Pergerakan Harga Emas Antam: Analisis Mingguan dan Implikasinya
Pasar emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan dinamika yang menarik sepanjang pertengahan Januari 2026. Meskipun mengalami fluktuasi, secara keseluruhan, harga logam mulia ini mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Analisis mendalam terhadap pergerakan harian memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tren yang terjadi dan faktor-faktor yang mungkin memengaruhinya.
Tren Penguatan di Awal Pekan
Memasuki pekan perdagangan, tepatnya pada Senin, 12 Januari 2026, harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 29.000 per gram. Harga yang sebelumnya berada di angka Rp 2.602.000 per gram melesat menjadi Rp 2.631.000 per gram. Sejalan dengan tren ini, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Logam Mulia juga turut terangkat, naik Rp 29.000 per gram menjadi Rp 2.484.000 per gram.
Tren positif ini berlanjut pada hari berikutnya. Pada Selasa, 13 Januari 2026, harga emas Antam kembali menunjukkan kenaikan sebesar Rp 21.000 per gram, dari Rp 2.631.000 menjadi Rp 2.652.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam meningkat Rp 19.000 per gram, mencapai Rp 2.503.000 per gram.
Konsistensi Kenaikan Hingga Kamis
Memasuki pertengahan pekan, kenaikan harga emas tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Pada Rabu, 14 Januari 2026, harga emas Antam kembali naik Rp 13.000 per gram, mencapai level Rp 2.665.000, naik dari harga sebelumnya Rp 2.652.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback pun turut mencatatkan kenaikan sebesar Rp 10.000 per gram, menjadi Rp 2.513.000 per gram.
Kamis, 15 Januari 2026, menjadi saksi berlanjutnya tren penguatan. Harga emas batangan Antam bertambah Rp 10.000 per gram, dari Rp 2.665.000 menjadi Rp 2.675.000 per gram. Harga buyback pun tidak ketinggalan, naik Rp 8.000 per gram menjadi Rp 2.521.000 per gram.
Koreksi di Akhir Pekan
Namun, momentum kenaikan mulai berbalik arah menjelang akhir pekan. Pada Jumat, 16 Januari 2026, terjadi koreksi harga. Harga emas Antam tercatat turun Rp 6.000 per gram, menjadi Rp 2.669.000 per gram. Harga buyback juga mengalami penurunan serupa, yakni Rp 6.000 per gram, menjadi Rp 2.515.000 per gram.
Penurunan ini berlanjut hingga hari Sabtu, 17 Januari 2026. Harga emas Antam kembali mengalami koreksi Rp 6.000 per gram, sehingga menjadi Rp 2.663.000 per gram. Sementara itu, harga buyback juga turun Rp 6.000 per gram, mencapai level Rp 2.509.000 per gram.
Rangkuman Pergerakan Mingguan
Dengan seluruh dinamika yang terjadi, harga emas Antam secara keseluruhan tercatat naik Rp 32.000 per gram dalam sepekan. Angka ini dihitung dari perbandingan harga pada Senin, 12 Januari 2026 (Rp 2.631.000 per gram) dengan harga pada Sabtu, 17 Januari 2026 (Rp 2.663.000 per gram).
Sementara itu, harga buyback emas Antam juga menunjukkan penguatan sebesar Rp 25.000 per gram dalam periode yang sama. Harga buyback pada awal pekan tercatat Rp 2.484.000 per gram, dan pada akhir pekan menjadi Rp 2.509.000 per gram. Penting untuk diingat bahwa harga buyback adalah nilai yang diterima oleh pemilik emas saat menjual kembali emas batangan Antam ke Logam Mulia.
Aspek Perpajakan dalam Transaksi Emas
Dalam setiap transaksi pembelian emas batangan, berlaku ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen. Namun, bagi pembeli yang dapat melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajak yang berlaku lebih rendah, yaitu sebesar 0,25 persen. Setiap transaksi pembelian emas akan selalu disertai dengan bukti potong PPh 22 sebagai dokumentasi resmi.
Untuk transaksi buyback atau penjualan kembali emas batangan ke Antam, berlaku ketentuan yang berbeda. Jika nilai transaksi buyback melebihi Rp 10 juta, akan dikenakan PPh 22. Tarifnya adalah 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima oleh penjual.
Rincian Harga Emas Antam per 18 Januari 2026
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam yang berlaku pada Minggu, 18 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari laman resmi Logam Mulia:
- 0,5 gram: Rp 1.381.500
- 1 gram: Rp 2.663.000
- 2 gram: Rp 5.266.000
- 3 gram: Rp 7.874.000
- 5 gram: Rp 13.090.000
- 10 gram: Rp 26.125.000
- 25 gram: Rp 65.187.000
- 50 gram: Rp 130.295.000
- 100 gram: Rp 260.512.000
- 250 gram: Rp 651.015.000
- 500 gram: Rp 1.301.820.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.603.600.000
Perlu dicatat bahwa harga-harga yang tertera di atas merupakan harga dasar. Harga tersebut belum termasuk pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,25 persen bagi pembeli yang telah mencantumkan NPWP mereka. Informasi ini penting bagi calon pembeli untuk memperhitungkan total biaya yang akan dikeluarkan.




