Kebakaran Hebat Landa Funstation Intan Market Sintang, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar
SINTANG – Sebuah insiden kebakaran yang cukup besar dilaporkan terjadi di pusat perbelanjaan Intan Market, yang berlokasi di Jalan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang, pada Minggu, 25 Januari 2026, sore hari. Peristiwa tragis ini melanda area lantai dua wahana permainan yang dikenal dengan nama Funstation, menimbulkan kerugian material yang signifikan.
Kebakaran ini pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.35 WIB. Api yang diperkirakan berasal dari korsleting listrik dengan cepat menjalar, menciptakan kepanikan di antara pengunjung dan karyawan.
Kronologi Awal dan Upaya Pemadaman
Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kapolsek Sintang Kota, IPTU Heru Woldy, berdasarkan penuturan Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, dugaan kuat penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang terjadi pada salah satu mesin permainan basket. Mesin permainan ini terletak di area Funstation, lantai dua Intan Market.
“Api pertama kali muncul dari mesin permainan basket akibat konsleting listrik, kemudian dengan cepat merambat ke mesin permainan lainnya sehingga api membesar dan meluas,” ujar IPTU Heru Woldy.
Menyadari adanya bahaya, karyawan Funstation segera bertindak cepat. Mereka berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia. Namun, upaya ini ternyata tidak cukup untuk mengendalikan kobaran api yang semakin membesar. Api terus menjalar dengan cepat, melahap seluruh area lantai dua wahana permainan tersebut.
Situasi yang semakin kritis membuat manajemen Intan Market segera mengambil langkah tegas. Pihak pengelola gedung memutuskan untuk menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang guna meminta bantuan lebih lanjut.
Respons Cepat Petugas Pemadam Kebakaran
Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, bersama dengan bantuan dari Busera Sintang, tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.50 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat dan melakukan upaya pemadaman secara intensif.
Proses pemadaman ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan melibatkan sumber daya yang signifikan. Tiga unit mobil tangki air dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang dikerahkan, didukung oleh empat unit mobil tangki air dari Busera Sintang. Kombinasi personel dan peralatan ini bekerja keras untuk menjinakkan si jago merah.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 19.26 WIB. Setelah api padam, tim pemadam kebakaran melanjutkan dengan proses pendinginan area yang terbakar untuk mencegah potensi api kembali menyala. Proses pendinginan ini berlangsung hingga pukul 20.05 WIB.
Dampak Kerugian dan Penyelidikan Lebih Lanjut
Meskipun upaya pemadaman berlangsung dengan sigap dan berhasil mencegah api menjalar ke area lain di Intan Market, insiden ini tidak lepas dari kerugian. Berdasarkan keterangan IPTU Heru Woldy, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa kebakaran ini, yang merupakan kabar baik di tengah musibah tersebut.
Namun, kerusakan yang ditimbulkan pada area lantai dua Funstation dilaporkan cukup parah. Estimasi kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai angka yang fantastis, yaitu sekitar Rp1 miliar. Kerugian ini mencakup kerusakan pada mesin permainan, fasilitas wahana, serta elemen bangunan lainnya di area tersebut.
Selama proses pemadaman berlangsung, personel piket fungsi dari Polres Sintang bersama dengan Polsek Sintang Kota dikerahkan untuk melakukan pengamanan lokasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan area sekitar dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendataan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab pasti kebakaran serta memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif pasca-insiden. Penyelidikan lebih mendalam akan dilakukan untuk menentukan akar permasalahan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

















