Layanan Damri dari Tana Tidung Dukung Mobilitas dan Konektivitas Wilayah
Layanan angkutan darat Perusahaan Umum (Perum) Damri terus menjadi salah satu penopong utama mobilitas masyarakat di Kabupaten Tana Tidung (KTT), sekaligus mendorong konektivitas antarwilayah di Kalimantan Utara. Layanan ini memberikan akses penting bagi masyarakat dalam berpergian ke berbagai daerah, termasuk Tanjung Selor dan Malinau.
Rute yang dilayani meliputi perjalanan dari KTT menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, serta rute KTT-Malinau yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi. Informasi tentang jadwal dan tarif layanan Damri kini menjadi sangat relevan bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi efisien dan terjangkau.
Jadwal Keberangkatan untuk Rute KTT-Tanjung Selor
Untuk rute KTT-Tanjung Selor, Damri menyediakan keberangkatan setiap hari pada pagi hari. Pada Sabtu 2 Mei 2026, bus Damri akan berangkat pukul 09.30 WITA. Tarif Damri untuk rute ini bervariasi sesuai titik keberangkatan dan tujuan penumpang. Beberapa contoh tarif antara lain:
- Tideng Pale (KTT) – Tanjung Selor: Rp100 ribu
- Sesayap – Tanjung Selor: Rp100 ribu
- Tideng Pale – Panca Agung/Pimping: Rp80 ribu
- Sekatak Buji – Tanjung Selor: Rp85 ribu
- Panca Agung – Tanjung Selor: Rp60 ribu
- Tideng Pale – Sekatak Buji: Rp50 ribu
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam, dengan kapasitas bus sebanyak 45 penumpang.
Jadwal Keberangkatan untuk Rute KTT-Malinau
Sementara itu, untuk rute KTT-Malinau, Damri melayani dua jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pagi dan sore. Pada Sabtu (2/5/2026), keberangkatan pertama dijadwalkan pukul 08.00 WITA, dan keberangkatan kedua pada pukul 15.00 WITA. Tarif Damri rute KTT-Malinau ditetapkan sebesar Rp40 ribu per penumpang.
Selain tujuan utama Malinau, Damri juga melayani penumpang ke sejumlah wilayah yang dilalui, dengan rincian tarif sebagai berikut:
- Desa Seputuk: Rp20 ribu
- Desa Belayan Ari: Rp20 ribu
- Desa Kapuak: Rp20 ribu
- Sesua: Rp30 ribu
Kapasitas bus Damri rute KTT-Malinau sebanyak 19 penumpang, dengan estimasi waktu tempuh perjalanan sekitar satu setengah jam.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke titik keberangkatan guna memastikan ketersediaan kursi serta menghindari keterlambatan perjalanan. Hal ini sangat penting mengingat kapasitas bus terbatas dan rute ini cukup diminati oleh masyarakat.
Dengan adanya layanan Damri, roda perekonomian daerah secara tidak langsung berputar, karena masyarakat dapat lebih mudah melakukan perjalanan untuk keperluan bisnis, pendidikan, atau kebutuhan sehari-hari. Ini juga membantu meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, sehingga memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Kalimantan Utara.








