No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonom Nilai Ekonomi RI Memburuk: Survei LPEM UI

Rizki by Rizki
17 Maret 2026 - 01:41
in Ekonomi
0

Persepsi Ahli Ekonomi: Ekonomi Indonesia Masih Menghadapi Tantangan di Semester I 2026

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) telah merilis hasil Survei Ahli Ekonomi Semester I 2026. Temuan dari survei ini menunjukkan adanya pandangan yang cenderung pesimistis di kalangan para ahli mengenai kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Mayoritas responden menilai bahwa situasi ekonomi belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, bahkan cenderung memburuk dibandingkan periode sebelumnya.

Dari total 85 ekonom yang berpartisipasi dalam survei, sebanyak 48 persen atau 41 responden secara tegas menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memburuk jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa 35 ekonom menilai kondisi ekonomi “lebih buruk”, sementara 6 ekonom lainnya memberikan penilaian yang lebih drastis dengan menyatakan “jauh lebih buruk”.

Di sisi lain, 32 ekonom atau sekitar 38 persen dari total responden berpendapat bahwa kondisi ekonomi tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tiga bulan lalu. Hanya sebagian kecil, yaitu 12 ekonom (sekitar 14 persen), yang melihat adanya perbaikan, dengan menyatakan kondisi ekonomi “lebih baik” dibandingkan periode sebelumnya.

Para ahli ekonomi menggarisbawahi bahwa pandangan pesimistis ini bukanlah fenomena baru. Tim LPEM UI dalam laporannya menyatakan bahwa hasil survei ini konsisten dengan persepsi yang telah teramati dalam survei sebelumnya, baik pada Oktober 2025 maupun Maret 2025. “Setelah tiga survei berturut-turut dalam rentang 18 bulan, para ahli masih meyakini bahwa kondisi perekonomian Indonesia tidak kunjung membaik,” tulis tim LPEM UI. Hal ini mengindikasikan adanya tantangan struktural atau faktor-faktor yang terus menerus menahan laju perbaikan ekonomi nasional.

Tekanan Inflasi yang Meningkat

Salah satu faktor utama yang disorot oleh para ekonom adalah tekanan inflasi yang semakin meningkat. Survei menunjukkan bahwa mayoritas responden merasakan dampak kenaikan harga. Sebanyak 67 persen responden atau 57 ekonom menilai bahwa inflasi telah meningkat. Sementara itu, 27 persen ekonom atau 23 responden melihat bahwa tingkat inflasi cenderung stabil atau tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Hanya sebagian kecil, yaitu 6 persen atau 5 ekonom, yang menilai bahwa tekanan inflasi mulai mereda.

Peningkatan inflasi dapat berdampak luas pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Kenaikan harga barang dan jasa secara umum dapat menggerus pendapatan riil rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga  Emas Antam Jatuh Rp 53.000 ke Rp 2.943.000/Gram

Kondisi Pasar Tenaga Kerja yang Mengetat

Dalam aspek pasar tenaga kerja, para ahli ekonomi juga mengungkapkan kekhawatiran. Sebanyak 56 persen responden atau 44 ekonom menilai bahwa kondisi pasar tenaga kerja saat ini lebih ketat dibandingkan tiga bulan lalu. Kondisi pasar tenaga kerja yang mengetat seringkali diartikan sebagai indikasi adanya peningkatan pengangguran dan stagnasi atau penurunan pertumbuhan upah riil.

“Melemahnya pasar tenaga kerja umumnya menjadi pertanda meningkatnya pengangguran dan terhambatnya pertumbuhan upah, yang menekan pendapatan rumah tangga di seluruh penjuru negeri,” demikian penjelasan dari tim LPEM UI. Keterbatasan lapangan kerja dan stagnasi upah dapat memperlambat konsumsi domestik, yang merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Lingkungan Bisnis yang Memburuk

Selain itu, persepsi terhadap lingkungan bisnis juga cenderung negatif. Sebanyak 45 persen responden atau 38 ekonom menilai bahwa kondisi lingkungan bisnis saat ini lebih buruk dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini diikuti oleh 29 persen responden atau 25 ekonom yang melihat tidak ada perubahan, dan 16 persen atau 14 ekonom yang menilai kondisinya “jauh lebih buruk”.

