• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

BBKSDA Papua Barat Daya: Perketat Pengawasan Kapal, Selamatkan Satwa Endemik

Hidayat by Hidayat
12 Maret 2026 - 01:58
in Lokal
0

Pengawasan Ketat Kapal Tingkatkan Perlindungan Satwa Liar di Tanah Papua

Sorong – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan terhadap kapal yang keluar masuk wilayah Tanah Papua. Langkah strategis ini dirancang untuk mencegah maraknya aksi penyelundupan satwa liar, terutama spesies endemik yang menjadi kebanggaan dan kekayaan alam Papua.

Genman Suhefti Hasibuan, Kepala BBKSDA Papua Barat Daya, menyatakan bahwa pengawasan kapal merupakan kegiatan rutin yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas pokok dan fungsi lembaganya. Fokus utama pengawasan adalah pada kapal-kapal yang berlayar keluar dari wilayah Papua.

“Setiap kapal yang akan keluar dari wilayah Papua selalu kami pantau. Ini sudah menjadi tugas rutin kami,” tegas Genman di Kota Sorong pada Rabu, 4 Maret 2026.

Upaya pengawasan yang semakin diperketat ini tidak hanya mengandalkan sumber daya internal BBKSDA semata. Untuk memperkuat efektivitas pengamanan di lapangan, BBKSDA menjalin kerja sama erat dengan berbagai instansi terkait. Sinergi ini melibatkan otoritas pelabuhan, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, serta jajaran kepolisian. Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengawasan yang lebih komprehensif dan sulit ditembus oleh para pelaku kejahatan satwa liar.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya pencegahan, BBKSDA masih kerap menemukan adanya upaya penyelundupan satwa liar yang disembunyikan di dalam kapal. Informasi mengenai keberadaan satwa liar di atas kapal seringkali diterima oleh pihak BBKSDA.

“Kami sering mendapat informasi adanya satwa liar di dalam kapal. Terkadang tidak diketahui pemiliknya, tetapi jika ditemukan, langsung kami amankan,” ungkap Genman.

Prosedur Penyelamatan dan Rehabilitasi Satwa Liar

Ketika upaya penyelundupan terdeteksi dan satwa liar berhasil diamankan, prosedur standar operasional akan segera dijalankan. Satwa yang berhasil diselamatkan tersebut akan dibawa ke kantor BBKSDA untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Tim medis dan konservasi di BBKSDA akan memastikan kondisi fisik dan mental satwa tersebut.

Baca Juga  THR Macet Depok: 8 Aduan ke Disnaker

Apabila ditemukan adanya kebutuhan khusus, satwa tersebut akan menjalani proses rehabilitasi. Tahap rehabilitasi ini bertujuan untuk mengembalikan satwa ke kondisi optimalnya, termasuk membiasakannya kembali dengan lingkungan alam dan perilaku alaminya. Tujuannya adalah agar satwa tersebut siap untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

“Ini adalah tugas rutin kami untuk memastikan satwa liar tetap terlindungi dan tidak dibawa keluar secara ilegal,” pungkas Genman, menegaskan kembali dedikasi BBKSDA dalam menjaga kelestarian satwa liar Papua.

Ancaman Penyelundupan Satwa Endemik Papua

Papua dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk berbagai spesies satwa endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Keunikan ini menjadikan Papua sebagai target utama para pemburu dan pedagang satwa liar ilegal. Penyelundupan satwa liar tidak hanya mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut, tetapi juga merusak ekosistem dan mengganggu keseimbangan alam.

