Persita Tangerang Takluk dari Persib Bandung, Respons Mengejutkan dari Pendukung dan Pujian untuk Perjuangan Tim
Pertandingan antara Persib Bandung dan Persita Tangerang yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 22 Februari 2026, berakhir dengan kemenangan tipis bagi tim tuan rumah, Persib Bandung. Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut dicetak oleh striker Persib Bandung asal Prancis, Andrew Jung, pada menit ke-50. Kekalahan ini terasa pahit bagi Persita Tangerang, yang tidak hanya harus menerima hasil akhir yang kurang memuaskan, tetapi juga harus kehilangan salah satu pemain kuncinya di menit-menit akhir pertandingan.
Pada menit ke-90+9, kiper Persita Tangerang, Igor Rodriguez, terpaksa diganjar kartu merah oleh wasit. Keputusan ini diambil setelah Rodriguez melakukan pelanggaran profesional terhadap Beckham Putra, yang berpotensi mencetak gol kedua bagi Persib Bandung. Situasi menjadi semakin rumit bagi Persita Tangerang karena jatah pergantian pemain mereka sudah habis. Akibatnya, striker Persita Tangerang, Hokky Caraka, harus diposisikan sebagai penjaga gawang untuk menggantikan Rodriguez.
Meskipun harus menelan kekalahan, respons yang muncul dari para pendukung Persita Tangerang, yang akrab disapa LA Viola, justru mencuri perhatian. Mayoritas dari mereka menunjukkan apresiasi terhadap performa tim di lapangan. Alih-alih meluapkan kekecewaan, banyak yang justru memuji perjuangan keras para pemain dan menganggap kepemimpinan wasit sebagai faktor yang merugikan tim mereka.
Beberapa komentar dari LA Viola menunjukkan semangat sportifitas dan dukungan yang kuat:
* “Digembosii wkwkwkw tetap tegakan kepala KAR,” tulis @capitale1953.
* “Kalian kalah dengan terhormat kar,” tulis @telukdragon.53.
* “gapapa, km udah keren kar!” tulis @ftr.qrh_.
* “nice game, emg belum rezeki, pertahanannya mantap udah kek tembok cina (emoji ungu),” tulis @nkyymira.
* “Persita kalah dengan hormat,” tulis @lemaahhh.
Tak hanya dari internal pendukung Persita, para Bobotoh, sebutan untuk suporter Persib Bandung, juga turut memberikan tanggapan hangat melalui unggahan hasil akhir pertandingan di akun Instagram Persita Tangerang. Alih-alih melakukan psywar, Bobotoh justru menunjukkan sikap persaudaraan dan ucapan terima kasih.
Beberapa komentar positif dari Bobotoh antara lain:
* “hatur nuhun kar, sampai jumpa di musim berikutnya,” tulis @fhakiki12.
* “Bawa adem aja rang (emoji biru dan ungu),” tulis @jacknailrs.
* “Sampai jumpa di musim depan dulur Tangerang,” tulis @bobotohconnection.
* “Nuhun kar,,,,hampura bisi loba kasalahan d bandung,” tulis @kaivan_sugema.
* “Bangkit dulur di next game (emoji hati biru dan ungu),” tulis @ayaalvikri.
* “Nuhun pendekar GG kiper cok igorrr,” tulis @farhan1927_ (komentar ini mungkin mengacu pada momen kartu merah Igor).
Tentu saja, evaluasi mendalam akan dilakukan oleh pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, pasca kekalahan ini. Pertanyaan besar yang tersisa adalah langkah strategis apa yang akan diambil tim untuk menghadapi sisa musim.
Jalannya Pertandingan: Babak Demi Babak
Pertandingan antara Persib Bandung dan Persita Tangerang berlangsung cukup ketat sejak awal.
Babak Pertama
Babak pertama dimulai dengan tempo yang cukup tinggi. Persib Bandung nyaris membuka keunggulan pada menit ke-5, namun upaya mereka belum membuahkan hasil. Persita Tangerang pun tak tinggal diam. Pada menit ke-7, Nur Hardianto menciptakan peluang berbahaya melalui pergerakan di lini belakang Persib, namun tendangannya berhasil diamankan oleh kiper Persib, Teja Paku Alam.
Berguinho dari Persib menunjukkan ancaman pada menit ke-10 dengan umpan cut back mematikan ke kotak penalti Persita, namun tidak ada rekan setimnya yang mampu menyambut. Adam Alis mencoba peruntungan dengan tendangan keras dari jarak jauh pada menit ke-12, yang berhasil ditepis oleh Igor Rodrigues. Saddil Ramdani juga memberikan tekanan pada menit ke-15 melalui umpan lambung yang membahayakan pertahanan Persita, namun digagalkan oleh Mario Jardel.
