Inter Milan Bangkit, Raih Kemenangan Krusial atas Lecce

Diposting pada

Inter Milan Bangkit di Serie A dengan Kemenangan Tandang Kesembilan Beruntun di Kandang Lecce

Inter Milan berhasil mencatatkan kemenangan penting saat bertandang ke markas US Lecce dalam lanjutan Serie A musim 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Via del Mare pada Sabtu (21/2) tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu. Kemenangan ini menjadi momen kebangkitan bagi Nerazzurri setelah mengalami hasil yang mengecewakan di kompetisi Eropa sebelumnya.

Dua gol yang memastikan kemenangan Inter Milan tercipta di babak kedua. Henrikh Mkhitaryan membuka keunggulan pada menit ke-75, disusul oleh gol Manuel Akanji tujuh menit kemudian. Hasil ini semakin mengukuhkan rekor gemilang Inter Milan di laga tandang Serie A musim ini, dengan mencatatkan kemenangan kesembilan berturut-turut.

Tantangan Sebelum Laga: Cedera dan Skorsing

Kedatangan Inter Milan ke Stadion Via del Mare tidak lepas dari tekanan. Mereka baru saja menelan kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt di ajang Liga Champions UEFA. Situasi tim semakin pelik dengan absennya beberapa pemain kunci. Lautaro Martinez harus menepi karena cedera, sementara Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu tidak dapat bermain akibat skorsing.

Meskipun dihadapkan pada berbagai kendala tersebut, pasukan yang dilatih oleh Christian Chivu menunjukkan performa dominan sejak peluit awal dibunyikan. Sepanjang babak pertama, Inter Milan berhasil menciptakan belasan peluang tembakan ke arah gawang Lecce. Namun, upaya keras mereka belum mampu memecah kebuntuan dan mengubah kedudukan.

Gol Tercipta Melalui Skema Bola Mati

Babak kedua dimulai dengan Inter Milan yang terus berusaha menekan. Federico Dimarco sempat membawa timnya unggul pada menit ke-52. Sayangnya, gol tersebut kemudian dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena posisi offside.

Setelah berbagai upaya yang belum membuahkan hasil, kebuntuan akhirnya terpecah melalui skema bola mati. Sebuah sepak pojok yang dieksekusi oleh Dimarco sempat mengenai pemain Lecce sebelum akhirnya jatuh di kaki Henrikh Mkhitaryan. Tanpa perlu banyak melakukan kontrol, gelandang asal Armenia itu langsung melepaskan tembakan voli jarak dekat yang tak mampu diantisipasi oleh kiper tuan rumah. Gol tersebut mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Inter Milan.

Dominasi Berlanjut dan Penggandaan Keunggulan

Gol pertama seolah membuka keran gol bagi Inter Milan. Mereka terus meningkatkan intensitas serangan dan menekan pertahanan Lecce. Dimarco sendiri kembali memiliki peluang matang untuk menambah keunggulan timnya, namun dua kesempatan beruntun yang dimilikinya belum berhasil berbuah gol.

Keunggulan Inter Milan akhirnya berhasil digandakan pada menit ke-82. Menariknya, gol kedua ini juga tercipta dari situasi sepak pojok. Kali ini, sundulan keras dari Manuel Akanji berhasil menggetarkan jala gawang Lecce, memastikan keunggulan 2-0 bagi tim tamu.

Kokoh di Puncak Klasemen dan Rekor Tandang

Tambahan tiga poin dari markas Lecce membuat Inter Milan semakin kokoh bertengger di papan atas klasemen Serie A. Kemenangan ini sekaligus membuka jarak 10 poin dari rival sekota mereka, AC Milan, yang baru akan melakoni pertandingan mereka sehari kemudian.

Catatan sembilan kemenangan tandang beruntun di Serie A ini juga merupakan pencapaian yang luar biasa. Rekor ini menjadi yang terbaik bagi Inter Milan sejak era Roberto Mancini pada musim 2006-2007. Kemenangan di Stadion Via del Mare ini tidak hanya memberikan tiga poin penting, tetapi juga menunjukkan respons cepat dan mentalitas kuat Inter Milan untuk kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami kekalahan di kompetisi Eropa.

Konsistensi Tandang Menjadi Modal Penting

Konsistensi dalam performa laga tandang telah menjadi modal penting bagi Nerazzurri dalam menjaga peluang mereka untuk meraih gelar juara Serie A musim ini. Kemampuan untuk meraih poin penuh di kandang lawan, bahkan dalam situasi yang tidak ideal, menunjukkan kedalaman skuad dan determinasi tim.

Hal ini menjadi indikator positif bagi Inter Milan dalam menghadapi sisa musim. Dengan pertarungan yang masih panjang, kemampuan menjaga momentum dan konsistensi, terutama di laga tandang, akan sangat krusial dalam upaya mereka meraih scudetto.

Kemenangan atas Lecce ini menjadi bukti bahwa Inter Milan mampu bangkit dari keterpurukan dan kembali menunjukkan taji mereka di kancah domestik. Fokus pada setiap pertandingan dan menjaga performa puncak akan menjadi kunci bagi mereka untuk mewujudkan ambisi juara.

Gambar Gravatar
Hidayat merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan