersingkir dari Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, sekaligus mempertegas status mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan di partai final turnamen domestik.
Daftar Juara Carabao Cup Terbanyak
Berikut adalah daftar tim dengan jumlah gelar juara Carabao Cup terbanyak:
- Liverpool: 10 gelar (termasuk empat gelar beruntun di era 1980-an)
- Manchester City: 9 gelar (termasuk tahun 1970, 1976, 2014, 2016, 2018, 2019, 2020, 2021, dan 2026)
- Manchester United: 6 gelar
- Aston Villa & Chelsea: Masing-masing 5 gelar
- Arsenal: 2 gelar (terakhir juara pada tahun 1993)



















