Tragedi Rasisme Menimpa Bintang Ratchaburi FC Usai Singkirkan Persib Bandung
Perjuangan tim sepak bola Ratchaburi FC untuk melaju ke babak selanjutnya di AFC Champions League Two 2025/2026 harus dibayangi oleh insiden yang memilukan. Setelah berhasil menyingkirkan Persib Bandung, salah satu pemain bintang mereka, Denilson Junior, menjadi korban serangan bernada rasisme dari oknum suporter.
Insiden ini mencuat setelah pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 18 Februari 2026. Meskipun Ratchaburi FC harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-1 di pertandingan tersebut, agregat gol tetap memihak tim asal Thailand itu, memastikan langkah mereka ke babak perempat final.
Namun, di balik euforia kemenangan dan lolosnya tim, komentar negatif bernuansa rasisme mulai membanjiri unggahan terbaru Denilson Junior di media sosial. Keresahan semakin terasa karena unggahan yang menjadi sasaran serangan tersebut justru merupakan momen bahagia, yaitu foto kelahiran anak pertamanya yang baru lahir pada 2 Februari 2026, yang diunggahnya bersama sang istri pada 12 Februari 2026.
Ratchaburi FC berhasil mengamankan tiket ke babak 8 besar berkat kemenangan agregat atas Persib Bandung. Pada leg pertama yang digelar di Stadion Ratchaburi pada 11 Februari 2026, Ratchaburi FC tampil dominan dengan membantai Persib Bandung tiga gol tanpa balas. Meskipun Persib Bandung mampu membalas dengan kemenangan 1-0 di leg kedua di GBLA, skor agregat 1-3 membuat mereka harus mengubur impiannya melaju lebih jauh.
Analisis Pertandingan Persib Bandung vs Ratchaburi FC
Pertandingan leg kedua antara Persib Bandung dan Ratchaburi FC menyajikan drama yang cukup menegangkan.
Babak Pertama: Ketat dan Diwarnai Kartu Merah
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan. Tim Maung Bandung menunjukkan pressing ketat terhadap pertahanan Ratchaburi FC dan beberapa kali menebar ancaman nyata.
- Peluang pertama Persib Bandung datang dari skema sepak pojok. Thom Haye mengirimkan umpan matang kepada Patricio Matricardi. Sundulan Matricardi mengarah ke sudut kanan gawang, namun upaya lanjutan Berguinho melalui heading dianggap offside. Tidak hanya Berguinho, Barros juga terindikasi berada dalam posisi offside.
- Pelanggaran keras terjadi ketika Kritsananon Srisuwan melakukan tendangan kaki terbuka yang mengenai kepala Adam Alis saat mencoba melakukan heading.
- Menit ke-19, peluang kembali didapat Persib Bandung melalui skema yang mirip. Umpan Thom Haye kepada Patricio Matricardi kembali menjadi krusial. Sundulan Matricardi yang memantulkan bola mengarah ke Barros, namun sayangnya bola masih terlalu dekat dengan kiper Ratchaburi FC, Kapol Pathomakkakul.
- Pada menit ke-22, Berguinho melepaskan sepakan keras, namun Kapol Pathomakkakul kembali menunjukkan refleks gemilangnya untuk menahan serangan Persib Bandung.
- Menit ke-33, Gleyson diganjar kartu kuning karena menarik jersey Thom Haye.
- Dua menit berselang, akselerasi apik dari Berguinho dan Adam Alis menciptakan ancaman bagi Ratchaburi FC. Namun, sepakan Berguinho masih lemah dan mudah ditangkap oleh Kapol Pathomakkakul.
- Menit ke-38, Thom Haye kembali memberikan umpan cantik yang disambut sontekan kaki kiri Berguinho. Kapol Pathomakkakul kembali menjadi tembok kokoh bagi timnya.
- Tak lama kemudian, Thom Haye kembali menyajikan umpan chip yang memukau kepada Alfeandra Dewangga. Dewangga berhasil mengontrol bola, namun upayanya diblok oleh bek Ratchaburi FC, Jonathan Khemdee. Bola muntah jatuh ke kaki Andrew Jung yang berdiri bebas. Tanpa ragu, Andrew Jung melepaskan tendangan keras yang berhasil merobek jala gawang Kapol Pathomakkakul. Gol ini sempat dianulir oleh hakim garis, namun setelah tinjauan VAR, wasit memutuskan untuk mengesahkannya. Gol ini memperkecil ketertinggalan agregat Persib Bandung menjadi 1-3.
