No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Komisi I Minta RI Dorong PBB Tuntut Israel Bertanggung Jawab

Hendra by Hendra
10 April 2026 - 23:37
in Internasional
0

Dukungan DPR RI Terhadap Investigasi Kematian Prajurit TNI di Lebanon

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi menyeluruh atas kematian tiga prajurit TNI di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong PBB agar meminta pertanggungjawaban Israel atas insiden tersebut.

“PBB harus bertanggung jawab, termasuk dengan mendesak Israel tanggung jawab atas perbuatan mereka yang membuat 3 prajurit Indonesia gugur. Pemerintah perlu mendorong PBB untuk tegas,” kata Sukamta, Selasa (7/4).

Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Mereka adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Jenazah ketiganya telah dilepas oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (4/4) untuk dimakamkan. Presiden menyampaikan kecaman keras atas serangan yang terjadi di Lebanon, di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah yang turut menyeret pasukan perdamaian sebagai korban.

Peristiwa Gugurnya Prajurit TNI Bukan Sekadar Insiden Keamanan Biasa

Menanggapi itu, Sukamta menilai peristiwa gugurnya prajurit TNI yang tengah menjalankan mandat perdamaian PBB tidak bisa dipandang sebagai sekadar insiden keamanan biasa di wilayah konflik. Menurutnya, hal ini merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan kredibilitas perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian dunia.

“Termasuk tanggung jawab sistemik komunitas global dalam menjamin keselamatan pasukan yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tuturnya.

Sukamta menegaskan bahwa Komisi I DPR akan mengawal langkah pemerintah dalam mendorong investigasi menyeluruh melalui mekanisme PBB, agar menghasilkan kejelasan fakta dan tidak berhenti pada pernyataan diplomatik semata. Selain itu, serangan terhadap pasukan perdamaian kembali terjadi dan mengakibatkan tiga prajurit TNI mengalami luka, dua di antaranya dalam kondisi parah.

Baca Juga  Negosiasi Iran-AS Macet, Pengamat Kritik Ketidakseimbangan Tim Delegasi

“Insiden yang terus berulang ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita juga meminta TNI dan Pemerintah memastikan keselamatan prajurit yang terluka,” ungkap Sukamta.

Posisi Indonesia dalam Kasus Ini Sangat Strategis

Menurutnya, posisi Indonesia dalam kasus ini sangat strategis. Indonesia tidak hanya menjadi negara yang kehilangan personel, tetapi juga termasuk salah satu kontributor terbesar dalam misi pasukan perdamaian dunia.

“Artinya, insiden ini menyangkut dua lapis kepentingan sekaligus, yakni terkait perlindungan terhadap prajurit nasional dan konsistensi tata kelola keamanan internasional bagi seluruh misi penjaga perdamaian,” sebut Legislator dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

“Jika investigasi tidak menghasilkan akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan, maka preseden yang terbentuk akan melemahkan posisi pasukan perdamaian di berbagai wilayah konflik ke depan,” imbuh Sukamta.

Evaluasi Kepatuhan Pihak yang Terlibat dalam Konflik

Komisi I DPR menilai, dorongan terhadap investigasi tidak boleh hanya berfokus pada penyebab teknis kematian, tetapi harus mencakup evaluasi terhadap kepatuhan seluruh pihak yang terlibat konflik terhadap prinsip perlindungan pasukan PBB sebagaimana diatur dalam hukum humaniter internasional.

“Dalam konteks meningkatnya intensitas operasi militer di Lebanon selatan, kehadiran personel UNIFIL seharusnya berada dalam perimeter perlindungan yang diakui semua pihak,” ujarnya.

Sukamta menambahkan, ketika pasukan penjaga perdamaian justru berulang kali menjadi korban, maka yang dipertaruhkan bukan hanya aspek keamanan di lapangan, tetapi juga efektivitas mandat internasional itu sendiri.

Diplomasi Indonesia Harus Lebih Konkret

Politikus PKS ini menilai diplomasi Indonesia tidak cukup hanya berhenti pada kecaman, melainkan harus mendorong perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian menjadi agenda konkret dalam pembahasan lanjutan mandat keamanan di Lebanon.

Meski demikian, Sukamta menegaskan bahwa evaluasi tidak berarti menarik pasukan Indonesia dari misi perdamaian dunia, mengingat hal tersebut merupakan amanat konstitusi.

Baca Juga  Ukraine Ceasefire Talks Stall: No Breakthrough Despite 'Constructive' Dialogue

“Penting juga adanya evaluasi internal terhadap sistem perlindungan personel Indonesia di wilayah konflik aktif. Bukan dalam arti mengurangi komitmen Indonesia terhadap misi perdamaian dunia,” ungkapnya.

“Evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa setiap penugasan memiliki pembaruan mitigasi risiko yang sesuai dengan eskalasi lapangan,” tambah Sukamta.

Penyesuaian Prosedur Keamanan Jadi Perhatian Serius

Ia melihat kondisi di Lebanon saat ini menunjukkan batas antara zona aman dan zona berbahaya semakin kabur, sehingga penyesuaian prosedur keamanan harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah dan TNI.

“Artinya memastikan agar prajurit Indonesia yang bertugas sebagai penjaga perdamaian mendapat jaminan keamanan dan keselamatan secara maksimal,” sebutnya.

Sukamta juga menyampaikan bahwa Komisi I DPR akan meminta penjelasan dari Pemerintah terkait perkembangan investigasi, langkah diplomasi berikutnya, serta evaluasi perlindungan prajurit Indonesia dalam misi internasional.

“Bagi Komisi I DPR, yang harus dijaga bukan hanya penghormatan terhadap pengabdian prajurit yang gugur, tetapi juga kepastian bahwa negara hadir secara penuh dalam memastikan setiap pengorbanan personel Indonesia di forum internasional memperoleh respons yang setara dengan nilai tanggung jawab yang mereka emban,” tutup Sukamta.

Tags: bertanggungdoronginternasionalisraelkomisituntut
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Tiongkok Ingatkan Kesepakatan Keamanan AS-RI Tidak Akan Merugikan Negara Lain
Internasional

Tiongkok Ingatkan Kesepakatan Keamanan AS-RI Tidak Akan Merugikan Negara Lain

18 April 2026 - 22:10
Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban
Internasional

Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban

18 April 2026 - 15:29
Fakta-fakta Gagalnya Negosiasi AS-Iran
Internasional

Fakta-fakta Gagalnya Negosiasi AS-Iran

18 April 2026 - 13:22
Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur
Internasional

Rekaman Iran Peringatkan Kapal AS di Selat Hormuz, Washington Tegaskan Tidak Mundur

18 April 2026 - 11:32
Harga minyak tembus USD 100 pasca gagalnya negosiasi AS-Iran
Internasional

Harga minyak tembus USD 100 pasca gagalnya negosiasi AS-Iran

18 April 2026 - 10:56
Senat AS Gagal Putuskan Perang Iran Kali Keempat
Internasional

Senat AS Gagal Putuskan Perang Iran Kali Keempat

17 April 2026 - 13:42
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 01:35

Pilihan Redaksi

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.