Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM, Bukti Komitmen Reformasi Birokrasi ATR/BPN
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menunjukkan progres signifikan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Terbaru, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Denpasar berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Predikat prestisius ini merupakan pengakuan atas keberhasilan unit kerja dalam mengimplementasikan Reformasi Birokrasi secara maksimal.
Penganugerahan ini diserahkan dalam acara SAKIP dan Zona Integritas Award Tahun 2025 dengan tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 11 Februari 2026, ini menegaskan komitmen ATR/BPN dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan publik yang profesional.
“Capaian ini adalah bukti nyata dari komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif,” ujar Sekretaris Inspektorat Jenderal, Sutaryono, dalam keterangannya di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, pada Kamis, 12 Februari 2026. Ia menambahkan, predikat ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi berkelanjutan, penguatan pengendalian internal, pencapaian kinerja yang tinggi, pelayanan publik yang prima, serta budaya kerja yang berintegritas.
Sutaryono berharap agar pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian ATR/BPN terus mengalami peningkatan dan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Peningkatan ini tidak hanya diukur dari jumlah satuan kerja (Satker) yang meraih predikat, tetapi juga dari kualitas implementasi Reformasi Birokrasi dan dampaknya terhadap pelayanan publik. Ia optimis bahwa pencapaian ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi unit kerja lainnya dalam berlomba membangun Zona Integritas yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Perjalanan ATR/BPN Menuju Zona Integritas
Hingga saat ini, Kementerian ATR/BPN telah mengukir prestasi dengan banyaknya Satker yang meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan WBBM. Secara keseluruhan, sebanyak 101 Satker telah mendapatkan predikat Zona Integritas. Rinciannya meliputi:
- 5 Satker meraih predikat WBBM.
- 75 Satker meraih predikat WBK.
- 21 Satker meraih predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB).
Lima Satker Kementerian ATR/BPN yang telah berhasil meraih predikat WBBM adalah:
- Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Surabaya I
- Kantah Kota Bandung
- Kantah Kabupaten Gresik
- Kantah Kota Pekanbaru
- Kantah Kota Denpasar (terbaru)
Komitmen Kantah Kota Denpasar Pasca-WBBM
Kepala Kantah Kota Denpasar, Mulyadi, menyambut baik penghargaan yang diterima. Ia menyatakan rasa syukurnya dan menegaskan bahwa predikat WBBM ini bukan sekadar pengakuan administratif semata. Penghargaan ini merupakan cerminan nyata dari proses pembenahan tata kelola, penguatan integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang secara konsisten dan berkelanjutan telah dilakukan oleh Kantah Kota Denpasar.
“Pasca meraih predikat WBBM, komitmen kami justru semakin kuat untuk menjaga Zona Integritas. Kami akan terus memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, akuntabilitas, dan transparansi,” ujar Mulyadi. Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan akan terus didorong melalui konsistensi penerapan inovasi layanan, optimalisasi digitalisasi, serta penguatan pengawasan internal.
Memahami Predikat WBBM
Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan predikat tertinggi yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam setiap pembangunan Zona Integritas. Predikat ini diberikan kepada instansi pemerintah yang tidak hanya berhasil bebas dari praktik korupsi, tetapi juga menunjukkan kualitas pelayanan publik yang prima. Kriteria pelayanan yang dimaksud mencakup aspek kecepatan, modernitas, dan fokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Pencapaian WBBM oleh Kantah Kota Denpasar menjadi bukti nyata bahwa Reformasi Birokrasi di lingkungan ATR/BPN terus berjalan efektif. Hal ini diharapkan dapat memotivasi unit kerja lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.




