• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Jumi: Perjuangan Hidup di Kosan, Jualan Mangga di Tanjungpinang

Hendra by Hendra
15 Juni 2026 - 19:40
in Lokal
0

Perjuangan Ibu Tunggal di Tanjungpinang: Ditinggal Suami yang Menikah Lagi

Kehidupan Jumi Delvita Sari, seorang ibu berusia 40 tahun di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kini berubah drastis. Ia terpaksa berjuang sendirian untuk menghidupi keempat anaknya setelah sang suami, berinisial A (46), yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, menghilang dan memblokir nomor teleponnya. Situasi ini memaksa Jumi dan anak bungsunya yang masih berusia empat tahun untuk hidup berpindah-pindah, mencari nafkah di tengah keterbatasan.

Kisah pilu ini bermula ketika A, sang suami, diketahui telah menikah lagi secara siri dengan seorang wanita berstatus janda. Bukti kasih sayang dan tanggung jawab yang seharusnya menjadi pondasi rumah tangga justru berbalik menjadi luka mendalam bagi Jumi dan anak-anaknya. Kini, Jumi dan putra bungsunya harus menumpang di sebuah kamar kos dengan biaya sewa Rp500 ribu per bulan yang terletak di Jalan Pramuka, Tanjungpinang. Sementara itu, ketiga anaknya yang lain terpaksa tinggal di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Beban biaya sewa kamar kos saja sudah terasa berat bagi Jumi, apalagi untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum sehari-hari. Ia tak punya pilihan selain berputar otak dan berkeliling kota menggunakan sepeda motor pinjaman untuk menjajakan buah mangga. Pendapatan dari berjualan mangga inilah yang diharapkan bisa mencukupi kebutuhan pokok seperti beras dan lauk pauk sederhana.

“Suami saya tidak pernah pulang lagi ke rumah tinggal kami bersama di Tanjung Siambang, bahkan tidak pernah sekalipun melihat minimal anak balitanya ini ke rumah kos, padahal anaknya selalu minta video call kepada Ayahnya,” ungkap Jumi dengan nada sedih saat ditemui.

Baca Juga  Arus Mudik Merak Lancar: Kendaraan Langsung Naik Kapal

Terputus Komunikasi dan Kebohongan Demi Anak

Kondisi semakin memprihatinkan ketika Jumi tidak bisa menghubungi suaminya karena nomor teleponnya telah diblokir. Rasa sakit hati sebagai seorang ibu semakin bertambah ketika sang anak kecil terus bertanya kapan ayahnya pulang, dengan alasan ayahnya sedang pergi bekerja. Jumi terpaksa terus memberikan alasan kepada buah hatinya, menutupi kenyataan pahit yang sedang dihadapinya.

Jumi menceritakan bahwa ia telah tinggal di rumah kos selama dua bulan terakhir, terhitung sejak ia melaporkan dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang dilakukan suaminya ke Polresta Tanjungpinang. Ia mengakui, untuk mendapatkan uang sewa kamar saja sudah sangat sulit, apalagi untuk biaya makan sehari-hari.

“Saya harus berjualan mangga dari pagi sampai sore, kalau dagangan laku kami bisa makan, kalau tidak ya terpaksa harus berhemat sekuat tenaga, kadang ada kenalannya yang memberikan lauk,” tuturnya lirih.

Situasi hidup mereka terasa semakin berat, di mana suami yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarga justru dikabarkan hidup nyaman bersama istri barunya di sebuah restoran di daerah Dompak. Jumi merasa terlantar dan terlunta-lunta menjalani hidup di rumah kos bersama putra bungsunya, tanpa kepastian.

Mencari Bantuan dan Pasrah pada Takdir

Dalam situasi yang serba sulit, Jumi mengaku sering meminjam uang kepada teman-temannya untuk sekadar bertahan hidup. Ia juga telah berusaha meminta bantuan ke Baznas Kota Tanjungpinang. Saat ini, masalah rumah tangga yang dihadapinya masih menggantung, dan Jumi seakan sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi di kemudian hari.

