Duel Sengit Tanpa Gol di Liga 4 Papua Barat Daya: Persisos dan Putra Doom FC Berbagi Poin
Stadion Bawela, Kota Sorong, menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Persisos Sorong Selatan dan Putra Doom FC dalam lanjutan Kompetisi Liga 4 Papua Barat Daya musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar pada Selasa, 24 Maret 2026, ini memperlihatkan kedua tim saling jual beli serangan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata alias imbang tanpa gol tetap bertahan.
Sejak menit-menit awal pertandingan, tensi tinggi langsung terasa. Julukan “Laskar 1001 Sungai” untuk Persisos dan “Badai Kepulauan” untuk Putra Doom FC seolah menggambarkan semangat juang yang membara di lapangan hijau. Kedua kesebelasan menampilkan permainan agresif, berupaya membuka keunggulan lebih dulu.
Peluang Emas yang Terbuang Sia-sia
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi, di mana kedua tim saling melancarkan serangan berbahaya. Salah satu momen krusial yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan datang dari kubu Putra Doom FC. Mereka mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan penalti. Namun, dewi fortuna sepertinya belum berpihak pada “Badai Kepulauan” kali ini. Tendangan dari titik putih tersebut berhasil digagalkan dengan gemilang oleh sang penjaga gawang Persisos, sehingga skor imbang 0-0 tetap bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan justru semakin meningkat. Kedua tim tampaknya semakin bertekad untuk mencetak gol dan meraih kemenangan. Serangan demi serangan dilancarkan, namun sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang dan efektif dari para pemain kedua tim menjadi kendala utama. Berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol, membuat papan skor tidak mengalami perubahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Evaluasi Pelatih Pasca-Pertandingan
Meskipun belum berhasil meraih kemenangan, Pelatih Persisos Sorong Selatan, Frijhon Tulalessy, tetap memberikan apresiasi atas perjuangan keras yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Ia mengakui bahwa ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, terutama terkait dengan ketenangan para pemain dalam mengambil keputusan di area pertahanan lawan.
“Hasil imbang ini kami anggap sebagai modal yang positif. Saya sangat percaya bahwa ke depannya para pemain akan mampu tampil lebih baik lagi dan menunjukkan performa yang lebih optimal,” ujar Frijhon Tulalessy, penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa fokus latihan selanjutnya akan diarahkan untuk meningkatkan ketajaman lini serang dan kedewasaan bermain para pemainnya.
Di sisi lain, Pelatih Putra Doom FC, Dedy Darome, menyambut baik raihan poin perdana ini, terutama setelah sebelumnya timnya harus menelan kekalahan. Ia mengakui bahwa keberuntungan belum sepenuhnya berpihak kepada timnya, khususnya pada momen krusial tendangan penalti yang gagal dikonversi menjadi gol.
“Dewi fortuna memang belum berpihak pada kami, terutama ketika tendangan penalti kami gagal. Namun, peluang untuk lolos masih sangat terbuka lebar karena masih ada dua pertandingan sisa di fase grup,” tegas Dedy Darome. Ia optimis bahwa timnya akan bangkit di laga-laga berikutnya dan mampu meraih hasil yang lebih baik.
Man of the Match dan Wasit Pertandingan
Penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh bek sekaligus kapten Persisos, Omega Mututi, tidak luput dari perhatian. Berkat solidnya performanya dalam menjaga lini pertahanan timnya dari gempuran serangan lawan, Omega Mututi dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut atau Man of the Match. Kontribusinya sangat krusial dalam menjaga gawang Persisos tetap steril.
Pertandingan yang penuh tensi ini dipimpin oleh wasit Daud Kebire yang berasal dari Kabupaten Sorong. Ia bertugas untuk memastikan jalannya pertandingan berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Meskipun hanya berakhir dengan skor imbang, duel antara Persisos Sorong Selatan dan Putra Doom FC ini memberikan gambaran tentang kualitas kompetisi di Liga 4 Papua Barat Daya. Kedua tim menunjukkan semangat juang yang tinggi dan potensi untuk berkembang di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Para penggemar sepak bola di Papua Barat Daya tentunya akan menantikan aksi-aksi menarik dari kedua tim ini di sisa kompetisi.



















