Banjir Landa Jakarta Barat dan Utara, Ratusan Warga Mengungsi
Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota pada Minggu (1/2) pagi kembali memicu banjir di beberapa kawasan. Kali ini, sembilan rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara terendam genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 20 sentimeter (cm). Kondisi ini memaksa ratusan warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, banjir di Jakarta Barat terjadi di dua RT yang berlokasi di Kelurahan Tegal Alur. Ketinggian air di kawasan ini dilaporkan mencapai 20 cm. Penyebab utamanya adalah luapan Kali Semongol yang tidak mampu menampung curah hujan tinggi.
Sementara itu, di wilayah Jakarta Utara, tujuh RT dilaporkan terendam banjir. Enam RT berada di Kelurahan Marunda dan satu RT lainnya di Kelurahan Kapuk Muara. Ketinggian air di tujuh RT ini dilaporkan lebih rendah, yakni sekitar 10 cm. Banjir di Jakarta Utara ini disebabkan oleh kombinasi curah hujan yang tinggi serta meluapnya Kali Angke dan Kali Nagrak.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi salah satu ruas jalan utama. Jalan Kamal Raya di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, terendam air setinggi 15 cm. Kondisi ini tentu saja mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Situasi banjir yang terjadi ini berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan warga. Tercatat sebanyak 350 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat berlindung yang lebih aman. Pengungsian dilakukan ke dua lokasi utama, yaitu Masjid Nurul Jannah yang menampung 125 jiwa, dan Sekolah Dasar (SD) Robiatul Adawiyah yang menyediakan tempat bagi 225 jiwa. Pemilihan lokasi pengungsian ini didasarkan pada ketersediaan fasilitas dan jarak yang relatif aman dari jangkauan banjir.
Rincian Wilayah Terdampak Banjir di DKI Jakarta per Minggu Pagi
BPBD DKI Jakarta merilis data rinci mengenai wilayah-wilayah yang terdampak banjir pada Minggu pagi. Berikut adalah rinciannya:
Jakarta Barat:
- Kelurahan Tegal Alur:
- Dua RT tergenang air.
- Ketinggian air mencapai 20 cm.
Jakarta Utara:
- Kelurahan Marunda:
- Enam RT tergenang air.
- Ketinggian air mencapai 10 cm.
- Kelurahan Kapuk Muara:
- Satu RT tergenang air.
- Ketinggian air mencapai 10 cm.
Pihak BPBD terus memantau perkembangan situasi banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta. Upaya penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan penyaluran bantuan, terus dilakukan untuk meringankan beban para korban banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan ketinggian air, terutama jika curah hujan terus berlanjut. Koordinasi antarlembaga terkait, seperti BPBD, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Sosial, terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif dan efisien.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir, termasuk dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, serta memahami jalur evakuasi di wilayah masing-masing. Upaya mitigasi jangka panjang, seperti normalisasi sungai dan pembangunan tanggul, juga menjadi prioritas untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.













