Kolaborasi Membangun Masa Depan: Forum Konsultasi Publik RKPD Kotawaringin Timur 2027 Digelar
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara resmi menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim Tahun 2027. Acara strategis ini diselenggarakan pada Kamis, 12 Februari, di aula Sei Mentaya, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida), menandai tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati, yang menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana vital untuk menghimpun masukan dan aspirasi masyarakat guna menentukan arah pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Apresiasi untuk Partisipasi Publik
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah menunjukkan partisipasi aktif dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Ia menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan responsif tidak akan pernah terlepas dari keterlibatan aktif publik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, lurah, camat se-Kabupaten Kotawaringin Timur, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Musrenbang desa, Musrenbang kelurahan, dan Musrenbang RKPD kabupaten yang telah berlangsung sejak Desember 2025 hingga 5 Februari 2026,” ujar Irawati.
Beliau menambahkan bahwa penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini merupakan momentum yang sangat strategis. Forum ini menjadi wadah bersama untuk merumuskan arah pembangunan daerah secara kolaboratif, memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dirancang benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Forum konsultasi publik ini adalah momentum yang sangat penting bagi kita semua untuk merumuskan bersama masukan dan saran sebagai bahan penyempurnaan RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2027,” tegas Irawati, menekankan komitmen pemerintah daerah terhadap perencanaan yang partisipatif.
Tiga Pilar Utama Pembangunan Kotim 2027
Wakil Bupati Irawati menjelaskan bahwa fokus utama pembangunan Kabupaten Kotawaringin Timur ke depan akan diarahkan pada tiga sektor besar yang saling terkait dan krusial untuk kemajuan daerah. Ketiga pilar tersebut adalah:
- Percepatan Pertumbuhan Ekonomi: Peningkatan aktivitas ekonomi menjadi prioritas untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Penurunan Angka Kemiskinan: Upaya sistematis akan dilakukan untuk mengurangi jumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Fokus pada pengembangan potensi masyarakat melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta kesehatan, yang tercermin dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Fokus pembangunan diarahkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia atau IPM,” papar Irawati.
Target Pembangunan Spesifik Tahun 2027
Untuk mencapai visi pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur telah menetapkan target-target spesifik untuk tahun 2027:
Pertumbuhan Ekonomi: Ditargetkan mencapai angka 5,28 persen.
- Target ini akan didorong melalui berbagai strategi, termasuk:
- Pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung aktivitas ekonomi.
- Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pendampingan dan permodalan.
- Peningkatan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan untuk menjamin ketersediaan pangan lokal dan potensi ekspor.
- Pengembangan sektor jasa, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan menarik investasi.
- Target ini akan didorong melalui berbagai strategi, termasuk:
Penurunan Angka Kemiskinan: Ditargetkan dapat ditekan hingga mencapai 4,06 persen.
- Strategi utama untuk mencapai target ini meliputi:
- Sinkronisasi data penerima bantuan sosial agar tepat sasaran dan efektif.
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program yang menciptakan kemandirian ekonomi.
- Strategi utama untuk mencapai target ini meliputi:
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Ditargetkan mencapai skor 77,78.
- Pencapaian target IPM ini akan difokuskan pada intervensi berkelanjutan di dua sektor vital:
- Pendidikan: Peningkatan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan bagi seluruh jenjang usia.
- Kesehatan: Peningkatan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas untuk seluruh masyarakat.
- Pencapaian target IPM ini akan difokuskan pada intervensi berkelanjutan di dua sektor vital:
“Target pertumbuhan ekonomi 5,28 persen ini diharapkan dapat dicapai melalui peningkatan infrastruktur, penguatan UMKM, pertanian dan ketahanan pangan, serta sektor jasa seperti pendidikan dan kesehatan,” ungkap Irawati.
“Penurunan kemiskinan ditargetkan sampai 4,06 persen melalui sinkronisasi data penerima bantuan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
“Target IPM 77,78 akan didorong melalui intervensi berkelanjutan di sektor pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.
Peran Krusial Partisipasi Publik
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Irawati kembali menekankan betapa pentingnya partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Ia berharap melalui forum konsultasi publik ini, masukan dan saran yang diberikan dapat memastikan bahwa RKPD Tahun 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan riil dan prioritas masyarakat Kotawaringin Timur secara menyeluruh.
“Partisipasi publik hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa RKPD Tahun 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kotawaringin Timur secara menyeluruh,” imbuhnya, menutup sesi pembukaan dengan optimisme terhadap kolaborasi pembangunan di masa depan.




