Gelar Fastabiqul Khairat ke-10, NasDem Jabar Cetak Generasi Unggul Sambut Ramadan
BANDUNG – Semangat Ramadan mulai terasa di Kota Bandung. Halaman Kantor DPW Partai NasDem Jawa Barat di Jalan Cipaganti dipenuhi oleh antusiasme anak-anak dari seluruh penjuru Bandung Raya pada hari Senin, 2 Maret 2026. Mereka hadir untuk mengikuti pembukaan resmi ajang “Fastabiqul Khairat ke-10”, sebuah kompetisi yang diselenggarakan khusus untuk membina karakter generasi muda menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Bukan sekadar ajang perlombaan biasa, Fastabiqul Khairat ke-10 ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter anak-anak. Para peserta datang dengan persiapan matang, membawa mushaf Al-Qur’an, kostum hadroh yang meriah, hingga perlengkapan mewarnai, siap untuk unjuk gigi di hadapan orang tua dan dewan juri. Bagi mereka, kompetisi ini adalah kesempatan emas untuk menguji hafalan ayat suci, menampilkan bakat seni Islami, dan yang terpenting, menumbuhkan rasa percaya diri serta akhlak mulia.
Ketua Panitia Fastabiqul Khairat ke-10, Enang Sahri, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembinaan karakter. “Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan perlombaan ini nanti adik-adik yang saat ini ikut berlomba tentu akan mencoba juga lebih jauh dan lebih tinggi,” ujarnya, menyiratkan harapan agar ajang ini dapat mendorong para peserta untuk terus berkembang dan berprestasi.
Dukungan penuh juga datang dari Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Barat, Hendi Sutresna. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konsistensi partai dalam upaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter kuat.
“Kegiatan ini secara khusus kita hadirkan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi-generasi unggul, anak-anak kita yang kelak akan menjadi penerus bangsa. Ini adalah wujud kepedulian Partai NasDem dalam mencerdaskan dan membentuk karakter generasi masa depan,” jelas Hendi.
Lebih lanjut, Hendi menambahkan bahwa kompetisi ini sengaja dibuka secara gratis untuk semua jenjang usia, tanpa dipungut biaya pendaftaran. Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan yang tertanam sejak dini.
“Dengan mengucapkan bismillah, saya buka Fastabiqul Khairat yang ke-10. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kekuatan dan keberkahan kepada kita semua,” ucap Hendi saat meresmikan dimulainya acara.
Beragam Kategori Lomba untuk Mengasah Bakat dan Keimanan
Fastabiqul Khairat ke-10 menyajikan serangkaian perlombaan yang dirancang untuk mengasah berbagai aspek kemampuan anak, baik dari segi keagamaan maupun seni. Peserta dapat memilih kategori yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, menciptakan lingkungan kompetisi yang sehat dan suportif.
Kategori-kategori yang dilombakan antara lain:
- Hafalan Juz Amma: Menguji kemampuan anak dalam menghafal bagian-bagian akhir Al-Qur’an, melatih daya ingat dan kedekatan dengan kitab suci.
- Mewarnai Kaligrafi: Mengembangkan kreativitas dan apresiasi seni anak terhadap keindahan tulisan Arab bernuansa Islami.
- Azan: Melatih vokal dan pemahaman tentang panggilan salat, salah satu syiar penting dalam Islam.
- Dai Cilik: Memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar menyampaikan pesan-pesan agama dengan baik dan percaya diri.
- Busana Muslim: Menampilkan kreasi busana muslim yang sopan dan sesuai dengan syariat, mendorong kebanggaan terhadap identitas Islami.
- Cerdas Cermat: Menguji pengetahuan umum anak, khususnya yang berkaitan dengan sejarah Islam, fiqih, dan nilai-nilai kebangsaan.
- Hadroh: Mempertunjukkan keahlian dalam memainkan alat musik rebana dan melantunkan shalawat, mengasah kekompakan tim dan kecintaan pada Rasulullah SAW.
Dengan beragamnya pilihan lomba, Fastabiqul Khairat ke-10 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah perayaan semarak menyambut bulan penuh berkah. Partai NasDem Jabar berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda, memastikan mereka tumbuh menjadi individu yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi positif bagi masa depan bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan, sebagaimana makna dari “Fastabiqul Khairat” itu sendiri.



















