Peristiwa Pencurian di Wilayah Perbatasan Lumajang-Probolinggo
Seorang kurir pengantar paket mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah mengantarkan paket di wilayah perbatasan Lumajang dan Probolinggo. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika sepeda motor yang digunakan oleh korban dirampas oleh dua orang pelaku.
Kronologi Kejadian
Awalnya, korban bernama Lukman Hakim berangkat dari lokasi awal menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah putih untuk mengantarkan paket kepada konsumen di Dusun Krajan, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia kembali melintasi jalan yang sama menuju lokasi pelanggan berikutnya.
Sesampainya di simpang empat selatan perbatasan Lumajang-Probolinggo, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam mendekati korban. Mereka menabrak box tempat paket yang dibawa oleh korban. Akibatnya, kendaraan korban berhenti di tempat kejadian.
Salah satu pelaku turun dari kendaraannya sambil memegang sesuatu di pinggangnya. Pelaku kemudian bertanya kepada korban dengan menggunakan bahasa Madura, “kakeh oreng dimah?” (Kamu orang mana) dengan nada keras. Saat itu, pelaku tampak memegang benda yang diduga merupakan senjata tajam.
Korban merasa takut dan langsung melarikan diri meninggalkan kendaraannya untuk mencari pertolongan. Sementara itu, pelaku membawa kabur sepeda motor korban ke arah utara (Probolinggo).
Kerugian dan Penyelidikan
Menurut informasi yang diperoleh, kerugian yang dialami oleh korban diperkirakan mencapai kisaran Rp 20 juta. Namun, belum diketahui apakah jumlah tersebut hanya menghitung kerugian dari hilangnya kendaraan atau juga termasuk box paket yang dibawa.
Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Sayangnya, di lokasi kejadian tidak ditemukan kamera CCTV, sehingga memperbesar kesulitan dalam mencari petunjuk pelaku begal.
- Tim Polsek Ranuyoso bersama Resmob Polres Lumajang sedang mendalami permasalahan ini.
- Menurut Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, kasus begal di daerah perbatasan Lumajang-Probolinggo baru kali ini terjadi. Sebelumnya, kejahatan serupa lebih sering terjadi di wilayah Probolinggo, khususnya di area Tegalbangsri.
Tindakan yang Dilakukan
Polisi telah mengambil langkah-langkah untuk menginvestigasi kejadian ini. Mereka berharap bisa menemukan petunjuk dari masyarakat setempat atau saksi mata yang melihat kejadian tersebut. Selain itu, polisi juga akan memeriksa kondisi lingkungan sekitar TKP untuk mencari kemungkinan alat bukti lain.
Meskipun kasus ini masih dalam penyelidikan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala kecurigaan yang mereka temui. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.



















