Silaturahmi Lintas Ormas di Pontianak: Mempererat Persatuan di Bulan Ramadan
Pontianak, Kalimantan Barat – Dalam rangka memperkuat ikatan persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat, sebuah acara buka puasa bersama yang melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas etnis dan latar belakang sukses digelar di Keraton Pontianak pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan akbar ini menjadi penanda pentingnya kebersamaan, terutama di bulan suci Ramadan, untuk senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Acara yang bertempat di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kalimantan Barat. Tak hanya para pimpinan ormas, namun juga pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta aparat penegak hukum turut serta dalam momen penuh makna tersebut. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk membangun dan menjaga persatuan di bumi Khatulistiwa.
Tokoh Kunci yang Hadir
Perhelatan istimewa ini dihadiri oleh sejumlah tokoh terkemuka, yang menunjukkan betapa pentingnya acara ini bagi masyarakat Kalimantan Barat. Di antara para tamu undangan yang hadir adalah:
- Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, SIK, M.Si. Kehadirannya menunjukkan peran vital aparat keamanan dalam menjaga sinergi dengan masyarakat dan ormas.
- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Sebagai pemimpin daerah, kehadirannya menegaskan dukungan pemerintah kota terhadap kegiatan yang mempererat silaturahmi.
- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pontianak. Kehadiran perwakilan kejaksaan turut memperkuat sinyal positif dalam upaya penegakan hukum yang berlandaskan keharmonisan.
- Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat sekaligus Anggota DPR RI. Kehadiran wakil rakyat ini menunjukkan perhatian dari tingkat legislatif terhadap isu-isu persatuan dan kebangsaan.
- Sultan Pontianak ke-IX yang juga Anggota DPD RI, Machmud Melvin Alkadrie. Sebagai pemangku adat dan perwakilan daerah di tingkat nasional, kehadirannya memberikan nuansa kebangsawanan dan kearifan lokal.
- Wakil Bupati Bengkayang. Kehadiran perwakilan dari kabupaten tetangga menunjukkan bahwa semangat kebersamaan ini meluas hingga ke tingkat regional.
- Berbagai tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.
- Perwakilan dari beragam organisasi kemasyarakatan yang aktif di Kalimantan Barat.
Organisasi yang Berpartisipasi
Semangat kebersamaan dalam acara ini tercermin dari partisipasi berbagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran penting dalam dinamika sosial masyarakat Kalimantan Barat. Organisasi-organisasi yang turut memeriahkan acara buka puasa bersama ini antara lain:
- Pemuda Pancasila
- Barisan Komando Melayu
- Laskar Pemuda Melayu
- Satria Pembela Melayu
- Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak. Kehadiran DAD sangat penting sebagai representasi masyarakat adat Dayak yang merupakan salah satu pilar keberagaman di Kalimantan Barat.
- Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kota Pontianak. Kehadiran IKAMA turut menunjukkan kolaborasi antar etnis yang kuat.
Tidak hanya para pengurus inti, acara ini juga dihadiri oleh anggota dari masing-masing organisasi serta masyarakat umum yang berdomisili di sekitar area Keraton Pontianak. Antusiasme warga yang hadir sangat terasa, menunjukkan apresiasi terhadap inisiatif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.
Pesan Persatuan dan Keamanan
Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, SIK, MSi., menekankan bahwa kegiatan buka puasa bersama lintas ormas ini merupakan momen krusial untuk mempererat tali silaturahmi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan persatuan di tengah bentang keberagaman yang menjadi ciri khas Kalimantan Barat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan di antara kita semua. Lebih dari itu, kita juga berupaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, terutama selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan ini,” ujar Kombes Pol Endang Tri Purwanto.
Pesan ini disambut hangat oleh seluruh hadirin. Kehadiran berbagai ormas yang seringkali memiliki pandangan dan pendekatan yang berbeda, namun mampu duduk bersama dalam satu meja, menjadi bukti nyata bahwa persatuan dapat dicapai melalui dialog dan saling pengertian.
Rangkaian Acara yang Penuh Kebersamaan
Acara buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana yang sangat akrab dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi silaturahmi dan perbincangan hangat antar tokoh dan perwakilan organisasi. Momen ini dimanfaatkan untuk saling bertukar pikiran, berbagi informasi, dan memperkuat jaringan komunikasi.
Selanjutnya, sebelum waktu berbuka puasa tiba, para hadirin disuguhkan dengan tausiyah singkat yang memberikan pencerahan rohani dan pengingat akan esensi bulan Ramadan. Tausiyah ini semakin menambah kekhusyukan suasana, mempersiapkan hati untuk menyambut panggilan ilahi.
Puncak acara adalah momen buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah. Kegiatan ibadah bersama ini semakin mengukuhkan rasa persatuan dan kebersamaan, mengingatkan bahwa di hadapan Tuhan, semua manusia adalah sama.
Apresiasi dari Masyarakat
Masyarakat yang hadir memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap penyelenggaraan acara ini. Banyak dari mereka yang menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat efektif dalam mempererat hubungan antar berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, para tokoh masyarakat, serta seluruh elemen organisasi kemasyarakatan dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan Kalimantan Barat yang damai, aman, dan sejahtera.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesalahpahaman dapat diminimalisir, dan kolaborasi dalam berbagai aspek pembangunan daerah dapat semakin ditingkatkan. Kerukunan yang tercipta di Pontianak, khususnya melalui inisiatif lintas ormas ini, menjadi contoh yang baik untuk daerah-daerah lain di Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Bulan Ramadan kali ini menjadi lebih bermakna dengan adanya penguatan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah yang solid.




















