Final Four Proliga 2026: Laga Hidup Mati Jakarta Electric PLN
Final Four Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, menjadi momen penting bagi Jakarta Electric PLN. Tim yang telah mengoleksi enam gelar juara dalam sejarah Proliga ini harus menjalani laga hidup mati melawan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) yang diperkuat oleh Megawati Hangestri Pertiwi. Pertandingan ini akan digelar pada Minggu (12/4) pukul 14.00 WIB.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Jakarta Electric PLN untuk menjaga asa melangkah ke partai perebutan gelar juara Proliga 2026. Namun, situasi yang dihadapi tim asuhan Chamnan Dokmai terbilang sulit. Dengan hanya satu kemenangan dari tiga laga, Jakarta Electric PLN berada di posisi juru kunci klasemen Final Four Proliga 2026 Putri.
Berikut adalah perolehan poin di klasemen Final Four Proliga 2026 Putri:
- Gresik Phonska Plus Indonesia – 9 poin
- Jakarta Pertamina Enduro – 7 poin
- Jakarta Popsivo Polwan – 3 poin
- Jakarta Electric PLN – 2 poin
Kekalahan dari Jakarta Pertamina Enduro akan membuat Jakarta Electric PLN tersingkir dari persaingan Grand Final Proliga 2026. Mereka hanya bisa memperjuangkan tempat ketiga di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada akhir April nanti.
Dengan sisa tiga laga, poin maksimal yang bisa diraih Jakarta Electric PLN adalah 11. Jika mereka kalah dari Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 3-2 atau 3-1, maka poin yang dikumpulkan hanya 8. Angka ini tidak cukup untuk menembus posisi dua teratas dan lolos ke Grand Final.
Perhitungan matematis menunjukkan bahwa Gresik Petrokimia yang memiliki dua laga tersisa sudah mengumpulkan 9 poin. Jika Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengalahkan Jakarta Electric PLN, maka JPE akan mengantongi 10 poin. Dengan demikian, Jakarta Pertamina Enduro akan tetap berada di posisi dua teratas klasemen.
Kunci Kemenangan Jakarta Electric PLN
Untuk memastikan kemenangan, Jakarta Electric PLN wajib memaksimalkan performa para pemainnya, khususnya dua legiun asing, Neriman Ozsoy dan Kara Bajema. Kedua pemain tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pertandingan ini.
Sebaliknya, jika Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengalahkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-0 atau 3-1, maka tim yang diperkuat oleh Megawati Hangestri Pertiwi akan kembali melangkah ke Grand Final. Dengan raihan tiga angka, JPE akan mengumpulkan 10 poin, yang sangat sulit untuk terlempar dari dua teratas klasemen.
Jakarta Popsivo Polwan, yang berada di posisi ketiga, memiliki peluang kecil untuk mencapai Grand Final. Dengan menyisakan dua laga di seri Semarang, mereka hanya mampu mengumpulkan 3 poin. Poin maksimal yang bisa diraih adalah sembilan, yang sama dengan Gresik Phonska Plus Indonesia.
Performa Megawati dan Irina Voronkova
Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan dalam laga melawan Jakarta Electric PLN. Pada kemenangan terakhir atas Gresik Phonska Plus Indonesia, Kamis (9/4), Megawati hanya mencetak 8 poin. Ini menjadi jumlah paling sedikit yang dihasilkan Mega sepanjang Final Four Proliga 2026.
Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro semakin bergantung pada Irina Voronkova, pemain asing baru asal Rusia. Dari tiga laga yang telah dilalui bersama JPE, Irina Voronkova telah mencetak lebih dari 90 poin. Jumlah ini jauh melampaui kontribusi Megawati yang sepanjang Final Four hanya mengumpulkan 43 poin.
Layak dinantikan apakah Megawati akan kembali menunjukkan performa terbaiknya dalam laga melawan Jakarta Electric PLN. Apakah ia mampu kembali mencatatkan dobel digit poin bagi Jakarta Pertamina Enduro?


