Lingkungan bisnis yang memburuk dapat mencakup berbagai aspek, seperti ketidakpastian regulasi, kesulitan dalam perizinan, birokrasi yang rumit, hingga tantangan dalam mengakses pembiayaan. Kondisi ini tentu saja dapat menghambat investasi baru, baik dari dalam maupun luar negeri, serta mempengaruhi ekspansi usaha yang sudah ada.

Metodologi Survei

Survei Ahli Ekonomi Semester I 2026 ini dilaksanakan menggunakan platform survei daring (online) dari tanggal 24 Februari hingga 9 Maret 2026. Sampel yang dilibatkan terdiri dari 85 ekonom yang memiliki latar belakang beragam. Mereka berasal dari institusi akademis, lembaga penelitian, sektor swasta, hingga organisasi multinasional.

Baca Juga  Bank Kalsel Perkuat Syariah: Tiga Kantor Cabang Pembantu Baru 2025

Keberagaman latar belakang responden ini memberikan pandangan yang komprehensif mengenai kondisi ekonomi. Responden berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mencakup Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Gorontalo, Bali, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Timur, dan Jambi. Selain itu, survei ini juga melibatkan partisipasi dari para ahli yang berdomisili di luar negeri, termasuk dari Australia, Inggris, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, dan Tiongkok, serta perwakilan dari institusi multinasional. Keikutsertaan responden internasional ini memberikan dimensi global dalam analisis kondisi ekonomi Indonesia.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Green Shipping: Teknologi Kapal Ramah Lingkungan dan Bahan Bakar Rendah Karbon
Energi & BBM

Green Shipping: Teknologi Kapal Ramah Lingkungan dan Bahan Bakar Rendah Karbon

23 April 2026 - 10:50
Harga emas Antam turun, Galeri24 naik jadi Rp 2.886.000/gram
Bisnis

Harga emas Antam turun, Galeri24 naik jadi Rp 2.886.000/gram

23 April 2026 - 10:34
15 ide kue modern untuk bisnis kuliner Solo: Cocok jadi menu tambahan di kafe atau restoran
Bisnis

15 ide kue modern untuk bisnis kuliner Solo: Cocok jadi menu tambahan di kafe atau restoran

23 April 2026 - 09:17
Ternyata Ini Alasan Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Naik Meski Harga Minyak Dunia Turun
Bisnis

Ternyata Ini Alasan Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Naik Meski Harga Minyak Dunia Turun

23 April 2026 - 07:59
IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan
Bisnis

IHSG Melaju Kencang, 7 Saham Ini Wajib Diperhatikan

23 April 2026 - 03:50
Harga beras dan minyak goreng melonjak, daya beli masyarakat menurun
Bisnis

Harga beras dan minyak goreng melonjak, daya beli masyarakat menurun

23 April 2026 - 02:14
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Catat syarat ikut pemutihan pajak 2026, segera habis!

Catat syarat ikut pemutihan pajak 2026, segera habis!

23 April 2026 - 12:10
Derbi Merseyside Terakhir, Mohamed Salah Pecahkan Rekor Kapten Legendaris Liverpool

Derbi Merseyside Terakhir, Mohamed Salah Pecahkan Rekor Kapten Legendaris Liverpool

23 April 2026 - 11:51
Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

23 April 2026 - 11:41
Malut United Tersungkur di Akhir Kompetisi, Lihat Klasemen

Malut United Tersungkur di Akhir Kompetisi, Lihat Klasemen

23 April 2026 - 11:32
Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib: Waspadai Dewa United!

Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib: Waspadai Dewa United!

23 April 2026 - 11:13

Pilihan Redaksi

Catat syarat ikut pemutihan pajak 2026, segera habis!

Catat syarat ikut pemutihan pajak 2026, segera habis!

23 April 2026 - 12:10
Derbi Merseyside Terakhir, Mohamed Salah Pecahkan Rekor Kapten Legendaris Liverpool

Derbi Merseyside Terakhir, Mohamed Salah Pecahkan Rekor Kapten Legendaris Liverpool

23 April 2026 - 11:51
Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

23 April 2026 - 11:41
Malut United Tersungkur di Akhir Kompetisi, Lihat Klasemen

Malut United Tersungkur di Akhir Kompetisi, Lihat Klasemen

23 April 2026 - 11:32
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.