Janice Tjen Melangkah ke Babak 16 Besar Dubai Tennis Championship, Hadapi Ujian Berat
Kesempatan emas untuk langsung berlaga di babak utama Dubai Tennis Championship melalui jalur wildcard berhasil dimanfaatkan dengan gemilang oleh petenis muda Janice Tjen. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, Janice menunjukkan performa impresif dengan menembus babak ketiga turnamen WTA 1000 tersebut. Keberhasilan ini diraih setelah ia menaklukkan Leylah Fernandez dalam pertandingan yang berlangsung sengit pada hari Senin lalu, dengan skor akhir 7-6(5), 6-4.
Kini, Janice akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar di babak 16 besar yang dijadwalkan pada hari Rabu ini. Lawannya adalah petenis unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova. Pertarungan ini diprediksi akan menjadi ujian terberat bagi Janice dalam perjalanannya di turnamen ini. Anisimova bukan hanya berstatus sebagai salah satu petenis Top 10 peringkat WTA, tetapi juga dikenal sebagai pemain dengan gaya permainan big hitters yang sangat kuat.
Musim ini, Janice memang kerap mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan pemain yang memiliki tipe permainan agresif dan bertenaga seperti Anisimova. Beberapa contoh kekalahan yang dialaminya musim ini antara lain saat takluk 0-6, 1-6 dari Iva Jovic di babak pertama Hobart International, serta kekalahan 2-6, 2-6 dari Liudmila Samsonova di babak kedua Abu Dhabi Open. Pengalaman-pengalaman ini tentu menjadi bekal bagi Janice untuk mempersiapkan diri menghadapi Anisimova.
Mengenal Karakteristik Amanda Anisimova: Sang “Big Hitter” dari Amerika Serikat
Amanda Anisimova telah diakui sebagai salah satu petenis putri dengan pukulan big hitters terkuat di dunia tenis saat ini. Pengakuan ini datang dari berbagai pihak, termasuk laman resmi US Open yang menyandingkannya dengan pemain nomor satu dunia, Aryna Sabalenka. Lebih jauh lagi, The Tennis Podcast secara khusus memberikan pujian terhadap pukulan backhand Anisimova, menyebutnya sebagai yang terbaik di dunia.
Analisis performa Anisimova selama Australia Open 2024 menunjukkan konsistensi luar biasa dalam melancarkan pukulan backhand. Rata-rata kecepatan pukulan backhand-nya mencapai 119 km/jam, menjadikannya yang tercepat di antara seluruh pemain putri yang berpartisipasi. Fenomena ini bahkan menarik perhatian Patrick Mouratoglou, pelatih ternama yang pernah mendampingi Serena Williams meraih 10 gelar Grand Slam. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada bulan Oktober lalu, Mouratoglou menulis, “Percaya atau tidak, ada seorang petenis putri yang melakukan pukulan backhand lebih cepat dari (Carlos) Alcaraz dan (Jannik) Sinner: Amanda Anisimova.”
Mouratoglou menjelaskan lebih lanjut mengenai kualitas pukulan backhand Anisimova, “Pukulan itu murni soal kepercayaan diri. Datar, tanpa putaran, nyaris menyentuh net. Risikonya sangat besar, tapi kecepatannya luar biasa.” Pernyataan ini menggambarkan betapa mematikannya pukulan Anisimova yang memiliki risiko tinggi namun mampu menghasilkan kecepatan yang sulit ditandingi lawan.
Janice Tjen Semakin Dekat dengan Target 30 Besar Dunia
Terlepas dari hasil pertandingan melawan Anisimova yang masih akan berlangsung, pencapaian Janice Tjen dengan mengalahkan Leylah Fernandez di babak kedua Dubai Tennis Championship sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri. Keberhasilan menembus babak 16 besar ini menandai kali pertama Janice mencapai babak ketiga dalam turnamen WTA 1000 musim ini, setelah sebelumnya hanya berpartisipasi di China Open 2025.
Secara peringkat, penampilan gemilang Janice di Dubai memberikan dampak positif yang signifikan. Posisinya di peringkat live WTA sementara ini mengalami kenaikan dari peringkat 46 dunia menjadi 34 dunia. Namun, perlu dicatat bahwa peringkat resmi WTA baru akan diperbarui setiap hari Senin berdasarkan hasil keseluruhan turnamen di akhir pekan. Oleh karena itu, posisi Janice masih berpotensi untuk terus beranjak naik.
Kenaikan peringkat ini semakin mendekatkan Janice pada target utamanya di musim ini. Dalam sebuah acara di Jakarta pada bulan November lalu, Janice mengungkapkan ambisinya, “Semoga tahun depan bisa top 30 atau top 20. Dan pastinya tahun depan bisa main full kalender WTA.” Dengan performa yang terus menunjukkan peningkatan, impian Janice untuk menembus jajaran 30 besar dunia semakin terasa realistis.
Perjalanan Peringkat Janice Tjen Sejak Awal 2026 (Tunggal Putri)
Berikut adalah rekapitulasi peringkat Janice Tjen di sektor tunggal putri sejak awal tahun 2026:
Periode: 16 Februari
Ranking: 46
Keterangan: Ada kans naik ke peringkat 34Periode: 9 Februari
Ranking: 46Periode: 2 Februari
Ranking: 47Periode: 19 Januari
Ranking: 59Periode: 12 Januari
Ranking: 56Periode: 5 Januari
Ranking: 54




