Persita Tangerang memiliki kesempatan melalui Rayco pada menit ke-16 dengan tendangan keras dari area pertahanan Persib, namun kembali Teja Paku Alam sigap menahan bola. Momentum Persib Bandung untuk mencetak gol sempat muncul pada menit ke-26, namun strategi bertahan rapat Persita di kotak penalti berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Persita kembali mendapat peluang pada menit ke-35 melalui Pablo Ganet yang menerima umpan lambung dari Rayco. Sayangnya, pergerakannya diganggu oleh Luciano Guaycochea sehingga tendangannya gagal membuahkan gol. Luciano Guaycochea sendiri mencoba inisiatif dengan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-39, namun diblok oleh bek Persita, menghasilkan tendangan sudut. Pablo Ganet kembali mendapat peluang emas dari tendangan bebas pada menit ke-41, namun kembali digagalkan oleh Teja Paku Alam.
Menjelang akhir babak pertama, pada menit ke-45, Andrew Jung memiliki peluang emas di dalam kotak penalti Persita setelah menerima umpan terobosan dari Saddil Ramdani. Sayangnya, tendangannya terlalu pelan dan berhasil ditangkap dengan baik oleh Igor Rodrigues.
Babak Kedua
Babak kedua dimulai dengan peluang emas bagi Persib Bandung pada menit ke-46. Berguinho berhasil mengirim umpan ke Kakang Rudianto yang berdiri bebas di kotak penalti Persita, memanfaatkan kesalahan lini belakang tim tamu. Namun, Kakang Rudianto terlalu lama mengontrol bola sehingga peluang tersebut berhasil dipatahkan pemain belakang Persita.
Persib Bandung akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-50. Andrew Jung mencatatkan namanya di papan skor melalui tandukan memanfaatkan umpan lambung Luciano Guaycochea dari skema tendangan sudut.
Setelah gol tersebut, pertandingan tetap berjalan sengit. Eliano Reijnders mencoba peruntungannya dengan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-60, yang berhasil ditangkap oleh Igor Rodrigues. Berguinho kembali memberikan ancaman pada menit ke-65 dan ke-70 dengan umpan lambung dan tendangan ke gawang Persita, namun keduanya berhasil diamankan oleh Igor Rodrigues.
Beckham Putra sempat melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-71 setelah memanfaatkan bola muntah, namun tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persita. Sergio Castel memiliki peluang emas melalui sundulan pada menit ke-78, memanfaatkan umpan lambung Luciano Guaycochea dari tendangan sudut, namun tandukannya juga melambung tipis di atas gawang.
Pada menit ke-85, Beckham Putra hampir menciptakan peluang emas di dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan, namun bola terlepas dari kakinya sehingga peluang tersebut digagalkan pemain belakang Persita. Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke-88, Igor Rodrigues melakukan aksi berani dengan maju ke kotak penalti Persib saat rekannya mendapat peluang dari tendangan sudut. Namun, aksinya ini justru berujung fatal.
Momen krusial terjadi di menit akhir tambahan waktu babak kedua. Saat Persita tengah berupaya keluar dari tekanan, Igor Rodrigues melakukan pelanggaran terhadap Beckham Putra yang berpotensi mencetak gol kedua bagi Persib. Wasit, setelah mengecek VAR atas protes Rodriguez yang merasa tidak bersalah, tetap pada keputusannya dan memberikan kartu merah kepada kiper Persita tersebut. Situasi ini memicu tensi panas di lapangan, bahkan pelatih Persib, Bojan Hodak, sempat mendapat kartu kuning karena protesnya terhadap waktu pertandingan yang sudah berakhir.
Susunan Pemain Kedua Tim
Persib Bandung:
Starter: Teja Paku Alam, Eliano Reijnders, Federico Barba, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Adam Alis, Frans Putros, Luciano Guaycochea, Andrew Jung, Berguinho, dan Saddil Ramdani.
Cadangan: I Made Wirawan, Achmad Jufriyanto, Fitrah Maulana, Robi Darwis, Nazriel Alfaro Syahdan, Ramon Tanque, Uilliam Barros, Dion Markx, Sergio Castel, Beckham Putra, dan Alfeandra Dewangga.
Pelatih: Bojan Hodak
Persita Tangerang:
Starter: Igor Rodrigues, Javlon Guseynov, Mario Jardel, Muhammad Toha (C), Tamirlan Kozubaev, Eber Bessa, Pablo Ganet, Ramon Bueno, Nur Hardianto, Hokky Caraka, dan Rayco Rodriguez Medina.
Cadangan: Kurniawan Kartika Ajie, Aep Nursofyan, Adriano Saputra, Ahmad Fahd, Rafi Pamungkas, Zulfan Djiaulhaq Mukti, Andrejic Aleksa, Matheus Alves, Charisma Fathoni, dan Esal Sahrul Muhrom.
Pelatih: Carlos Pena




