Jemaah Haji Asal Madiun Meninggal di Tanah Suci Setelah Tunaikan Ibadah Wajib
MADIUN – Kabar duka menyelimuti Kota Madiun, Jawa Timur, dengan berpulangnya salah seorang jemaah haji asal daerah tersebut di Tanah Suci. Djurianto (59 tahun), warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, telah menghembuskan napas terakhirnya di Mekkah, Arab Saudi, pada hari Selasa, Juni 2026. Beliau merupakan bagian dari kloter SUB-22, dan wafat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah penting di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bersama sang istri tercinta, Agus Diyah Rohaina.
Peristiwa duka ini terjadi setelah Djurianto menyelesaikan seluruh tahapan ibadah pokok di Armuzna. Menurut informasi yang dihimpun, almarhum dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah, pada hari Sabtu, 30 Mei 2026. Dengan ditunaikannya rukun-rukun ibadah haji di Armuzna, rangkaian ibadah suci beliau dinilai telah terpenuhi dan secara syariat hajinya dinyatakan sah, sebuah anugerah terbesar bagi setiap muslim yang menunaikan ibadah haji.
Kronologi Kejadian dan Penanganan Medis
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Datik Ardiyah, memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian yang menimpa almarhum Djurianto. Setelah berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, almarhum sempat kembali ke hotel tempat beliau menginap untuk beristirahat. Namun, tak lama kemudian, setelah menjalankan ibadah thawaf ifadah, Djurianto dilaporkan mengalami sesak napas yang cukup serius.
Menyadari kondisi yang mengkhawatirkan, almarhum segera mendapatkan pertolongan pertama dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pihak medis di Rumah Sakit King Faisal telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan penanganan medis terbaik. Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif, takdir berkata lain. Almarhum Djurianto dinyatakan meninggal dunia setelah tim dokter tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
“Insyaallah untuk rangkaian ibadah hajinya sudah selesai. Jadi sudah bisa dikatakan haji beliau sah,” ujar Datik Ardiyah, menegaskan bahwa secara syariat Islam, almarhum telah menunaikan kewajiban hajinya dengan sempurna.
Kondisi Keberangkatan dan Pemakaman
Datik Ardiyah juga memastikan bahwa almarhum Djurianto berangkat menunaikan ibadah haji dalam kondisi sehat walafiat. Beliau telah memenuhi seluruh persyaratan istithaah, baik dari segi kesehatan maupun finansial, yang menjadi syarat wajib bagi setiap calon jemaah haji. Kepergian mendadak ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga yang ditinggalkan, namun diharapkan dapat diterima dengan sabar dan ikhlas.
Prosesi pemakaman almarhum Djurianto dilaksanakan di kawasan Syaraya, Mekkah. Petugas pendamping haji, termasuk ketua kloter, secara sigap telah mengurus seluruh proses pemakaman sesuai dengan ajaran agama Islam dan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk memastikan almarhum mendapatkan perlakuan terbaik dalam peristirahatan terakhirnya di tanah suci.
Secara umum, kondisi jemaah haji asal Kota Madiun dilaporkan dalam keadaan baik dan sehat walafiat. Mayoritas jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah mereka dengan lancar.
Satu Jemaah Masih Dirawat
Meskipun kabar duka datang dari almarhum Djurianto, Datik Ardiyah juga menyampaikan bahwa terdapat satu jemaah haji asal Kota Madiun lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Arab Saudi. Jemaah tersebut dilaporkan mengalami kondisi kesehatan yang membutuhkan pemantauan medis lebih lanjut. Pihak Kemenag Kota Madiun terus memantau perkembangan kondisi jemaah tersebut dan memberikan dukungan yang diperlukan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh umat muslim bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang penuh tantangan. Di balik kemuliaan dan kekhusyukan ibadah, terdapat pula risiko kesehatan yang harus dihadapi. Doa terbaik dipanjatkan agar seluruh jemaah haji Kota Madiun dapat menyelesaikan ibadahnya dengan selamat dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Serta, semoga almarhum Djurianto mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.




