Ringkasan Berita:
- Pengisian BBM di SPBU Bulu Cindolo pada H+5 Lebaran berlangsung lancar tanpa antrean panjang.
- Suplai BBM dipastikan aman dengan penambahan pasokan selama momen Lebaran.
- Meski sempat habis pada sore hari, stok BBM cepat kembali tersedia sehingga distribusi tetap terkendali.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bulu Cindolo, Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, terpantau berjalan lancar pada hari kelima Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (25/3/2026), suasana di lokasi tampak relatif lengang tanpa antrean panjang seperti yang kerap terjadi pada momen libur panjang.
Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat datang silih berganti untuk mengisi BBM, namun tetap dalam kondisi tertib dan teratur.
Para pengendara tampak dengan mudah mengakses setiap jalur pengisian yang tersedia. Petugas SPBU pun sigap melayani konsumen dengan cepat, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di area pengisian.
Suplai BBM Aman, Distribusi Berjalan Lancar Selama Lebaran
Di bawah kanopi SPBU, aktivitas berlangsung normal.
Sejumlah sepeda motor terlihat mengantre singkat di dispenser bensin, sementara kendaraan roda empat mengisi bahan bakar di jalur yang telah ditentukan tanpa hambatan berarti.
Beberapa pengendara bahkan hanya menunggu kurang dari lima menit untuk mendapatkan layanan.
Sementara itu, di area sekitar SPBU, arus lalu lintas juga terpantau lancar.
Tidak terlihat kemacetan ataupun kendaraan yang parkir sembarangan, sehingga mendukung kelancaran aktivitas pengisian BBM.
Riska, salah satu pegawai SPBU yang ditemui di lokasi, mengatakan sejak bulan Ramadan hingga momen Lebaran, suplai BBM di SPBU tersebut dalam kondisi aman dan lancar.
“Sejak Ramadan sampai Lebaran ini, tidak ada kendala. BBM selalu tersedia, tidak pernah terjadi kelangkaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pasokan BBM masuk secara rutin setiap hari, kecuali pada hari Minggu.
Dalam kondisi normal, suplai yang diterima mencapai sekitar 8 ton bensin dan 8 ton solar.
Namun, khusus pada momen Lebaran, jumlah pasokan ditambah untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Kalau Lebaran ini, suplai bensin ditambah jadi sekitar 16 ton. Jadi tetap aman walaupun permintaan meningkat,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa stok BBM terkadang habis pada sore hari akibat tingginya konsumsi.
Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama karena suplai kembali datang dalam waktu singkat.
“Kadang memang habis sore, tapi langsung ada lagi pasokan masuk. Jadi tidak sampai kosong lama,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat di Pasangkayu diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama masa libur Lebaran, karena distribusi masih berjalan normal dan terkendali.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan













