Klasemen MotoGP Masih Dinamis
Jorge Martin masih berada di puncak klasemen MotoGP. Namun, posisinya belum sepenuhnya aman. Jika tidak mampu menunjukkan hasil yang baik dalam Grand Prix Inggris malam nanti (9/8), ia berisiko kehilangan posisi teratas. Empat pembalap di bawahnya, yaitu Ai Ogura, Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Fabio Di Giannantonio, memiliki peluang untuk menggeser Martin.
Sebelum sesi sprint Sirkuit Silverstone kemarin (8/8), jarak antara Martin dan Diggia – panggilan akrab Fabio Di Giannantonio – yang berada di posisi kelima hanya terpaut 24 poin. Martin, bersama Ogura dan Diggia, baru meraih satu kemenangan sejauh ini. Sementara itu, Marc Marquez sudah tiga kali menang, dan Marco Bezzecchi empat kali.
“Tidak bisa diprediksi,” ujar Martin saat ditanya tentang jumlah pembalap yang bersaing memperebutkan gelar, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.
Potensi Ogura dan Bezzecchi
Dari sekian banyak nama yang bersaing, dua pembalap membuat Martin terkejut musim ini. “Ogura dan Bezzecchi, keduanya. Saya tahu kemampuan dan level saya, dan melihat mereka saat ini sedikit lebih kuat dari saya. Tapi ini juga sangat positif karena saya bisa bertukar data dan informasi penting dengan mereka yang melaju sangat cepat,” kata Martin.
Ya, Ogura dan Bezzecchi memang menunjukkan performa yang luar biasa. Setelah sempat berada di peringkat ke-16 klasemen akhir musim lalu, Ogura justru menjadi penantang gelar musim ini. Pembalap asal Jepang ini saat ini berada di posisi runner-up klasemen, hanya terpaut 14 poin dari Martin.
Sedangkan Bezzecchi, sebenarnya memiliki potensi untuk memimpin persaingan. Sayangnya, dia harus melewati tiga seri terakhir tanpa meraih poin. Bez, sapaan akrabnya, bahkan harus menjalani operasi setelah mengalami cedera lutut kiri dan tulang selangka kiri.
“Semuanya masih sangat terbuka, dan ini pasti akan sangat menyenangkan, baik bagi penonton maupun bagi kami yang bertarung di dalamnya,” ujar Jorge Martin.
Bezzecchi Pecahkan Rekor
Menghadapi balapan di Silverstone, Bez sebenarnya masih belum pulih 100 persen. Dia masih harus menggunakan obat pereda nyeri. Namun, dengan kondisi tersebut, dia justru mampu mencetak lap tercepat saat sesi latihan bebas kedua (FP2), Jumat (7/8).
Keunggulannya sangat meyakinkan: 0,335 detik dari Raul Fernandez yang berada di posisi kedua.
Namun, itu belum membuat Bez percaya diri. “Untuk melakukan time attack satu lap, saya bisa menahan rasa sakit. Tapi kalau harus melakukan beberapa lap berturut-turut, saya sangat menderita. Bahu, terutama lutut, membuat saya tersiksa. Kami tentu sudah menduganya karena dua cedera ini cukup parah,” kata Bez, seperti dikutip dari GPOne.
Karena itu, Bez tidak ingin memasang target muluk pada balapan utama hari ini. “Bisa menyelesaikan balapan saja sudah membuat saya senang. Jadi kami akan mencoba melakukan semua yang kami bisa, beristirahat, dan memulihkan diri bersama fisioterapis.”




