
Tim Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di babak semifinal Piala Uber 2026. Laga ini akan berlangsung hari ini (2 Mei) mulai pukul 15.00 WIB. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim bulu tangkis putri Indonesia dalam upaya meraih gelar juara.
Untuk menghadapi perlawanan kuat dari Korea, pelatih ganda putri, Karel Mainaky, melakukan pergantian line-up. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kembali tampil sebagai ganda pertama setelah sebelumnya ditinggalkan. Sementara itu, Thalita Ramadhani Wiryawan masuk menggantikan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi sebagai tunggal kedua.
Kesiapan dan strategi menjadi alasan utama pengembalian Ana/Tiwi ke susunan pemain. “Pemilihan dua pasangan untuk melawan Korea yang akan saya turunkan ini sudah yang terbaik setelah melalui observasi dan diskusi dengan seluruh tim pendukung berdasarkan hasil latihan terakhir,” ujar Karel Mainaky.
“Kenapa Ana/Tiwi dikembalikan? Karena memang mereka yang paling siap saat ini, sementara Fadia dan Trias tidak dalam kondisi terbaiknya,” tambah Karel.

Ana/Tiwi akan menghadapi ganda nomor tiga dunia, Lee So Hee/Baek Ha Na. Meskipun rekor pertemuan antara keduanya adalah 1-2 untuk keunggulan Lee/Baek, di pertemuan terakhir mereka dalam Kejuaraan Dunia 2025, Ana/Tiwi berhasil memetik kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-15. Ini tentunya menjadi modal yang bagus untuk menghadapi laga yang dianggap sangat ketat.
Berikut susunan pemain yang akan diturunkan oleh Indonesia dalam laga melawan Korea:
- WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young
- WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee
- WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin
- WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong
- WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram
Laga ini tidak hanya menjadi ujian bagi para atlet Indonesia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan yang telah dicapai dalam beberapa waktu terakhir. Dengan strategi yang matang dan komposisi pemain yang optimal, tim Indonesia berharap bisa memberikan performa terbaik dan melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Selain itu, kepercayaan diri para atlet juga menjadi faktor penting. Mereka harus mampu menghadapi tekanan dan mengoptimalkan kemampuan masing-masing. Dengan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, harapan besar ditempatkan agar tim bisa meraih hasil maksimal dalam pertandingan ini.


















