Garut Siap Implementasikan E-Tiketing di Objek Wisata untuk Berantas Pungli
Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan objek wisata demi kenyamanan pengunjung dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis yang kini tengah digalakkan adalah penerapan sistem tiket elektronik atau e-tiketing di berbagai destinasi unggulan. Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi ampuh untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan tiket.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut, Beni Yoga, menjelaskan bahwa isu terkait pengelolaan tiket memang menjadi sorotan utama, terutama dengan adanya dugaan praktik pungli yang meresahkan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan pengalaman berwisata yang aman serta nyaman, Disparbud Garut mengambil langkah proaktif dengan mengembangkan sistem e-tiketing.
“Kami sedang mengevaluasi secara menyeluruh terkait penerapan e-tiketing ini. Sejauh ini, sistem tersebut sudah berjalan baik di beberapa lokasi, seperti Situ Bagendit dan Candi Cangkuang. Kami terus berupaya memperluas implementasinya,” ujar Beni Yoga.
Uji Coba di Destinasi Unggulan Garut Selatan
Disparbud Garut tidak hanya berfokus pada objek wisata yang dikelola langsung oleh dinas, tetapi juga mulai merambah ke destinasi wisata pantai di wilayah Garut Selatan yang memiliki potensi besar. Uji coba sistem e-tiketing rencananya akan segera dilakukan di Pantai Sayang Heulang. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi efektivitas sistem di lokasi yang berbeda dan mengidentifikasi potensi tantangan yang mungkin muncul.
“Tahun ini, kami akan mencoba menerapkan e-tiketing di Pantai Sayang Heulang. Kami ingin melihat bagaimana sistem ini beroperasi di sana, meskipun kami menyadari bahwa di beberapa titik mungkin masih memerlukan konsolidasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait,” tambah Beni Yoga.
Situasi di Pantai Santolo, salah satu pantai terpopuler di Garut, juga menjadi perhatian khusus. Pasca insiden dugaan penganiayaan yang terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru lalu, tiket masuk di pantai ini sempat dibebaskan. Namun, Disparbud Garut kini tengah melakukan evaluasi komprehensif bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan unsur terkait lainnya untuk merumuskan kembali sistem pengelolaan tiket di sana. Beni Yoga berharap agar ke depannya terjalin kesepahaman yang baik antara Disparbud Garut dan seluruh elemen yang terlibat di Pantai Santolo terkait implementasi e-tiketing.
Manfaat Nyata E-Tiketing
Penerapan sistem e-tiketing ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya strategis untuk mencapai beberapa tujuan penting.
- Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD): Dengan sistem tiket elektronik, diharapkan pencatatan pendapatan menjadi lebih terstruktur, akurat, dan transparan. Hal ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Kabupaten Garut.
- Pemberantasan Pungli dan Premanisme: Salah satu tujuan utama dari e-tiketing adalah untuk meminimalisir bahkan menghilangkan praktik pungutan liar dan tindakan premanisme yang kerap dikeluhkan oleh para wisatawan. Sistem tiket elektronik mengurangi celah bagi oknum untuk melakukan pungli di luar sistem resmi.
- Peningkatan Kepercayaan Wisatawan: Dengan adanya sistem yang lebih terorganisir dan bebas dari praktik pungli, diharapkan kepercayaan wisatawan terhadap pengelolaan objek wisata di Garut akan meningkat. Pengalaman berwisata yang positif akan mendorong kunjungan kembali dan promosi dari mulut ke mulut.
- Data yang Akurat untuk Perencanaan: Sistem e-tiketing juga akan menghasilkan data pengunjung yang lebih akurat. Data ini sangat berharga bagi Disparbud Garut dalam melakukan analisis, perencanaan pengembangan objek wisata, serta penentuan kebijakan di masa mendatang.
Beni Yoga mengungkapkan optimisme bahwa dengan ikhtiar yang dilakukan, performa terkait pengelolaan tiket dan peningkatan PAD akan menunjukkan hasil yang semakin baik di masa mendatang. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dapat mendukung penuh implementasi sistem e-tiketing ini demi kemajuan pariwisata Garut.
Implementasi e-tiketing ini sejalan dengan tren pariwisata modern yang mengedepankan teknologi untuk efisiensi dan keamanan. Dengan langkah ini, Garut berupaya memposisikan diri sebagai destinasi wisata yang dikelola secara profesional, ramah wisatawan, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.



















