Lonjakan Arus Kendaraan di Jalan Layang MBZ Jelang Imlek 2026: Antisipasi Perjalanan Ribuan Kendaraan
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat adanya peningkatan signifikan pada arus lalu lintas di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ). Fenomena ini menunjukkan geliat aktivitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan untuk merayakan hari besar tersebut.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, menyampaikan bahwa pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta mulai terdeteksi meningkat sejak tiga hari sebelum Hari Raya Imlek, yang jatuh pada tanggal 17 Februari 2026. Peningkatan ini menjadi indikator awal dari mobilitas tinggi yang diperkirakan akan terus berlangsung.
Analisis Volume Kendaraan Keluar Jakarta
Pada H-3 libur Imlek, tercatat sebanyak 44.918 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ. Angka ini menunjukkan lonjakan yang cukup drastis, yaitu sebesar 46,77%, jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada kondisi normal yang biasanya hanya mencapai 30.604 kendaraan.
“Sebanyak 44.918 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ pada H-3 libur Imlek, meningkat 46,77% dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebanyak 30.604 kendaraan,” jelas Desti dalam keterangan resminya pada Senin, 16 Februari 2026.
Lebih lanjut, Desti menambahkan bahwa intensitas kendaraan tertinggi terpantau pada periode malam hari. Kenaikan volume pada waktu tersebut bahkan mencapai 52,76% dibandingkan dengan rata-rata harian biasa. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat yang memilih untuk melakukan perjalanan di malam hari, kemungkinan untuk menghindari kepadatan lalu lintas di siang hari atau untuk memanfaatkan waktu libur.
Arus Kendaraan Menuju Jakarta
Sementara itu, pergerakan kendaraan yang menuju arah Jakarta juga mengalami kenaikan, meskipun tidak setinggi arus keluar. Tercatat sebanyak 31.655 kendaraan memasuki Jakarta, yang berarti tumbuh sebesar 12,96% dari volume normal yang biasanya sebanyak 28.022 kendaraan. Kenaikan arus masuk ini kemungkinan berasal dari masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah melakukan perjalanan mudik atau kunjungan ke luar kota sebelum libur Imlek dimulai.
“Peningkatan volume kendaraan pada H-3 libur Imlek ini menandakan mulai meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat menjelang hari raya. Secara umum, kondisi lalu lintas di Jalan Layang MBZ tetap terpantau lancar dan terkendali dengan dukungan pemantauan lalu lintas secara berkala serta kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan,” tambah Desti.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan seluruh pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ, PT JJC terus mengingatkan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama. Pengguna jalan diimbau untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan.
Selain itu, beberapa imbauan penting lainnya yang disampaikan oleh PT JJC meliputi:
- Kesiapan Kendaraan: Pengguna jalan diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Hal ini mencakup pemeriksaan rem, ban, lampu, dan komponen penting lainnya. Kendaraan yang tidak dalam kondisi baik dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
- Kecukupan Energi dan Bahan Bakar: Penting untuk memastikan kecukupan daya listrik (untuk kendaraan listrik) dan bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki jalan tol. Stasiun pengisian bahan bakar di jalan tol mungkin memiliki antrean panjang saat puncak arus mudik, sehingga persiapan dari awal sangat krusial.
- Antisipasi Perubahan Cuaca: Pengguna jalan diimbau untuk selalu mengantisipasi potensi perubahan cuaca yang mungkin terjadi, terutama memasuki musim penghujan. Hujan deras dapat memengaruhi jarak pandang pengemudi dan kondisi permukaan jalan, menjadikannya lebih licin. Berkendara dengan kecepatan yang disesuaikan dan meningkatkan kewaspadaan saat kondisi cuaca buruk sangatlah penting.
- Kondisi Pengemudi: Pastikan pengemudi dalam kondisi fisik yang fit dan tidak mengantuk. Istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan adalah kunci untuk menjaga konsentrasi dan refleks saat berkendara.
Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap imbauan keselamatan, diharapkan seluruh perjalanan masyarakat menjelang dan selama perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. PT JJC berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan operasional Jalan Layang MBZ berjalan optimal demi kenyamanan pengguna jalan.



















