Kontingen Indonesia Meroket ke Peringkat Dua Klasemen Medali SEA Games 2025
Thailand – Semangat juang para atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand kian membara. Pada hari Minggu, 14 Desember 2025, kontingen Merah Putih kembali mencatatkan prestasi gemilang, mengukuhkan posisinya di peringkat kedua klasemen perolehan medali sementara. Peningkatan signifikan ini tak lepas dari tambahan 11 medali emas yang berhasil diraih pada hari sebelumnya, Sabtu, 13 Desember 2025, yang menandai hari kelima penyelenggaraan pesta olahraga akbar se-Asia Tenggara ini.
Keberhasilan gemilang ini tersebar di berbagai cabang olahraga, menunjukkan kedalaman talenta dan kerja keras para atlet Indonesia. Sektor bulu tangkis, yang selalu menjadi andalan, kembali membuktikan dominasinya. Pertandingan final tunggal putra hari ini dipastikan akan menyajikan duel sengit antar sesama wakil Indonesia, sebuah bukti supremasi negeri ini di kancah bulu tangkis regional.
Selain bulu tangkis, cabang olahraga tenis juga memberikan kontribusi emas yang berharga. Tim tenis putra dan putri Indonesia berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-1 atas tuan rumah Thailand dalam laga yang digelar di The Lawn Tennis Association of Thailand, Nonthaburi. Kemenangan ini menunjukkan kekompakan dan kemampuan luar biasa dari para atlet tenis Indonesia.
Cabang olahraga menembak juga tak ketinggalan dalam menyumbangkan dua medali emas. Prestasi membanggakan diraih oleh Dewi Laila Mubarokah yang sukses merengkuh emas di nomor 10 meter air rifle putri perorangan. Tak hanya itu, ia juga menjadi bagian dari tim beregu putri yang berhasil meraih emas di nomor yang sama, bersama Dominique Rachmawati Karini dan Yasmin Figlia Achadiat. Di nomor perorangan, Dewi Laila Mubarokah menunjukkan ketangguhannya dengan mengungguli kompatriotnya, Dominique Rachmawati Karini, yang harus puas dengan medali perak.
Panjat tebing, yang telah menjadi sorotan utama berkat prestasi gemilang di Olimpiade Paris 2024, kembali menunjukkan taringnya. Antasyafi Robby Al Hilmi sukses meraih emas di nomor speed putra, sementara Puja Lestari mengamankan emas di nomor speed putri. Disiplin speed memang menjadi “zona nyaman” bagi atlet panjat tebing Indonesia, membuktikan konsistensi mereka di tingkat internasional.
Angkat besi pun tak mau kalah. Luluk Diana Tri Wijayana berhasil mempersembahkan medali emas di kelas 48kg putri, menandai perlombaan pertama di cabang angkat besi SEA Games 2025. Bertanding di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, atlet berusia 20 tahun asal Jawa Timur ini mencatatkan total angkatan 184kg, dengan rincian 84kg dalam snatch dan 100kg dalam clean and jerk. Ia berhasil mengungguli Thanyathon Sukcharoen dari Thailand yang meraih perak dengan total 183kg, dan Nguyen Thi Thu Trang dari Vietnam yang meraih perunggu dengan 181kg.
Bagi Luluk, kemenangan ini menjadi penebusan atas kegagalannya di Kejuaraan Dunia Junior 2025. “Targetnya emas, snatch-nya iya, tapi di clean and jerk-nya gagal total. Pulang dari situ sempat terpuruk beberapa minggu,” ungkap Luluk. Namun, dengan dukungan penuh dari pelatih, ia berhasil bangkit dan meraih hasil terbaik. “Tapi untungnya pelatih selalu ngarahin, alhamdulillah-nya pelatih lebih pengertian dan lebih sabar,” tambahnya.
Kontribusi emas terus mengalir dari cabang olahraga lain seperti karate, taekwondo, judo, dan atletik. Ignatius Joshua Kandou menjadi juara di nomor karate 75kg putra setelah mengalahkan wakil Vietnam. Di taekwondo, Arya Danu Susilo meraih emas di nomor -74kg putra, juga dengan mengalahkan atlet Vietnam. Dharma I Made Sastra menambahkan pundi-pundi emas dari judo di kelas 90kg putra.
Sementara itu, atlet senior legendaris, Maria Natalia Londa, kembali menunjukkan kelasnya di cabang atletik. Ia berhasil meraih emas di nomor triple jump (lompat jangkit) putri dengan lompatan sejauh 13,85 meter. Kemenangan ini terasa istimewa karena ia berhasil mengalahkan andalan tuan rumah, Parinya Chuaimaroeng, yang merupakan juara dalam tiga edisi SEA Games terakhir. Ini merupakan emas ketiga Maria Londa di nomor lompat jangkit SEA Games, menambah koleksinya yang sebelumnya diraih pada tahun 2013 dan 2015. Dengan tambahan emas ini, total tujuh medali emas telah ia kumpulkan sepanjang partisipasinya di SEA Games.
Selain 11 medali emas yang diraih pada hari Sabtu, kontingen Indonesia juga berhasil menambah 14 medali perak dan 11 medali perunggu hingga pembaruan terkini.
Update Klasemen Medali SEA Games 2025 (Hingga Sabtu, 13 Desember 2025, Pukul 21.00 WIB)
Berikut adalah klasemen lengkap perolehan medali SEA Games 2025 hingga Sabtu malam:
| Pos. | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 94 | 59 | 36 | 189 |
| 2 | Indonesia | 31 | 42 | 35 | 108 |
| 3 | Vietnam | 30 | 27 | 53 | 110 |
| 4 | Singapura | 16 | 18 | 25 | 59 |
| 5 | Malaysia | 15 | 14 | 47 | 76 |
| 6 | Filipina | 14 | 23 | 52 | 89 |
| 7 | Myanmar | 2 | 12 | 16 | 30 |
| 8 | Laos | 2 | 3 | 13 | 18 |
| 9 | Brunei | 0 | 1 | 4 | 5 |
| 10 | Timor Leste | 0 | 0 | 2 | 2 |




















