Korban Longsor Bantargebang: Data Terbaru

Diposting pada

Tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian korban di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Bencana longsor sampah yang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026, telah menimbulkan dampak serius, menimbun sejumlah truk sampah dan fasilitas di sekitarnya. Hingga Minggu malam, upaya evakuasi telah berhasil menemukan empat jenazah.

Situasi Darurat di TPST Bantargebang

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi bahwa longsor di TPST Bantargebang menyebabkan banyak truk sampah dan warung di lokasi kejadian tertimbun. “Masih banyak truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi. Untuk sementara, sedang kami data jumlah korbannya,” ujar Desiana pada Ahad, 8 Maret 2026. Situasi ini menunjukkan skala bencana yang cukup besar dan membutuhkan penanganan segera serta data korban yang akurat.

Penanganan dan Investigasi Penyebab

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menyatakan bahwa pihaknya tengah berupaya keras untuk menangani tumpukan sampah yang longsor. Namun, ia belum dapat memastikan penyebab pasti dari insiden ini. “Kami belum rapat informasi secara detail dan saat ini masih sedang kami tangani,” tuturnya. Penyelidikan mendalam mengenai faktor-faktor yang memicu longsoran sampah ini akan menjadi prioritas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Identifikasi Korban dan Korban Selamat

Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Kusumo Wahyu Bintoro, merinci identitas empat korban yang telah teridentifikasi. Keempat korban meninggal dunia tersebut adalah:

  • S, usia 60 tahun, seorang pedagang kopi.
  • EW, usia 26 tahun, seorang pemulung.
  • DS, usia 22 tahun, seorang sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.
  • IS, usia 40 tahun, yang juga berprofesi sebagai sopir truk.

Selain korban meninggal dunia, terdapat dua sopir truk yang dilaporkan selamat dari kejadian ini, yaitu J dan R.

Detail Kejadian dan Perkiraan Korban

Longsor terjadi di kawasan TPST DKI Jakarta Zona 4C, yang berlokasi di RT 004, RW 004, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang. Tumpukan sampah yang longsor tidak hanya menimpa truk dan warung, tetapi juga menutup akses jalan di area TPST.

Pihak kepolisian menduga bahwa masih ada korban lain yang tertimbun di bawah reruntuhan sampah. Berdasarkan data sementara yang dikumpulkan, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang. Perkiraan ini mencakup lima orang sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung di area tersebut. Upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan untuk menemukan korban yang belum teridentifikasi.

Data Korban Longsor TPST Bantargebang

Berikut adalah data korban yang berhasil dihimpun terkait insiden longsor di TPST Bantargebang:

Korban Selamat

  1. Setiabudi
  2. Johan

Korban Meninggal Dunia

  1. Enda Widayanti
  2. Sumine
  3. Dedi Sutrisno
  4. Irwan Suprihatin

Proses identifikasi dan penanganan korban masih terus berlangsung. Pihak berwenang berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan upaya pencarian dan penyelidikan.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan