Hujan Lebat Landa Depok, Aktivitas Warga Terganggu
Depok, Jawa Barat – Pagi yang seharusnya cerah di awal pekan, Senin (12/1/2026), justru diselimuti oleh guyuran hujan lebat yang mengguyur wilayah Depok, Jawa Barat. Sejak dini hari, tepatnya pukul 04.30 WIB, langit Depok mulai menitikkan air. Meskipun sempat mereda sejenak sekitar pukul 06.00 WIB, intensitas hujan kembali meningkat tajam pada pukul 06.57 WIB di kawasan Beji, menambah daftar wilayah yang terdampak.
Dampak langsung dari hujan lebat di pagi hari ini terasa pada aktivitas harian warga, terutama bagi mereka yang harus bergegas menuju tempat kerja. Rutinitas yang telah direncanakan menjadi sedikit terhambat, memaksa warga untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Kesulitan Berangkat Kerja dan Berjualan
Salah satu warga Beji, Olivia Farah (29), seorang karyawan swasta, mengungkapkan kebingungannya saat hendak berangkat ke kantor. “Hujan lebat banget, mana hari Senin lagi,” keluhnya. Meskipun menghadapi situasi tersebut, Olivia tetap menunjukkan ketangguhannya dengan mengenakan jas hujan dan melanjutkan perjalanannya menuju stasiun. Keputusan ini diambil demi memastikan dirinya tetap tiba tepat waktu di tempat kerja, meskipun harus sedikit bersusah payah.
Tidak hanya para pekerja kantoran, para pedagang pun turut merasakan dampak signifikan dari cuaca buruk ini. Ridwan (45), seorang pedagang tempe, terpaksa menunda jam berjualannya. Ia juga harus ekstra hati-hati dalam melindungi dagangannya dari guyuran air hujan. “Udah kesiangan ini,” ujarnya sambil memodifikasi cara berjualannya, kini ia harus berkeliling menggunakan sepeda motor sambil memastikan tempe dagangannya tertutup rapat dengan plastik besar agar tidak basah dan rusak. Upaya ini dilakukan agar kualitas dagangannya tetap terjaga dan dapat terjual.
Kemacetan dan Genangan Air Akibat Hujan
Hujan yang tak kunjung reda sejak pagi hari ini tak pelak menimbulkan genangan air di sejumlah ruas jalan. Salah satu titik yang terparah adalah Jalan Raya Muchtar di kawasan Sawangan. Genangan air yang cukup tinggi memaksa para pengendara untuk memperlambat laju kendaraan mereka. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi tersendat dan menimbulkan kemacetan parah yang membentang sepanjang kurang lebih 2 kilometer, bahkan hingga mencapai pintu tol Sawangan di Jalan Raya Sawangan. Situasi ini tentu saja menambah daftar ketidaknyamanan bagi warga yang hendak memulai aktivitas mereka.
Prakiraan Cuaca dari BMKG
Menyikapi kondisi cuaca yang ekstrem ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat telah mengeluarkan prakiraan cuaca. Berdasarkan informasi yang dirilis melalui akun resmi Instagram BMKG Jawa Barat pada Senin pagi, potensi hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung hingga sore hari, bahkan hingga pukul 19.00 WIB.
BMKG juga memperingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan sangat lebat. Fenomena ini dapat disertai dengan kilat, petir, dan angin kencang yang bersifat lokal serta berdurasi singkat. Peringatan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat untuk lebih waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang mungkin berubah sewaktu-waktu.
- Waktu Hujan Dimulai: Pukul 04.30 WIB
- Peredaan Sementara: Sekitar pukul 06.00 WIB
- Hujan Lebat Kembali: Pukul 06.57 WIB di wilayah Beji
- Dampak:
- Aktivitas warga terganggu
- Kesulitan berangkat kerja
- Pedagang harus beradaptasi
- Genangan air di jalan
- Kemacetan parah
- Lokasi Macet: Jalan Raya Muchtar, Sawangan (sekitar 2 kilometer hingga pintu tol Sawangan)
- Prakiraan BMKG Jawa Barat:
- Berlangsung hingga sore hari (pukul 19.00 WIB)
- Potensi hujan sedang hingga lebat/sangat lebat
- Disertai kilat/petir dan angin kencang (bersifat lokal dan durasi singkat)
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi dan selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat berkendara. Persiapan seperti membawa perlengkapan hujan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima dapat membantu mengurangi risiko yang timbul akibat cuaca buruk ini.




