Banjarmasin Diguyur Hujan, Tapi Jalan Aspal Tetap Basah Tanpa Hujan
Beberapa hari terakhir, wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sering diguyur hujan. Biasanya terjadi setelah siang, baik sore maupun petang menjelang malam. Namun, karena saat ini sedang musim kemarau dan cuaca cenderung panas, jalanan yang pernah terkena hujan cepat kering. Meskipun demikian, ada satu hal yang menarik perhatian warga Kota Seribu Sungai, julukan Banjarmasin.
Yakni kondisi jalan aspal yang selalu basah, meskipun tidak ada hujan. Informasi ini berasal dari netizen yang memperhatikan fenomena aneh tersebut. Menurut laporan, jalan aspal selalu basah setiap saat. Bahkan, ada sumber air yang keluar dari dalam aspal tambalan. Lokasi yang menjadi sorotan adalah jalan A. Yani km 6, tepat sebelum lampu lalulintas KM.6 arah luar kota Banjarmasin atau depan masjid.
Unggahan akun Instagram @info_banjarmasin pada Rabu (6/5/2026) menunjukkan video pengendara sepeda motor dan mobil-mobil yang melintas di jalan menuju arah luar Kota Banjarmasin tersebut. Berbagai komentar muncul dari warganet. Salah satunya dari akun @darmasetiawan87 yang mengatakan, “@pambandarmasih itu ada air pipa.” Akun @rizkyrazkarasyadesy menyampaikan, “Seminggu lebih sdh itu.” Sementara akun @do.ny6747 berkomentar, “Lwas bnar tu sdh kdd tanggapan.”
Warga juga mengeluh tentang kondisi jalan tersebut. Akun @mhafi170802 mengatakan, “Hari-hari lewat situ, kdd jua perbaikan jalannya.” Dan akun @mrizkicahyairvandi4 meminta Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, untuk segera memperbaiki jalan tersebut dengan pesan, “@hj.ananda Assalamualaikum IBUNDA TOLONG LAH DI PERBAIKI. DEMI KESELAMATAN ORANG.”
Lima Kemungkinan Penyebab Jalan Aspal Selalu Basah
Berdasarkan berbagai sumber, jalan aspal yang selalu terlihat basah meski tidak ada hujan umumnya disebabkan oleh air yang merembes keluar dari dalam struktur jalan atau dari bawah permukaan. Berikut beberapa penyebab utamanya:
-
Drainase Buruk atau Tersumbat
Air tanah atau sisa air hujan yang tidak mengalir dengan baik akibat drainase tersumbat akan terperangkap di bawah aspal dan perlahan merembes ke permukaan. -
Tingginya Muka Air Tanah
Pada area tertentu, muka air tanah sangat tinggi, menyebabkan air tanah merembes naik menembus pori-pori aspal atau retakan kecil. -
Kebocoran Pipa Bawah Tanah
Kebocoran pipa air bersih (PAM) atau pipa lainnya di bawah jalan menyebabkan aspal terlihat basah terus-menerus di titik tertentu. -
Penyerapan Air dari Tanah Sekitar
Jika tanah di bahu jalan lebih rendah dan lembap, air bisa meresap ke lapisan pondasi aspal (subbase) dan membuat permukaan aspal tampak basah. -
Kerusakan Struktur Aspal (Striping)
Air yang sudah masuk ke dalam aspal merusak ikatan antara aspal dan agregat, membuat aspal rapuh dan seringkali memunculkan air ke permukaan (terutama jika ada beban kendaraan).
Kondisi ini umumnya terjadi pada jalan dengan kualitas aspal yang kurang baik atau sudah tua, di mana pori-pori aspal lebih besar dan mudah ditembus air.


















