—Andrej Kramaric pernah merasa menyesal karena gagal pindah ke Bayern Munchen pada musim panas 2020 lalu. Saat itu, ia masih menjadi bagian dari TSG 1899 Hoffenheim. Meski tidak bisa bergabung dengan klub raksasa Jerman tersebut, kini Kramaric tidak lagi merasa menyesal.
Sebaliknya, ia justru merasa bangga karena musim ini berhasil membantu klub impian Bayern Munchen meraih gelar Bundesliga. Dua gol penalti yang dicetaknya dalam pertandingan melawan Borussia Dortmund (BVB) berkontribusi besar dalam menghentikan ambisi BVB untuk terus bersaing di perebutan gelar.
Pertandingan yang digelar di PreZero Arena, Sinsheim, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Hoffenheim. Gol-gol Kramaric menjadi kunci kemenangan timnya dalam laga penting tersebut. Ia mengakui bahwa mencetak gol penalti dalam laga melawan BVB bukanlah hal mudah, terutama karena lawannya adalah Gregor Kobel, mantan rekan satu timnya di Hoffenheim.
“Menjalani situasi seperti itu tidak mudah, terutama karena berhadapan dengan Gregor Kobel. Kami pernah bermain bersama, jadi itu membuatnya lebih sulit. Tapi untungnya saya bisa menuntaskannya,” ujar Kramaric.
Kekalahan BVB dari Hoffenheim memperkuat posisi Bayern Munchen dalam perburuan gelar Bundesliga. Pada laga yang digelar malam hari WIB, Bayern akan menjamu VfB Stuttgart di Allianz Arena, Munich. Hasil imbang pun cukup untuk membuat Bayern memenangi gelar, apalagi jika mereka mampu memenangkan pertandingan tersebut.
Sebelum laga, pelatih Bayern, Vincent Kompany, menyatakan bahwa timnya belum memikirkan pesta juara dalam pertandingan melawan Stuttgart. Menurutnya, fokus utama adalah memenangi laga tersebut dan kemudian beralih ke pertandingan selanjutnya melawan Bayer Leverkusen.
“Di ruang ganti, pemain hanya fokus memenangi laga melawan Stuttgart, lalu fokus ke Leverkusen. Apapun yang terjadi, kami akan tetap berusaha keras,” kata Kompany.



















