Toyota HiAce Generasi Ke-V: Obat Awet Muda untuk Sang Legenda Pasar Jepang
Pasar otomotif modern dikenal dengan dinamikanya yang cepat. Inovasi terus menerus diluncurkan, memaksa siklus model kendaraan berganti dengan lebih pesat. Namun, di tengah arus perubahan ini, ada beberapa kendaraan yang berhasil mempertahankan eksistensinya dalam waktu yang cukup lama, bahkan dengan sedikit perubahan model. Salah satunya adalah Toyota HiAce generasi kelima, yang di Jepang masih bertahan di pasar meskipun generasi keenam telah diperkenalkan sejak tahun 2019.
Kendaraan dengan kode sasis H200 ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. Artinya, model ini telah mengaspal selama dua dekade lebih di pasar Jepang tanpa mengalami perubahan model yang signifikan. Perubahan yang ada pun cenderung bersifat minor, hanya sekadar penyesuaian kecil. Namun, kabar baiknya, pada tahun 2026 mendatang, Toyota HiAce generasi kelima ini akan mendapatkan sentuhan penyegaran yang signifikan untuk menyesuaikannya dengan tren otomotif masa kini.
Penyegaran Eksterior yang Memukau
Sentuhan “obat awet muda” ini paling kentara terlihat pada bagian eksterior. Toyota HiAce generasi kelima akan diperbarui dengan aplikasi lampu LED Bi-Beam baru. Lampu ini tidak hanya memberikan pencahayaan yang lebih baik, tetapi juga dilengkapi dengan signature lamp yang khas, memberikan identitas visual yang lebih modern dan menarik.

Desain ulang pada sektor pencahayaan ini diharapkan dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan agresif pada HiAce, menjadikannya tetap kompetitif di kelasnya meskipun usianya sudah tidak muda lagi.
Interior Modern dan Fungsional
Perubahan tidak hanya berhenti pada eksterior. Bagian interior dari light commercial vehicle (LCV) populer ini juga mendapatkan pembaruan yang membuatnya terasa lebih modern dan fungsional.
Salah satu penambahan yang paling signifikan adalah layar sentuh berukuran 8 inci yang terintegrasi di konsol tengah. Layar ini berfungsi sebagai pusat navigasi dan juga sebagai pengatur sistem infotainment kendaraan, memberikan pengalaman berkendara yang lebih terhubung dan nyaman. Selain itu, kluster instrumen digital berukuran 7 inci kini menjadi standar, menggantikan panel analog tradisional dan memberikan tampilan informasi yang lebih jelas dan futuristik.
Fitur Kenyamanan untuk Setiap Varian
Toyota juga memikirkan kenyamanan penumpang dan pengemudi di setiap tingkatan trim. Khusus untuk varian tertinggi, yaitu Super GL, akan dilengkapi dengan fitur pemanas kursi depan. Fitur ini tentu sangat berguna, terutama bagi pengguna di daerah dengan suhu dingin, memberikan kenyamanan ekstra saat berkendara.
Sementara itu, model dasar tidak ketinggalan. Ia akan mendapatkan fungsi penahan pintu belakang yang baru, sebuah fitur praktis yang memudahkan akses dan penataan barang di area kargo.
Perbedaan dengan Pasar Indonesia
Toyota HiAce dengan pintu geser ini juga merupakan salah satu pilihan yang tersedia di pasar Indonesia. Namun, terdapat beberapa perbedaan mencolok antara versi yang dipasarkan di Indonesia dengan yang ada di Jepang.
Di Indonesia, semua varian Toyota HiAce yang ditawarkan adalah tipe hi-roof, yang memberikan ruang kepala lebih lega. Selain itu, hingga saat ini, HiAce versi Indonesia belum mendapatkan penyegaran yang sama seperti yang akan diterima oleh rekannya di Jepang.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Toyota Indonesia, HiAce di Indonesia dikenal dengan nama Commuter. Model ini masih ditawarkan dan mendampingi varian Premio, yang merupakan generasi keempat dengan dimensi yang lebih besar.
Perbandingan Mesin dan Transmisi
Perbedaan juga terlihat pada sektor dapur pacu. Toyota HiAce Commuter versi Indonesia hanya mengandalkan satu pilihan mesin, yaitu mesin diesel 1KD-FTV berkapasitas 3000cc. Mesin ini telah memenuhi standar emisi Euro 4 dan dipasangkan dengan transmisi manual 5 percepatan.
Berbeda dengan di Jepang, di mana Toyota HiAce generasi kelima ditawarkan dengan beberapa pilihan mesin. Untuk mesin bensin, tersedia pilihan 2TR-FE berkapasitas 2700cc dan 7GR-FKS berkapasitas 3500cc. Sementara untuk pilihan mesin dieselnya, tersedia mesin 1GD-FTV berkapasitas 2800cc. Pilihan transmisinya pun lebih beragam, mulai dari manual 5 percepatan hingga otomatis 6 percepatan.

Dengan adanya pembaruan yang akan datang, Toyota HiAce generasi kelima ini diprediksi akan semakin memperkuat posisinya di pasar Jepang, membuktikan bahwa kendaraan yang dirancang dengan baik dapat bertahan dan terus berinovasi di tengah persaingan industri otomotif yang ketat.



















