Peluncuran Program Liquidity Provider di Bursa Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi memulai penerapan program Liquidity Provider, yang merupakan inisiatif untuk meningkatkan likuiditas pasar saham. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas pada hari Senin, April 2026.
Phintraco Sekuritas memberikan kuotasi melalui penyediaan order beli dan jual pada lima saham yang terdaftar di BEI. Lima saham tersebut antara lain:
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
- PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)
- PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU)
- PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, menjelaskan bahwa Liquidity Provider memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas perdagangan. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu menyempitkan bid-ask spread, meningkatkan kedalaman pasar, serta mempermudah transaksi bagi para investor.
“Kami berharap langkah ini dapat mendorong peningkatan likuiditas, khususnya pada saham-saham yang memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada hari Senin (20/4/2026).
Menurut Irvan, partisipasi dari Anggota Bursa akan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi program ini. Oleh karena itu, BEI terus mendorong partisipasi yang lebih luas dari pelaku pasar agar inisiatif ini dapat berjalan secara optimal.
Irvan menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan kuotasi perdana ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi Anggota Bursa lainnya untuk turut berpartisipasi. Dengan demikian, ekosistem perdagangan akan semakin likuid, kredibel, dan berdaya saing.
“BEI akan melakukan evaluasi secara berkelanjutan, memberikan insentif, dan terus mendorong partisipasi aktif dari seluruh Anggota Bursa pada program Liquidity Provider saham,” tambahnya.
Manfaat dan Tujuan Program Liquidity Provider
Program Liquidity Provider bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pasar saham. Dengan adanya penyedia likuiditas, investor akan lebih mudah melakukan transaksi tanpa mengkhawatirkan ketidakstabilan harga atau keterbatasan volume perdagangan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan investasi yang lebih sehat dan stabil.
Beberapa manfaat utama dari program ini antara lain:
- Meningkatkan likuiditas pasar
- Menyempitkan bid-ask spread
- Meningkatkan kedalaman pasar
- Memperkuat kredibilitas pasar saham
- Mendorong partisipasi aktif dari pelaku pasar
Dengan dukungan dari Anggota Bursa dan pelaku pasar, program Liquidity Provider diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi utama dalam pengembangan pasar modal yang lebih inklusif dan dinamis.
Langkah Berikutnya
BEI akan terus memantau perkembangan program ini dan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Selain itu, BEI juga akan memberikan berbagai insentif kepada Anggota Bursa yang aktif berpartisipasi dalam program ini.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan pasar saham dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah pasar modal global.




















