Batampena.comPelatih timnas Inggis, Thomas Tuchel, membeberkan hal positif dan negatif ihwal hasil uji coba pertama pasukannya di Amerika Serikat.
The Three Lions memanaskan mesin menjelang Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru.
Mentas di Stadion Raymond James, Tampa, Amerika Serikat, Sabtu (6/6/2026) waktu setempat, Inggris menang tipis 1-0.
Gol tunggal dalam partai ini dicetak oleh sang kapten Harry Kane pada akhir babak pertama.
Bomber subur Bayern Muenchen menanduk masuk bola hasil umpan Djed Spence secara jitu ke tiang jauh.
Di atas kertas, hasil minimalis ini mungkin tidak menggambarkan perbedaan nyata soal kualitas kedua tim.
Sementara Inggris layak diperhitungkan sebagai kandidat juara, timnas Selandia Baru bisa dibilang kontestan terlemah di Piala Dunia 2026.
Pasukan Negeri Kiwi menempati peringkat 85 pada ranking FIFA, terendah dari 48 peserta.
Thomas Tuchel sempat menyiratkan kekecewaan melihat start lamban pasukannya di babak pertama.
Namun, dia memaklumi proses adaptasi pemainnya di lapangan dan kendala suhu yang panas. Ada yang lebih penting baginya ketimbang hal tersebut.
Tuchel menggunakan laga ini sebagai momen rotasi tim, di mana ia membongkar susunan 11 pemain utama selepas jeda.
Pelatih asal Jerman tersebut lega karena timnya menyelesaikan pertandingan tanpa masalah cedera.
“Saya tidak terlalu puas dengan hasil ini. Saya lebih menyukai babak kedua daripada babak pertama,” ucapnya, dikutip dari Yahoo Sports.
“Menurut saya, kami tampil lebih tajam di babak kedua, lebih agresif, baik saat menguasai bola maupun tidak, dan menciptakan lebih banyak peluang.”
“Di babak pertama, kami keluar dari posisi dan gaya permainan kami terlalu bebas.”
“Hal itu memperlambat dan menyulitkan serangan balik karena kami tidak berada di posisi yang diinginkan saat mulai menyerang, jadi itulah intinya dari pertandingan ini.”
“Untuk memberi konteks, banyak pemain kami terakhir kali tampil bersama pada November, jadi sudah setengah tahun yang lalu.”
“Kami menjalani empat sesi latihan bersama dan benar-benar merombak susunan tim.”
“Jadi kami belum pernah bermain dengan kombinasi dan formasi ini sebelumnya agar semua orang mendapat kesempatan bermain 45 menit.”
“Dengan kondisi lapangan seperti ini sangat sulit untuk bermain di atasnya.”
“Saya pikir tidak ada masalah cedera dan tidak ada kekhawatiran, tapi lapangan sangat tidak rata. Sulit untuk menggerakkan bola dengan cepat,” ucap eks pelatih Chelsea.
Timnas Inggris masih memiliki satu agenda sparing sebelum terjun di Piala Dunia 2026.
Harry Kane dkk akan menghadapi Kosta Rika di Orlando, Rabu (10/6/2026), seminggu sebelum membuka turnamen dengan duel melawan Kroasia (17/6/2026).



















