Ayu Aulia menyadari bahwa dirinya telah kehilangan rahim akibat tindakan yang dilakukannya sendiri. Namun, sebagai seorang model dan selebgram, ia meminta Bupati inisial R untuk turut serta mengambil tanggung jawab atas kejadian tersebut. Menurutnya, hal ini juga terjadi karena peran aktif dari pihak lain.
Ayu Aulia merasa sangat menderita akibat kenyataan pahit yang harus ia hadapi. Kehilangan rahim menjadi sesuatu yang sangat berharga baginya, tidak hanya secara fisik, tetapi juga bagi masa depannya sebagai seorang perempuan.
“Jujur, saya sudah sangat lelah menjalani semua ini sendirian. Saya kehilangan banyak hal dalam hidup saya, bukan hanya secara fisik, tapi juga mental dan harga diri saya sebagai perempuan,” ujar Ayu Aulia dengan nada sedih.
“Yang paling menyakitkan bukan hanya kehilangan rahim saya, Pak. Tapi perasaan bahwa sampai hari ini saya masih harus memperjuangkan agar rasa sakit saya dipercaya dan dipahami,” tambahnya.
Tidak jelas apa yang sebenarnya menjadi tuntutan Ayu Aulia hingga akhirnya ia memutuskan untuk curhat di publik. Yang jelas, ia ingin Bupati R memperhatikan dirinya yang saat ini sedang mengalami kehilangan yang sangat berarti dalam hidupnya.
“Saya tidak butuh pembelaan siapa yang paling benar. Saya hanya ingin Bapak melihat saya sebagai manusia yang benar-benar hancur karena semua ini. Karena bagi Bapak mungkin ini bisa dilihat sebagai masalah yang sudah lewat. Tapi bagi saya, dampaknya seumur hidup,” ujarnya.
Jika curhatannya ini kemudian dinilai sinis atau negatif oleh orang-orang atau para pengguna media sosial, Ayu Aulia tidak peduli. Yang ia inginkan adalah Bupati R menunjukkan kepedulian terhadap dirinya di tengah situasi buruk yang sedang terjadi.
“Nggak peduli mau di cap buruk atau jelek, mau dibilang apa juga terserah, kebetulan gua nggak suka klarifikasi apalagi haus validasi,” ungkapnya.
Ayu Aulia mengaku memiliki sejumlah bukti kebersamaan dengan Bupati R. Mulai dari percakapan via aplikasi pesan instan hingga momen kebersamaan saat berada di hotel.
Untuk saat ini, Ayu Aulia belum mengunggah bukti kebersamaan dengan Bupati R ke publik. Ia hanya mengisyaratkan akan membuka bukti-bukti yang dimilikinya itu ke publik apabila dicampakkan dan hanya dianggap sebagai bagian dari masa lalu.



















