Pengakuan Menyentuh Yuju tentang Kesehatannya yang Memburuk
Yuju, mantan anggota GFRIEND, mengejutkan publik dengan menceritakan kondisi kesehatannya yang memburuk selama persiapan album solo. Pengakuan ini disampaikan saat ia tampil di acara KBS Joy Ask Anything yang tayang pada 11 Mei 2026. Ia mengungkap bahwa selama proses pembuatan album baru, dirinya menjadi sangat sensitif dan mengalami gangguan pola makan.
Perubahan Pola Makan yang Mengkhawatirkan
Awalnya, Yuju berpikir bahwa menurunkan berat badan akan membuatnya terlihat lebih baik di depan kamera. Namun, kebiasaan tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Ia bahkan pernah hampir pingsan saat sendirian di rumah karena kurang makan. Pada masa tertentu, ia hanya mampu menelan tiga sendok nasi sehari.
“Saya sampai pada titik di mana saya akan pingsan saat sendirian di rumah atau tidak bisa menelan lebih dari tiga sendok nasi,” ujar Yuju seperti dikutip dari Naver.
Pemeriksaan Medis dan Diagnosis
Karena khawatir dengan kondisinya, Yuju memutuskan untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk endoskopi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada masalah pada sistem pencernaannya. Namun, dokter menyarankan agar ia mempertimbangkan perawatan psikiatri karena dugaan tekanan psikologis menjadi penyebab utamanya.
Berat Badan yang Turun Drastis
Kini, berat badan Yuju turun drastis menjadi 45 kg dengan tinggi 169 cm. Sebelumnya, saat masih aktif bersama GFRIEND, berat badannya berada di sekitar 52 kilogram. Selain itu, ia juga mengalami masalah pada telinganya saat rekaman. Dokter menjelaskan bahwa lemak di area gendang telinganya berkurang drastis akibat tubuhnya yang terlalu kurus.
Nasihat dari Rekan Sesama Artis
Mendengar cerita Yuju, Lee Soo Geun dan Seo Jang Hoon memberikan nasihat tegas namun hangat. Mereka menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik dalam dunia musik.
Kesadaran dan Harapan Yuju
Di akhir acara, Yuju mengaku kini mulai menyadari bahwa dirinya terlalu tertekan sejak menjadi solois. Ia mengakui bahwa ikut serta langsung dalam produksi album membuatnya merasa terbebani. Meski begitu, ia berharap bisa belajar menikmati proses bermusik tanpa harus terus-menerus menyiksa kondisi fisik dan mentalnya sendiri.
Tantangan dalam Dunia Musik Solo
Pengalaman Yuju menjadi peringatan bagi para artis yang ingin menjalani karier solo. Banyak dari mereka menghadapi tekanan besar dalam menciptakan karya yang sesuai dengan ekspektasi penggemar. Namun, hal tersebut sering kali berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik mereka.
Pentingnya Keseimbangan
Yuju menunjukkan bahwa kesuksesan dalam dunia musik tidak hanya diukur dari kualitas lagu atau penampilan, tetapi juga dari kesehatan dan kesejahteraan diri sendiri. Dengan kesadaran yang dimilikinya, ia berharap dapat menjadi contoh positif bagi banyak orang yang menghadapi tantangan serupa.



















