Eduardo Camavinga dianggap melakukan tindakan yang tidak bijak dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026. Pemain Real Madrid seharusnya mengecam rekan satu timnya itu setelah pertandingan berakhir.
Pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB, menjadi momen yang menyakitkan bagi Madrid. Camavinga menjadi sorotan setelah menerima kartu merah pada menit ke-87. Wasit Slavko Vincic memberikan kartu merah setelah pemain asal Prancis tersebut menerima kartu kuning keduanya.
Kartu kuning pertama diberikan kepada Camavinga di menit ke-79 setelah ia melakukan pelanggaran terhadap Jamal Musiala. Sementara kartu kuning kedua diberikan karena dianggap mengulur-ulur waktu saat Bayern Muenchen sedang melakukan tendangan bebas.
Akibat dari kartu merah tersebut, Real Madrid harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-87. Kehilangan Camavinga membuat permainan Madrid berubah dan situasi mulai berpihak kepada Bayern Muenchen.
Meski saat itu Madrid unggul 3-2, kekurangan satu pemain membuat gawang mereka koyak dua kali di masa injury time. Skor akhir pun berubah menjadi 4-3 untuk Bayern Muenchen, sehingga Die Roten melaju ke semifinal dengan agregat 6-4.
Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Madrid dan sulit diterima oleh para pendukung mereka. Legenda Real Madrid, Wesley Sneijder, bahkan memberikan komentar pedas terhadap tindakan Camavinga.
Sneijder menyebut tindakan Camavinga sebagai tindakan ceroboh dan “bodoh”. Ia menyarankan agar pemain Madrid lainnya meminta pertanggungjawaban Camavinga di ruang ganti.
“Camavinga itu bodoh,” ujar Sneijder. “Tahukah Anda apa yang seharusnya dilakukan para pemain Real Madrid setelah peluit akhir dibunyikan? Mereka seharusnya pergi ke ruang ganti dan melampiaskan kemarahan mereka kepadanya.”

Pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena berlangsung sangat intens dan sengit. Kejar-kejaran gol terjadi bahkan hingga lima gol tercipta di babak pertama.
Real Madrid unggul cepat di menit pertama via Arda Guler usai memanfaatkan kesalahan dari Manuel Neuer. Bayern Muenchen langsung merespons dengan menyamakan skor menjadi 1-1 via Aleksandar Pavlovic di menit ke-6.
Guler kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-29 lewat gol tendangan bebas, membawa Madrid unggul 2-1. Namun, Harry Kane segera menyamakan skor 9 menit kemudian, mengubah hasil menjadi 2-2.
Kylian Mbappe kembali membawa Madrid memimpin 3-2 di menit ke-42. Meskipun babak pertama berada di tangan pasukan Alvaro Arbeloa, paruh kedua justru berubah setelah Camavinga menerima kartu merah.
Dua gol di menit-menit akhir laga yang dicetak Luis Diaz (89′) dan Michael Olise (90+4′) membuat Bayern Muenchen comeback dengan skor 4-3. Nestapa Madrid semakin bertambah setelah Guler juga menerima kartu merah dengan posisi sudah berada di bangku cadangan karena terus memberikan kritik pedas kepada wasit Slavko Vincic seusai laga.



















