Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Masih Ditutup Akibat Proyek Konstruksi
Jakarta Selatan – Akses utama di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang menuju Depok, Jawa Barat, dilaporkan masih mengalami penutupan pada Selasa (2/6/2026) pagi. Penutupan ini merupakan imbas dari kelanjutan proyek konstruksi yang sedang berlangsung di area tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan di sekitar lokasi proyek, menyebabkan perubahan signifikan pada pola perjalanan para pengendara.
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa spanduk pemberitahuan mengenai penutupan jalan telah terpasang secara jelas mulai dari kawasan depan Universitas Indonesia Maju. Pengendara yang sebelumnya terbiasa melintasi area ini kini dihadapkan pada situasi yang berbeda. Akses utama yang melewati area SMAN 38 Jakarta tidak lagi dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Hal ini mengharuskan mobil yang datang dari arah Jakarta menuju Depok untuk melakukan manuver pengalihan.
Para pengendara mobil diarahkan untuk berbelok dan menggunakan jalur alternatif. Jalur ini terbentang melalui percabangan jalan yang terletak persis di samping rel kereta api. Pengalihan ini dirancang untuk meminimalkan kemacetan yang lebih parah di titik penutupan.
Namun, bagi pengendara sepeda motor, situasi sedikit berbeda. Mereka masih diperbolehkan untuk melintas melalui sisi kiri jalan. Pembatasan yang ada di sisi ini hanya berupa kerucut lalu lintas, memberikan sedikit kelonggaran dibandingkan kendaraan roda empat.
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Untuk memandu pengendara, papan informasi yang menjelaskan mengenai rekayasa lalu lintas telah dipasang di berbagai titik strategis. Salah satu pemasangan papan informasi terlihat di perlintasan dekat Jalan Gardu. Papan tersebut memberikan instruksi yang jelas bagi para pengendara.
Kendaraan roda empat secara spesifik diminta untuk memutar arah dan mencari rute lain. Sementara itu, sepeda motor masih dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Gardu. Terdapat pula petunjuk tertulis pada papan putih yang dipasang di depan Hotel Kartika One, yang mengarahkan tujuan seperti “Depok, Klapa 2, belok kiri masuk gang.”
Akibat dari rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan ini, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi proyek terkadang terlihat tidak beraturan. Hal ini wajar terjadi mengingat banyaknya kendaraan yang harus beradaptasi dengan jalur baru. Sepeda motor dari berbagai arah terlihat bergantian memasuki Jalan Gardu, berusaha untuk menghindari titik penutupan jalan utama dan mencari jalan terdekat menuju tujuan mereka.
Beberapa pengendara motor bahkan masih dapat melintas hingga mendekati area proyek sebelum akhirnya diarahkan untuk masuk ke Gang Empang. Gang ini menjadi salah satu jalur alternatif yang paling sering digunakan oleh para pengendara motor untuk menghindari kemacetan di titik utama.
Proyek Konstruksi Masih Berlangsung
Di sisi lain, area jalan yang sebelumnya mengalami pengerjaan dan telah dicor serta diaspal kembali, masih dalam tahap penutupan. Penutupan ini dilakukan dengan menggunakan pembatas berupa kain putih. Hingga Selasa pagi, aktivitas pekerjaan di sisi kiri dan kanan jalan masih terlihat berlangsung secara intensif.
Oleh karena itu, akses Jalan Raya Lenteng Agung yang mengarah ke Depok belum dapat dibuka sepenuhnya untuk lalu lintas kendaraan. Para pekerja proyek terus berupaya menyelesaikan tahapan konstruksi yang tersisa. Durasi pasti kapan jalan akan kembali normal beroperasi masih belum dapat dipastikan, namun diharapkan prosesnya dapat dipercepat.
Para pengguna jalan dihimbau untuk bersabar dan mengikuti petunjuk rekayasa lalu lintas yang ada. Selain itu, disarankan untuk mencari rute alternatif lain jika memungkinkan untuk menghindari penundaan waktu perjalanan yang signifikan. Informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan proyek konstruksi yang sedang berjalan. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama selama masa penutupan ini.


















