PT Suracojaya Abadimotor, yang sering menjadi inisiator dalam ajang Yamaha Cup Race (YCR), sedang mempertimbangkan penggelaran kelas khusus perempuan di masa depan. Hal ini muncul setelah kehadiran pembalap perempuan yang menonjol dalam seri perdana YCR 2026.
Seri perdana YCR 2026 telah berlangsung pada hari Minggu (19/4/2026) di Sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Sulawesi Selatan. Dalam ajang tersebut, Eca Sabana, seorang pembalap perempuan, kembali mencuri perhatian, seperti yang ia lakukan di seri terakhir YCR 2025.
Tahun lalu, Eca berhasil mengalahkan 10 pembalap laki-laki untuk memenangi kelas Yamaha Aerox Open 155cc. Kini, ia kembali membuktikan kemampuannya dengan finis di podium dalam tiga kelas dalam nomor Drag Battle. Ia meraih gelar juara di kelas Maxi Open 155cc Aerox, posisi kedua di kelas Maxi Open 155cc Lexi, serta posisi ketiga di kelas Bracket 9 Detik.
Selain itu, dalam balapan hari Minggu, Eca juga finis di posisi kedua di kelas Maxi GP Semi Pro 155cc Open. Pembalap asal Banten ini berharap YCR dapat menyelenggarakan kelas khusus perempuan di masa depan. PT Suracojaya Abadimotor, sebagai penyelenggara YCR, tampaknya setuju dengan harapan tersebut.
“Jika peminatnya banyak, tentu kami akan akomodir,” ujar Frengky J. Tunandar, General Manager Marketing PT Suracojaya Abadimotor. “Di penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya, Suraco sudah cukup sering menjadi pencetus. Dulu kami juga yang menjadi pencetus balapan di malam hari.”
Pada seri perdana tahun ini, YCR juga menggelar dua kelas baru, yaitu Maxi Race untuk lini motor Maxi dari Yamaha dan balap endurance untuk motor Gear Ultima. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil penjualan motor di kawasan tersebut.
“Kami menguasai pasar 75% untuk penjualan motor Maxi di Sulawesi Selatan,” lanjut Frengky. “Khusus di Sidrap, motor Gear Ultima sangat digemari masyarakat karena kekuatannya. Itu sebabnya kami menggelar kelas baru Gear Ultima di Sirkuit Sidrap ini.”
Inovasi dalam Penyelenggaraan YCR
Beberapa inovasi yang dilakukan oleh PT Suracojaya Abadimotor dalam penyelenggaraan YCR antara lain:
- Kelas baru Maxi Race: Kelas ini diperkenalkan untuk memberikan ruang bagi para pembalap yang menggunakan motor Maxi dari Yamaha.
- Balap endurance untuk motor Gear Ultima: Kelas ini diselenggarakan berdasarkan popularitas motor Gear Ultima di kawasan Sulawesi Selatan, khususnya di Sidrap.
Perkembangan Peserta dan Performa Pembalap
Eca Sabana menjadi salah satu pembalap yang mencuri perhatian dalam ajang YCR 2026. Performanya yang konsisten di beberapa kelas menunjukkan potensi besar yang dimilikinya. Ia tidak hanya sukses dalam kelas-kelas yang biasanya didominasi oleh pembalap laki-laki, tetapi juga mampu meraih posisi podium dalam beberapa kelas yang berbeda.
- Maxi Open 155cc Aerox: Eca meraih gelar juara.
- Maxi Open 155cc Lexi: Eca mendapatkan posisi kedua.
- Bracket 9 Detik: Eca berada di posisi ketiga.
- Maxi GP Semi Pro 155cc Open: Eca finis di posisi kedua.
Harapan Masa Depan
Dengan keberhasilan Eca dan minat yang tinggi terhadap balapan perempuan, PT Suracojaya Abadimotor mulai mempertimbangkan penggelaran kelas khusus perempuan. Hal ini bisa menjadi langkah penting dalam memperluas partisipasi dan menarik lebih banyak peserta wanita dalam ajang balap motor.
Frengky J. Tunandar menegaskan bahwa jika ada permintaan yang signifikan, pihaknya akan siap mengakomodir. “Kalau peminatnya memang banyak, tentu akan kami akomodir,” katanya. Ini menunjukkan komitmen PT Suracojaya Abadimotor dalam mengembangkan YCR secara berkelanjutan.
Kesimpulan
Penyelenggaraan YCR 2026 menunjukkan perkembangan yang positif, baik dalam hal inovasi kelas maupun partisipasi pembalap. Eca Sabana menjadi contoh nyata bahwa perempuan bisa bersaing di dunia balap motor. Dengan adanya rencana penggelaran kelas khusus perempuan, YCR bisa menjadi wadah yang lebih inklusif dan menarik bagi semua kalangan.



















