Gelombang Eksodus Pemain Asing Persebaya: Milos Raickovic Menyusul, Bonek-Bonita Berduka
Persebaya Surabaya kembali diterpa kabar mengejutkan di penghujung kompetisi Super League 2025/2026. Setelah musim yang penuh dinamika, gelombang perpisahan pemain asing dari kubu “Bajul Ijo” terus berlanjut. Kali ini, giliran Milos Raickovic, gelandang asal Montenegro, yang resmi mengumumkan pamitnya dari klub kebanggaan Kota Surabaya. Keputusan ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama para pendukung setia, Bonek dan Bonita, mengingat performa impresif sang pemain di akhir musim.
Kepastian hengkangnya Milos Raickovic diumumkan melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 1 Juni 2026. Dengan demikian, Raickovic menjadi legiun asing keempat yang dipastikan meninggalkan Persebaya setelah kompetisi musim 2025-2026 berakhir. Sebelumnya, tiga pemain asing lainnya, yakni Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Pedro Matos, juga telah lebih dulu mengutarakan perpisahan mereka.
Milos Raickovic mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen klub atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama ia membela Persebaya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang kami lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” ujar Raickovic. Ia menambahkan bahwa mengenakan seragam Persebaya merupakan sebuah kehormatan dan hak istimewa baginya.
Performa Menggila di Akhir Musim, Namun Harus Berpisah
Kabar kepergian Milos Raickovic menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Surabaya. Pasalnya, gelandang berusia 32 tahun ini sedang berada dalam performa puncak. Dalam empat pertandingan terakhir Persebaya di Super League 2025/2026, Raickovic berhasil mengemas empat gol dan menyumbangkan satu assist. Torehan ini menunjukkan betapa krusialnya peranannya bagi tim di momen-momen krusial penutup musim.
Bergabung dengan Persebaya di awal musim 2025/2026, Milos Raickovic memang sempat melewati masa-masa adaptasi yang tidak mudah. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mampu bangkit dan menunjukkan kualitasnya. Sepanjang musim, Raickovic tercatat tampil sebanyak 33 pertandingan bersama “Bajul Ijo”, membuktikan dedikasinya dalam memberikan kontribusi terbaik bagi klub.
“Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kita lalui,” tegas Raickovic, menunjukkan kepuasan atas perjalanan kariernya bersama Persebaya meskipun harus diakhiri dengan perpisahan.
Pesan Haru untuk Bonek-Bonita: Energi Luar Biasa yang Tak Terlupakan
Tak lupa, Milos Raickovic menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para suporter setia, Bonek dan Bonita. Dukungan mereka yang tak pernah padam menjadi motivasi tersendiri bagi Raickovic selama membela Persebaya.
“Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita – semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini benar-benar menakjubkan,” ungkap pemain kelahiran 2 Desember 1993 ini dengan penuh emosi. Ia menambahkan bahwa pengalaman bermain di hadapan para pendukung fanatik Persebaya adalah sesuatu yang tidak akan pernah ia lupakan.
Meskipun hanya membela Persebaya selama satu musim, Milos Raickovic tidak memungkiri bahwa ia mendapatkan banyak pengalaman berkesan di klub ini, terlepas dari segala dinamika yang terjadi. Ia meyakini bahwa Persebaya adalah klub yang hebat dan selalu layak mendapatkan hasil terbaik.
“Persebaya adalah klub hebat yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik, dan saya yakin bahwa masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi,” ujar Raickovic penuh keyakinan. Ia juga membuka pintu kemungkinan untuk kembali bertemu di masa depan.
“Mungkin jalan kami akan bertemu lagi di masa depan. Salam satu nyali, WANI!,” tutupnya, menyematkan salam khas Persebaya yang membangkitkan semangat juang.
Perpisahan Milos Raickovic ini menjadi penanda berakhirnya era bagi beberapa pemain asing di Persebaya. Kepergian mereka akan menyisakan pekerjaan rumah besar bagi manajemen tim untuk mencari pengganti yang sepadan, demi mengembalikan kejayaan “Bajul Ijo” di musim-musim mendatang. Para Bonek dan Bonita pun kini harus bersiap menyambut wajah-wajah baru, sembari mengenang jasa para pemain asing yang telah memberikan kontribusi terbaiknya.



