- Babak pertama mendapatkan tambahan waktu lima menit. Pada menit ke-47, Thom Haye kembali melancarkan sepakan keras yang masih bisa diselamatkan oleh Kapol Pathomakkakul.
- Situasi menegangkan terjadi pada menit ke-53 ketika Uilliam Barros melakukan tekel berbahaya kepada Jonathan Khemdee. Kaki Barros terlihat mengenai kaki Khemdee, yang berujung pada kartu merah langsung dari wasit tanpa perlu tinjauan VAR. Barros harus keluar lapangan pada menit ke-45+6.
- Menjelang akhir babak pertama, Persib Bandung tidak sempat memanfaatkan tendangan sudut yang didapatnya karena wasit memutuskan mengakhiri babak pertama.
Babak Kedua: Persib Bandung Gencar Menyerang, Namun Belum Cukup
Memasuki babak kedua, Persib Bandung melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Layvin Kurzawa dan Beckham Putra. Adam Alis ditarik keluar untuk digantikan Beckham Putra, sementara Alfeandra Dewangga digantikan oleh Layvin Kurzawa.
- Pada menit ke-68, pelatih Bojan Hodak menambah daya gedor dengan memasukkan dua striker sekaligus. Berguinho digantikan oleh Sergio Castel, dan Andrew Jung yang sudah mengantongi kartu kuning digantikan oleh Ramon Tanque.
- Beckham Putra terus menunjukkan kontribusinya. Berkat pergerakannya, Persib Bandung mendapatkan sepak pojok. Umpan silang dari lini belakang berhasil disundul oleh Beckham Putra yang mengarah kepada Layvin Kurzawa. Kurzawa mencoba melakukan tap-in setengah voli, namun Kapol Pathomakkakul kembali tampil gemilang menggagalkan peluang tersebut.
- Menit ke-82, Thom Haye ditarik keluar dan digantikan oleh Luciano Guaycochea.
- Patricio Matricardi melepaskan tendangan voli, namun sepakannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
- Babak kedua juga mendapatkan tambahan waktu lima menit. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Persib Bandung meraih kemenangan 1-0 di leg kedua, namun tetap kalah dengan skor agregat 1-3.
Susunan Pemain Kedua Tim
Untuk menghadapi leg kedua, Persib Bandung memiliki misi berat untuk menang dengan selisih gol yang besar, mengingat kekalahan telak 0-3 di leg pertama.
Persib Bandung
Pelatih: Bojan Hodak
- Penjaga Gawang: Teja Paku Alam
- Lini Belakang: Federico Barba, Patricio Matricardi, Frans Putros, Alfeandra Dewangga
- Lini Tengah: Eliano Reijnders, Thom Haye, Adam Alis
- Lini Depan: Berguinho, Barros, Andrew Jung
- Pemain Cadangan: Fitrah Maulana, Adam Przybek, Dion Markx, Robi Darwis, Saddil Ramdani, Ramon Tanque, Sergio Castel, Layvin Kurzawa, Beckham Putra, Dedi Kusnandar.
Menariknya, Beckham Putra yang telah pulih dari cedera justru memulai pertandingan dari bangku cadangan. Hal ini diduga sebagai strategi kejutan dari Bojan Hodak, mengingat kecepatan Beckham Putra bisa menjadi senjata ampuh di babak kedua melawan pertahanan Ratchaburi FC.
Ratchaburi FC
Pelatih: Worrawoot Srimaka
- Penjaga Gawang: Kampol Pathomakkakul
- Pemain Asing Lini Depan: Negueba, Denilson Junior, Gleyson.
- Pemain Lain: Jonathan Khemdee, Ting, Jese Curran, Gabriel Mutombo, Jakkaphan Kaewprom, Kritsananon Srisuwan, Tana.
- Pemain Cadangan: Ukrit Wongmeema, Adison Promrak, Kevin Deeromram, Suporn Peenagatapho, Siwakorn Jakkuprasat, Thanawat Suengchitthawon, Njiva Rakotoharimalala, Jaroensak Wonggorn, Chotipat Poomkaew.
Insiden rasisme yang menimpa Denilson Junior menjadi catatan kelam bagi gelaran sepak bola, dan diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk menciptakan lingkungan olahraga yang lebih positif dan menghargai.



