“Saya hanya serahkan kepada Allah saja, gimana baiknya. Jika kami pisah saya hanya minta sejumlah uang untuk membayar hutang saya kepada teman saya gara-gara bolak balik beberapa kali Pekanbaru – Tanjungpinang untuk biaya transportasi selama urusan masalah ini,” akunya.

Baca Juga  Pinkan Mambo Bicara Perjuangan Cari Uang Saat Dihina Anak Downgrade

Tanggapan Suami: Gaji Belum Cair dan Kebingungan

Menanggapi tuduhan menelantarkan keluarga, sang suami berinisial A membantah hal tersebut. Ia mengaku belum sempat memberikan nafkah karena gaji yang seharusnya diterima belum cair.

“Saya tidak pernah menelantarkan istri dan anak saya. Memang saat ini gaji saya belum cair, jadi memang belum sempat memberikan uang,” ujar A.

Ia menambahkan bahwa ketika gajinya sudah cair, ia berjanji akan memberikan bagian untuk anak dan istrinya. A juga mengaku sedang bingung dengan kelanjutan hubungan rumah tangganya dengan Jumi, mengingat istrinya telah melaporkannya ke kantor tempatnya bekerja dan ke pihak kepolisian.

Kisah pilu Jumi ini pun telah menarik perhatian banyak warga sekitar, yang turut merasa bersimpati kepada Jumi dan keluarganya. Dukungan moral dan simpati datang dari masyarakat serta sanak saudara yang mengenal kedua belah pihak.

Tags: perjuangantanjungpinang
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

berita

Konser Legendaris Dunia di Jakarta: Fakta Spektakuler yang Terlewatkan di Makassar

15 Juni 2026 - 21:52
Jadwal SIM Keliling & Corner Jogja Hari Ini: Juni 2026
Lokal

Jadwal SIM Keliling & Corner Jogja Hari Ini: Juni 2026

15 Juni 2026 - 20:32
Peohala: Sapi & Rp 25 Juta Akhiri Kasus ART di Rumah Bupati Konawe Selatan
Lokal

Peohala: Sapi & Rp 25 Juta Akhiri Kasus ART di Rumah Bupati Konawe Selatan

15 Juni 2026 - 20:06
Bandung Darurat Sampah: Pemkot Ajukan Status
Lokal

Bandung Darurat Sampah: Pemkot Ajukan Status

15 Juni 2026 - 16:38
Lokal

Jadwal Tol Laut KM Sabuk Nusantara 83: Gorontalo-Banggai Laut, 5 Juni 2026 Pukul 16.00

15 Juni 2026 - 15:21
Kasus Bocah SMP Dibunuh Tentara di Sumut: Hanya Dihukum 10 Bulan, Oditur Tak Ajukan Kasasi
Lokal

Kasus Bocah SMP Dibunuh Tentara di Sumut: Hanya Dihukum 10 Bulan, Oditur Tak Ajukan Kasasi

15 Juni 2026 - 14:21
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Konser Legendaris Dunia di Jakarta: Fakta Spektakuler yang Terlewatkan di Makassar

15 Juni 2026 - 21:52
Duel Maut Ogan Ilir: Bantahan Utang Rp100 Ribu Pengaruhi Akhir Tragis

Duel Maut Ogan Ilir: Bantahan Utang Rp100 Ribu Pengaruhi Akhir Tragis

15 Juni 2026 - 21:50
Winter AC: Warmth Without the Bill Shock

Winter AC: Warmth Without the Bill Shock

15 Juni 2026 - 21:24
PSG: Raksasa Prancis, Juara Liga Champions Beruntun

PSG: Raksasa Prancis, Juara Liga Champions Beruntun

15 Juni 2026 - 21:24
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.