Beberapa satwa endemik Papua yang sering menjadi incaran antara lain:

  • Burung Cenderawasih: Dengan keindahan bulunya yang eksotis, burung cenderawasih menjadi primadona di pasar gelap satwa liar internasional. Berbagai jenis Cenderawasih, seperti Cenderawasih Merah, Cenderawasih Belah Rotan, dan Cenderawasih Raja, kerap diperdagangkan secara ilegal.
  • Kasuari: Burung besar yang tidak bisa terbang ini memiliki peran penting dalam penyebaran biji-bijian di hutan. Penangkapan kasuari untuk diambil daging atau bagian tubuhnya merupakan ancaman serius bagi populasinya.
  • Kuskus: Mamalia berkantung ini memiliki berbagai jenis yang tersebar di seluruh Papua. Penangkapan kuskus untuk dijadikan hewan peliharaan eksotis atau konsumsi juga menjadi masalah yang perlu diatasi.
  • Reptil Langka: Beberapa jenis kadal dan ular endemik Papua juga sering menjadi buruan untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan atau untuk diambil kulitnya.
Baca Juga  Kurangi Kejahatan, Kapolresta Denpasar Libatkan 80 Ribu Ojol sebagai Mata di Bali

Upaya pengawasan kapal yang dilakukan oleh BBKSDA bersama mitra kerjanya merupakan garda terdepan dalam memerangi perburuan dan penyelundupan satwa liar. Dengan meningkatkan kewaspadaan di pelabuhan dan jalur laut, diharapkan aktivitas ilegal ini dapat diminimalisir secara signifikan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pelestarian satwa liar dan sanksi pidana bagi pelaku penyelundupan juga menjadi elemen penting dalam upaya konservasi jangka panjang.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Judi Bola Pingpong di Boombastic KTV. (Foto: Redaksi BATAMPENA.COM)
Lokal

Dishub DKI Minta Maaf: Proyek Lenteng Agung-Depok Ditunda

14 Juni 2026 - 23:47
Disdamkarmat Palangka Raya: Waspada Kebakaran, Cek Rumah Sebelum Pergi
Lokal

Disdamkarmat Palangka Raya: Waspada Kebakaran, Cek Rumah Sebelum Pergi

14 Juni 2026 - 22:29
Lokal

Iduladha: DSLNG Sumbang 21 Hewan Kurban di Tiga Kota

14 Juni 2026 - 21:37
Bumi Laweyan: Saksi Bisik Abdi Dalem Keraton
Lokal

Bumi Laweyan: Saksi Bisik Abdi Dalem Keraton

14 Juni 2026 - 20:19
Meta Perkenalkan Kacamata AR Ringan: Revolusi atau Sekadar Tren di Yogyakarta?
Daerah

Meta Perkenalkan Kacamata AR Ringan: Revolusi atau Sekadar Tren di Yogyakarta?

14 Juni 2026 - 18:21
Meta Perkenalkan Kacamata AR Ringan Pengganti Smartphone di Yogyakarta, Simak Selengkapnya
Daerah

Meta Perkenalkan Kacamata AR Ringan Pengganti Smartphone di Yogyakarta, Simak Selengkapnya

14 Juni 2026 - 17:38
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

FIFA Restui: Tiket Piala Dunia 2026 Gratis untuk Suporter

FIFA Restui: Tiket Piala Dunia 2026 Gratis untuk Suporter

15 Juni 2026 - 00:12
Brasil vs Maroko Jadi Salah Satu Laga Paling Dinanti Pekan Ini

Brasil vs Maroko Jadi Salah Satu Laga Paling Dinanti Pekan Ini

14 Juni 2026 - 23:59
Batam Bersiap Menjadi Pusat Industri Teknologi dan Manufaktur Modern: Peluang Investasi, Tantangan Infrastruktur, dan Dampaknya bagi Ekonomi Kepri

Batam Bersiap Menjadi Pusat Industri Teknologi dan Manufaktur Modern: Peluang Investasi, Tantangan Infrastruktur, dan Dampaknya bagi Ekonomi Kepri

14 Juni 2026 - 23:59
Meta Perkenalkan Kacamata AR: Harapan Baru Pengganti Smartphone atau Sekadar Gimmick?

Meta Perkenalkan Kacamata AR: Harapan Baru Pengganti Smartphone atau Sekadar Gimmick?

14 Juni 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.