Roy Keane Sebut Jude Bellingham Berpeluang Masuk Daftar Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Diposting pada

Jude Bellingham kembali jadi sorotan setelah tampil menonjol saat Inggris menaklukkan Kroasia 7-0 di Rijeka pada Sabtu. Gelandang berusia 23 tahun itu bukan hanya mencetak satu gol, tetapi juga menyumbang tiga assist, menjadi pusat permainan tim asuhan Thomas Tuchel dalam kemenangan besar yang sekaligus menunjukkan tajamnya lini depan Inggris.

Di laga tersebut, Bukayo Saka dan Harry Kane sama-sama mencetak dua gol, sementara Anthony Gordon dan Morgan Rogers turut menambah pundi-pundi gol Inggris. Hasil itu membuat pertahanan Kroasia tak mampu keluar dari tekanan sejak awal pertandingan. Bagi Bellingham, performa itu menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling penting dalam skuad The Three Lions, dengan catatan 14 gol dan 13 assist dalam 59 penampilan sejak debut internasionalnya.

Usai pertandingan, Roy Keane memberikan penilaian tinggi terhadap kontribusi Bellingham. Dalam wawancara dengan ITV, mantan kapten Manchester United itu menilai masih banyak ruang bagi sang pemain untuk berkembang. Keane mengatakan, “Saya rasa masih banyak lagi yang akan muncul dari [Bellingham].” Ia lalu menambahkan bahwa Bellingham punya potensi untuk menjadi “salah satu pemain terhebat sepanjang masa”.

Keane juga menyoroti aspek yang kerap luput dari perhatian, yakni kerja Bellingham saat tim tidak memegang bola. Menurutnya, energi dan sikap Bellingham memberi pengaruh besar pada rekan-rekannya. Keane menyebut pendekatan itu sebagai sesuatu yang mengangkat level permainan seluruh tim, bukan hanya kualitas individu sang gelandang. Pujian itu datang di tengah performa Inggris yang tampil sangat cair, dengan Tuchel menempatkan empat penyerang yang bergerak fleksibel, Bellingham bermain di belakang Kane, serta Saka dan Gordon di sisi sayap.

Peran Bellingham di level internasional memang sudah lama menonjol. Ia telah mencetak 10 gol di ajang Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa, angka yang semakin memperkuat reputasinya sebagai pemain penting dalam laga-laga besar. Selain itu, ia juga sudah dua kali dipercaya mengenakan ban kapten, sebuah tanda bahwa kepemimpinannya mulai diakui di dalam skuad.

Tuchel sendiri memuji kerja kolektif timnya setelah kemenangan telak itu. Ia menilai para pemain menjalankan rencana taktis dengan baik sehingga Kroasia tidak punya kesempatan bangkit setelah kebobolan di awal laga. Inggris kini menatap laga Nations League berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Real Madrid berharap Bellingham pulang tanpa cedera setelah kontribusi besar yang ia tunjukkan bersama tim nasional.

Sumber: www.goal.com

Tinggalkan Balasan