Aksi Penjambretan di Wilayah Perbatasan Probolinggo
Pada malam hari Minggu (12/4/2026), terjadi aksi penjambretan di wilayah perbatasan antara Kecamatan Gending dan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kejadian ini menimpa seorang wanita yang sedang melintas di jalan dengan penerangan minim.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Desa Jatiadi, Kecamatan Gending. Korban bernama Nur Aeni (31 tahun) yang merupakan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Maron. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian setelah pulang dari pabrik kayu di wilayah Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.
Menurut AKP Mugi, Kapolsek Gending, korban pulang sekitar pukul 19.00 mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Saat melintas di jalan raya Klaseman arah selatan, tepatnya di selatan Masjid At Taufik Desa Jatiadi, korban dipepet oleh dua orang pelaku.
Dua pelaku tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam tanpa nomor polisi. Keduanya juga mengenakan penutup wajah sehingga sulit dikenali.
“Saat memepet korban, tanpa banyak bicara, pelaku langsung merampas tas selempang milik korban. Satu orang pelaku yang posisinya bonceng menyobek tas yang dibawa korban dengan pisau lipat,” ujar AKP Mugi.
Pelaku menggunakan senjata tajam jenis kater atau pisau kecil. Korban yang merasa terancam kemudian menendang sepeda motor pelaku hingga terjatuh lalu menyelamatkan diri ke arah selatan.
“Korban sempat melakukan perlawanan sehingga mengalami luka di tangan kanan. Dan mendapatkan penanganan medis di wilayah Maron,” tambahnya.
Di dalam tas korban berisi uang sekitar Rp 300 ribu. Selain itu korban juga harus mendapatkan sejumlah jahitan penanganan medis akibat tiga goresan sajam di bagian tangan kanannya.
Tindakan Pengamanan dan Penyelidikan
Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku. AKP Mugi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan, terutama di area yang memiliki penerangan minim.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengambil risiko dengan berkendara sendirian di jalan-jalan yang tidak ramai atau minim penerangan. Dengan adanya kejadian ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan diri dan lingkungan sekitar.
Langkah-Langkah Pencegahan
- Pastikan selalu membawa perlengkapan keamanan seperti alat pertolongan darurat dan alat pelindung diri.
- Hindari berkendara sendirian di jalan-jalan yang tidak ramai atau minim penerangan.
- Laporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib secepat mungkin.
- Tingkatkan koordinasi dengan tetangga dan komunitas sekitar untuk saling menjaga keamanan.



















