JAKARTA – Perusahaan ritel gaya hidup PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang positif, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih. Kenaikan ini didorong oleh peluncuran iPhone 17 pada kuartal IV/2025.
VP Investor Relations, Corporate Communications, dan Sustainability MAP Group, Ratih D. Gianda menyampaikan bahwa perseroan mencatat pertumbuhan di seluruh lini bisnis. Hal ini didorong oleh permintaan pelanggan yang tetap kuat sepanjang tahun.
Capaian tersebut juga merupakan hasil dari eksekusi strategi yang disiplin di seluruh lini bisnis. “Permintaan pelanggan tetap kuat sepanjang tahun dan semakin meningkat pada kuartal keempat, terutama setelah peluncuran iPhone 17 pada pertengahan Oktober. Momentum ini berlanjut hingga periode libur akhir tahun,” ujarnya melalui keterangan resmi.
Selama tahun 2025, MAPI berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp43,1 triliun atau tumbuh 13,9% secara tahunan. Sejalan dengan itu, laba kotor mencapai Rp18,0 triliun, sedangkan laba usaha meningkat 15,6% menjadi Rp4 triliun.
Dari sisi profitabilitas, EBITDA tercatat sebesar Rp7,3 triliun dan laba bersih melonjak 26,6% menjadi Rp2,7 triliun.
Kinerja positif juga terlihat pada kuartal IV/2025. MAPI mencatat pendapatan bersih sebesar Rp13,0 triliun, tumbuh 27,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba kotor mencapai Rp5,3 triliun, sedangkan laba usaha naik signifikan 41,7% menjadi Rp1,5 triliun. EBITDA tercatat Rp2,4 triliun, dengan laba bersih kuartalan melonjak 92,2% menjadi Rp1,0 triliun.
Mitra Adiperkasa Tbk. – TradingView
Di sisi operasional, MAP terus memperkuat fondasi bisnis melalui berbagai inisiatif strategis, seperti optimalisasi manajemen persediaan dan penyempurnaan proses backend guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas.
Selain itu, perseroan juga aktif memperluas portofolio brand dengan menghadirkan sejumlah merek global, antara lain Gianvito Rossi, Abercrombie & Fitch, Omorovicza, dan Atelier Rebul.
Ke depan, MAP akan fokus mengoptimalkan sinergi antarsegmen bisnis dengan memperkuat hubungan antara brand dan pelanggan, serta melakukan ekspansi secara selektif.
“Pada saat yang sama, kami tetap berkomitmen meningkatkan efisiensi operasional sebagai fondasi bisnis yang lebih tangguh dan siap menghadapi ketidakpastian makroekonomi ke depan,” imbuhnya.
Strategi dan Inovasi yang Mendukung Pertumbuhan
Berikut beberapa strategi dan inovasi yang dilakukan oleh MAPI dalam mendukung pertumbuhan bisnis:
Optimalisasi Manajemen Persediaan
Perseroan terus memperbaiki sistem pengelolaan persediaan untuk memastikan ketersediaan produk sesuai dengan permintaan pasar. Ini membantu mengurangi risiko kelebihan stok dan meningkatkan efisiensi operasional.Penyempurnaan Proses Backend
Peningkatan proses backend memungkinkan perusahaan untuk lebih cepat merespons perubahan pasar dan meningkatkan layanan pelanggan. Hal ini juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan pengurangan biaya operasional.Ekspansi Portofolio Brand
Dengan memperluas portofolio merek, MAPI mampu menjangkau lebih banyak konsumen dan memperkuat posisi pasar. Beberapa merek global yang telah hadir antara lain Gianvito Rossi, Abercrombie & Fitch, Omorovicza, dan Atelier Rebul.
Tantangan dan Prospek Masa Depan
Meskipun kinerja keuangan positif, MAPI tetap waspada terhadap tantangan yang mungkin muncul. Tantangan-tantangan tersebut termasuk fluktuasi harga bahan baku, perubahan perilaku konsumen, dan ketidakpastian ekonomi makro.
Untuk menghadapi hal ini, MAPI berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Selain itu, perusahaan juga akan terus melakukan inovasi dan adaptasi terhadap tren pasar yang terus berkembang.
Dengan strategi yang disiplin dan komitmen terhadap inovasi, MAPI yakin dapat menjaga pertumbuhan jangka panjang dan tetap menjadi pemain utama di industri ritel gaya hidup.




