Duka Menyelimuti Persija Jakarta: Kepergian Mantan Manajer Harianto Badjoeri
Persija Jakarta tengah diliputi kesedihan mendalam menjelang pertandingan krusial melawan Malut United FC. Kabar duka datang dari berpulangnya Harianto Badjoeri, sosok yang pernah menjabat sebagai manajer tim Macan Kemayoran. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu malam, 22 Februari, meninggalkan duka bagi segenap keluarga besar Persija.
Harianto Badjoeri meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu malam sekitar pukul 23.18 WIB. Beliau diketahui tengah menjalani masa perawatan sebelum akhirnya berpulang. “Segenap keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Persija, Bapak Harianto Badjoeri,” demikian pernyataan resmi klub yang diunggah melalui akun Instagram mereka pada Senin, 23 Februari.
Selain dikenal sebagai mantan manajer Persija, Harianto Badjoeri juga memiliki rekam jejak sebagai Kepala Satpol PP. Namun, semasa hidupnya, beliau menunjukkan dedikasi dan kecintaannya pada dunia olahraga, khususnya sepak bola. Keterlibatannya dalam sepak bola tidak bisa dipandang sebelah mata.
Jejak Harianto Badjoeri di Persija Jakarta
Harianto Badjoeri memiliki ikatan yang cukup panjang dengan Persija Jakarta. Tercatat, beliau pernah memegang peran penting dalam tim Macan Kemayoran selama empat periode, yaitu dari tahun 2006 hingga 2010. Perjalanannya di Persija dimulai sebagai Ketua Pengelola PT Persija, sebelum akhirnya didapuk untuk menduduki posisi manajer tim.
Meskipun periode kepemimpinannya tidak dihiasi dengan gelar juara, kehadiran Harianto Badjoeri meninggalkan kesan tersendiri. Kontribusinya diakui mampu membawa stabilitas dan kemakmuran bagi tim selama masa jabatannya. “Sejenak, mari kita panjatkan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan,” pesan Persija sebagai penutup ucapan belasungkawa mereka.
Kepergian Harianto Badjoeri tentu menjadi pukulan berat bagi Persija Jakarta, terlebih lagi saat ini tim sedang berada di Ternate, Maluku Utara, dalam rangka persiapan menghadapi Malut United FC. Suasana duka ini diharapkan tidak menyurutkan semangat juang para pemain di lapangan hijau.
Persiapan Menghadapi Malut United FC
Pertandingan antara Malut United FC melawan Persija Jakarta dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa, 24 Februari, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara. Duel ini menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran untuk melanjutkan tren positif yang telah mereka raih dalam beberapa pertandingan terakhir.
Setelah berhasil mengalahkan Bali United FC dan PSM Makassar, Persija Jakarta mengusung misi kemenangan demi mempertahankan momentum positif tersebut. Kemenangan melawan Malut United FC akan menjadi bukti ketangguhan tim dan komitmen mereka untuk terus berprestasi di liga.
Di tengah suasana duka ini, para pemain dan staf pelatih Persija Jakarta diharapkan dapat menyalurkan energi positif dan semangat juang almarhum Harianto Badjoeri untuk meraih hasil terbaik di laga mendatang. Kehadiran dan dedikasi beliau di Persija akan selalu dikenang.
Profil Singkat Harianto Badjoeri
- Jabatan di Persija Jakarta:
- Ketua Pengelola PT Persija (2006-2010)
- Manajer Tim Persija Jakarta (2006-2010)
- Karier Lain: Kepala Satpol PP
- Periode Kepemimpinan di Persija: Empat periode (2006-2010)
- Pencapaian: Diakui membawa kemakmuran bagi tim, meskipun tidak meraih gelar juara selama masa jabatannya.
- Tanggal Meninggal: Minggu, 22 Februari, pukul 23.18 WIB.
- Tempat Meninggal: Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Keluarga besar Persija Jakarta bersama dengan para penggemar sepak bola Tanah Air turut berduka cita atas berpulangnya Harianto Badjoeri. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.




