Pemain diaspora yang akan memperkuat Timnas U-19 Indonesia menjadi topik menarik dalam persiapan tim nasional. Salah satu nama yang disebutkan adalah Mathew Baker, pemain yang bermain untuk Melbourne City di Liga Australia. Ia akan bergabung dengan Timnas U-19 Indonesia setelah selesai berlaga di Piala Asia U-17 2026.
Arya Sinulingga, anggota Executive Committe (Exco) PSSI, menyampaikan bahwa Mathew Baker kemungkinan akan dipanggil ke Timnas U-19 Indonesia. Ia mengatakan bahwa informasi ini diperoleh dari sumber internal dan belum ada konfirmasi resmi.
“Informasinya sih begitu. Kemarin ditanya juga apakah akan ambil Baker, kayaknya dia ada kemungkinan diambil juga,” ujarnya kepada awak media.
Sementara itu, Arya Sinulingga belum bisa memastikan jumlah pasti pemain diaspora yang akan dipanggil. Namun, ia menjelaskan bahwa pelatih Timnas U-19, Nova Arianto, memiliki rencana kuat untuk meraih gelar juara.
“Ah saya nggak tahu. Pastinya… kan ini kita kan juara ya sebelumnya ya, pasti Coach Nova pengen juara lagi,” katanya.
Timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Piala AFF U-19 2026. Sebelumnya, Nova Arianto menyampaikan bahwa pihaknya telah merencanakan memanggil tujuh pemain diaspora. Dari daftar tersebut, Mathew Baker termasuk dalam kandidat yang akan dipanggil.
“Direncanakan ada 7 pemain diaspora yang akan kami panggil. Kita akan lihat situasinya,” kata Nova Arianto beberapa waktu lalu.
Mathew Baker akan bergabung dengan Timnas U-19 setelah selesai berlaga di Piala Asia U-17 2026. Saat ini, ia sedang berada di Arab Saudi bersama Timnas U-17 Indonesia. Pada malam nanti, Selasa (12/5/2026), Timnas U-17 Indonesia akan melawan Jepang pada pukul 23.00 WIB.
Mathew Baker masih berusia 16 tahun, sehingga ia masih berhak memperkuat Timnas U-17 Indonesia. Setelah selesai berlaga di Piala Asia U-17, ia akan bergabung dengan Timnas U-19 Indonesia untuk persiapan Piala AFF U-19 2026.
Piala AFF U-19 2026/ASEAN Championship U-19 2026 akan digelar di Medan, Sumatera Utara, pada 1–13 Juni 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.
Nova Arianto menjelaskan bahwa komunikasi dengan pemain dan orang tua mereka berjalan baik. Termasuk dengan orang tua Mathew Baker.
“Komunikasi selama ini berjalan dengan baik ya termasuk dengan orang tua Mathew Baker. Dengan coach Kurniawan dan pastinya Baker menjadi sibuk di tim nasional,” ujar Nova Arianto.
Pemanggilan pemain diaspora ini menjadi bagian dari strategi PSSI untuk meningkatkan kualitas Timnas U-19 Indonesia. Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, diharapkan tim dapat tampil lebih kompetitif di ajang regional dan internasional.



















