Perjalanan Gemilang Ganda Campuran Indonesia di Indonesia Open 2026: Adnan/Indah Melaju ke Babak 16 Besar
Indonesia Open 2026 terus menyajikan drama dan pertandingan sengit, salah satunya datang dari sektor ganda campuran yang menjadi salah satu andalan tuan rumah. Pasangan Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil menunjukkan performa impresif sejak awal turnamen, berhasil melangkah mulus ke babak 16 besar. Perjalanan mereka dimulai dengan kemenangan dramatis melawan wakil Prancis, Julien Maio dan Lea Palermo, di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa, Juni 2026.
Pertarungan yang berlangsung selama 57 menit ini harus diselesaikan dalam tiga gim dengan skor akhir 14-21, 21-19, dan 21-11 untuk kemenangan Adnan/Indah. Meskipun akhirnya keluar sebagai pemenang, jalannya pertandingan tidaklah mudah.
Gim Pertama: Perjuangan Awal dan Kebangkitan yang Tertunda
Di awal gim pertama, pasangan Adnan/Indah sempat dibuat tidak berdaya oleh serangan-serangan cepat dari Maio/Palermo, yang berhasil mencuri angka pertama. Tak ingin melihat pasangan asal Prancis yang berada di peringkat ke-41 dunia itu melenggang mudah, Adnan/Indah menunjukkan perlawanan sengit. Persaingan pun semakin memanas, dengan kedudukan sempat imbang sebanyak tiga kali.
Namun, pertahanan yang kurang solid membuat Adnan/Indah tertinggal. Kehilangan empat poin beruntun dan tertinggal dengan skor 10-5, pasangan Indonesia ini menunjukkan reaksi cepat untuk bangkit. Mereka berhasil mengumpulkan lima angka berturut-turut, namun sayang, keunggulan ini tidak bertahan hingga interval pertama. Adnan/Indah harus rela tertinggal tipis 10-11 dari Maio/Palermo.
Selepas jeda, permainan Adnan/Indah semakin sulit berkembang. Kesalahan-kesalahan sendiri mulai menghantui, sementara Maio/Palermo semakin gencar melancarkan serangan. Pasangan Prancis ini berhasil mencetak empat poin beruntun, semakin menekan pasangan Indonesia yang berada di peringkat ke-19 dunia. Meskipun sempat mencetak dua angka beruntun, Adnan/Indah kesulitan keluar dari tekanan Maio/Palermo hingga memasuki fase krusial. Akhirnya, setelah satu kali tertahan, Maio/Palermo berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-14.
Gim Kedua: Momentum Bangkit dan Penentuan Ketat
Memasuki gim kedua, Adnan/Indah bertekad untuk mengambil alih jalannya pertandingan. Mereka sempat berbagi angka satu kali dengan Maio/Palermo di awal gim. Sempat unggul tiga poin, kelengahan kembali muncul dari kubu Adnan/Indah, di mana beberapa pukulan mereka tidak mendarat dengan akurat. Hal ini kembali dimanfaatkan oleh Maio/Palermo untuk menyamakan kedudukan hingga dua kali, meskipun momen tersebut tidak berlangsung lama.
Adnan/Indah akhirnya menemukan kembali ritme permainan terbaik mereka. Mereka berhasil merebut interval gim kedua dengan keunggulan 11-7. Memasuki paruh kedua gim, ancaman langsung dilancarkan oleh Maio/Palermo yang berhasil menipiskan jarak menjadi hanya satu poin.
Namun, Adnan/Indah menunjukkan reaksi cepat untuk menjauh kembali dengan torehan lima poin beruntun. Memiliki kesempatan untuk memenangkan gim, permainan Adnan/Indah sempat menurun, membuat mereka harus kehilangan lima poin beruntun. Meskipun demikian, gim kedua akhirnya menjadi milik wakil Indonesia ini dengan skor 21-19, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gim Ketiga: Dominasi Penuh Menuju Babak 16 Besar
Gim penentuan berjalan berbeda. Meskipun sempat berbagi angka di awal, permainan Maio/Palermo terlihat menurun sejak awal gim ketiga. Hal ini menjadi angin segar bagi Adnan/Indah. Dengan performa yang solid, Adnan/Indah mampu mendulang poin demi poin dan tidak memberikan kesempatan bagi Maio/Palermo untuk mendekat. Mereka berhasil menguasai interval gim ketiga dengan keunggulan 11-7.
Selepas jeda, kendali penuh permainan tetap berada di tangan Adnan/Indah. Mereka tidak memberikan ruang bagi Maio/Palermo untuk mengembangkan permainan mereka. Melalui torehan tiga poin beruntun, Adnan/Indah memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Indonesia Open 2026. Gim ketiga berhasil mereka menangkan dengan skor meyakinkan 21-11.
Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan ketangguhan mental Adnan/Indah dalam menghadapi tekanan, tetapi juga kualitas permainan mereka yang semakin matang. Perjalanan mereka di Indonesia Open 2026 masih panjang, dan dengan performa seperti ini, mereka berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat juara di kandang sendiri. Dukungan penuh dari publik Istora Senayan tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi pasangan ganda campuran andalan Indonesia ini.






