Perhatian Gubernur Sulawesi Tengah Berikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat Sigi
SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, secara tulus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Dukungan dan perhatian yang diberikan oleh orang nomor satu di Sulawesi Tengah ini dinilai sangat berarti dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sigi. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati Rizal saat acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di kediamannya, yang berlokasi di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, pada hari Selasa, 3 Maret 2026.
Acara silaturahmi yang hangat ini menjadi momentum penting bagi Bupati Sigi untuk mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang telah diberikan. Salah satu bentuk perhatian Gubernur Anwar Hafid yang paling disorot adalah penggandaan jumlah bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sigi.
Bupati Rizal mengungkapkan bahwa pada awalnya, ia hanya mengusulkan sejumlah 500 paket bantuan sembako untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayahnya. Namun, tanpa diduga, Gubernur Anwar Hafid justru menunjukkan kemurahan hati yang luar biasa dengan menggandakan jumlah tersebut menjadi sekitar 1.000 paket sembako. Bantuan ekstra ini secara khusus dialokasikan untuk masyarakat Kabupaten Sigi, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi warga di daerah tersebut.
“Saya sungguh sangat berterima kasih. Awalnya saya hanya mengajukan permohonan untuk 500 paket bantuan, namun Pak Gubernur dengan sigap memberikan kurang lebih 1.000 paket khusus untuk masyarakat Sigi. Ini adalah sebuah bentuk perhatian yang luar biasa dari beliau,” ujar Bupati Rizal dengan nada penuh syukur.
Lebih lanjut, Bupati Rizal menjelaskan bahwa bantuan sembako ini memiliki peran krusial dalam upaya pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Sigi. Ia memaparkan bahwa sebelum adanya berbagai program bantuan dan dukungan dari pemerintah provinsi, angka kemiskinan di Kabupaten Sigi tercatat berada di kisaran 12 persen. Namun, berkat berbagai upaya yang telah dilakukan, termasuk bantuan yang diberikan oleh Gubernur, angka tersebut berhasil ditekan menjadi sekitar 10,7 persen.
“Dengan adanya bantuan sembako seperti ini, ditambah dengan berbagai program pembangunan lainnya yang terus digalakkan, kami sangat optimis bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sigi akan terus menunjukkan tren penurunan yang signifikan di masa mendatang,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Selain mengapresiasi bantuan sembako, Bupati Rizal juga menegaskan kembali komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sigi untuk terus meningkatkan akurasi dan validitas data kemiskinan. Hal ini dianggap sebagai langkah fundamental untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada pihak yang paling berhak menerimanya. Untuk mencapai tujuan ini, Bupati Rizal memiliki rencana strategis yang akan melibatkan seluruh elemen masyarakat di tingkat desa.
Rencana tersebut mencakup penyelenggaraan musyawarah desa berskala besar di setiap desa yang ada di Kabupaten Sigi. Musyawarah ini akan melibatkan berbagai pihak penting, mulai dari kepala desa, seluruh perangkat desa, pengurus RT (Rukun Tetangga), kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), hingga kader Dasawisma (Dasa Warga Mandiri). Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk melakukan pendataan ulang dan validasi data penerima bantuan secara menyeluruh, sehingga dipastikan ketepatan sasaran.
“Kami sangat bertekad agar data penerima bantuan ini benar-benar valid dan tepat sasaran. Sangat penting bagi kita untuk memastikan bahwa tidak ada lagi nama penerima yang sudah meninggal dunia atau telah pindah domisili namun masih tercatat. Semua data harus diperbarui secara berkala dan akurat,” tegas Bupati Rizal, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Bupati Sigi berharap bahwa sinergi yang positif dan kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi akan terus terjalin dan semakin kuat. Ia percaya bahwa dengan adanya kerja sama yang solid, berbagai program pembangunan dan bantuan dapat berjalan lebih efektif, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Sigi.



