Pertandingan El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid kembali memicu sensasi di atas lapangan. Selain kemenangan 2-0 yang diraih oleh Barcelona, perhatian publik juga tertuju pada beberapa momen ketegangan yang melibatkan Gavi dan Vinicius Jr sepanjang pertandingan di Camp Nou.
Gavi, gelandang muda Barcelona, mengakui bahwa dirinya beberapa kali terlibat adu mulut dengan Vinicius selama laga berlangsung. Namun setelah pertandingan, dia mencoba meredam situasi dan menjelaskan bahwa perseteruan tersebut hanya bagian dari atmosfer pertandingan besar seperti El Clasico.
”Vinicius itu cuma soal sepak bola. Apa yang terjadi di lapangan, tetap di lapangan. Dia pemain yang temperamen, sama seperti saya. Vinicius pemain yang fantastis. Saya menyuruhnya untuk diam, dan itu saja,” ujar Gavi kepada wartawan.
Gelandang muda Barcelona ini menegaskan bahwa dirinya memang selalu bermain penuh emosi ketika membela tim, tetapi di luar lapangan situasinya berbeda.
”Apa yang terjadi di lapangan adalah satu hal, dan apa yang terjadi di luar lapangan adalah hal lain. Di lapangan, saya membela tim saya dan memberikan yang terbaik. Di luar lapangan, saya benar-benar berbeda, meskipun mungkin tidak terlihat seperti itu,” tambah Gavi.
Pertandingan tersebut menjadi malam yang spesial bagi Gavi. Selain membantu Barcelona memastikan kemenangan atas rival abadi mereka, dia juga kembali menunjukkan performa solid sejak dipercaya masuk starting XI oleh Hansi Flick.
Setelah sempat absen panjang karena cedera, performa Gavi memang perlahan kembali ke level terbaiknya. Dia kini mulai rutin tampil sebagai starter dan menjadi bagian penting dalam lini tengah Barcelona.
Tak hanya membahas Vinicius, Gavi juga berbicara soal hubungan dekatnya dengan mantan rekan setimnya, Ousmane Dembele. Nama Dembele sempat jadi sorotan setelah mengunggah pesan dukungan untuk Gavi di media sosial usai PSG lolos ke final Liga Champions. Menurut Gavi, hubungan mereka masih sangat dekat meski kini bermain di klub berbeda.
”Ousmane adalah saudaraku. Sejak aku tiba di sini, dia selalu seperti saudara bagiku,” tambah Gavi.
”Dia adalah teman baik saya. Kami sering berhubungan, kami selalu mengobrol, dan saya sangat senang untuknya karena dia adalah salah satu yang terbaik di dunia, jika bukan yang terbaik bersama Lamine,” ungkap Gavi.
Komentar tersebut juga menunjukkan betapa besar kekaguman Gavi terhadap performa Dembele dan Lamine Yamal musim ini. Dengan performanya yang terus meningkat di akhir musim, Gavi kini berharap bisa kembali menjadi bagian penting tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2026. Jika mampu menjaga kebugaran dan konsistensi, peluangnya untuk kembali menjadi andalan La Roja jelas terbuka lebar.
Beberapa Hal Penting Mengenai Gavi
- Peran penting dalam tim: Gavi telah menunjukkan peningkatan performa yang signifikan sejak kembali ke starting XI. Kehadirannya di lini tengah Barcelona sangat berpengaruh dalam mengatur alur permainan.
- Hubungan dengan rekan setim: Meski kini bermain di klub berbeda, Gavi tetap menjaga hubungan dekat dengan Ousmane Dembele. Mereka saling mendukung dan memiliki ikatan yang kuat.
- Harapan untuk masa depan: Gavi berharap bisa kembali menjadi bagian penting dari timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Untuk mencapai target ini, ia harus menjaga kebugaran dan konsistensi dalam performa.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Gavi terus membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain muda terbaik di Eropa. Di bawah asuhan Hansi Flick, ia kini menjadi tulang punggung lini tengah Barcelona. Performa yang konsisten akan menjadi kunci bagi Gavi untuk terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.



















