Pemanfaatan Aset Negara di Bali Dipercepat oleh LMAN
Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terus mempercepat optimalisasi empat aset negara yang berlokasi di Pulau Bali. Proses ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset kepada masyarakat maupun investor. Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, menekankan bahwa aset negara harus dikelola secara aktif agar memberikan manfaat nyata.
“LMAN terus berupaya agar aset negara tidak hanya ‘tidur’, tetapi produktif dan memberikan manfaat bagi negara serta masyarakat,” ujarnya pada Selasa (10/2).
Keempat aset tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis di Bali, yaitu:
- Tanah dan bangunan eks Hotel Pancasari di Kabupaten Buleleng
- Sebidang tanah di Jalan Bali Cliff Kabupaten Badung
- Sebidang tanah di Jl. Tukad Balian Kota Denpasar
- Sebidang tanah di Jalan Pemuda Kota Denpasar
Secara historis, aset-aset tersebut berasal dari eks Bank Dalam Likuidasi yang dikelola Kementerian Keuangan dan telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN). Pada akhir 2025, LMAN memperoleh mandat untuk mengelola aset tersebut agar dapat dioptimalkan pemanfaatannya.
Langkah Awal dalam Pengelolaan Aset
Sebagai langkah awal, LMAN akan melakukan penertiban dan pengamanan aset, baik secara fisik, administratif, maupun legal. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum aset dimanfaatkan lebih lanjut.
“Berbagai langkah pengamanan aset terus diupayakan dalam rangka mempersiapkan aset yang aman dan nyaman untuk dikerjasamakan,” kata Kristijanindyati.

Penataan administrasi dan kepastian hukum tersebut juga memberikan kejelasan bagi calon mitra kerja sama. LMAN memastikan bahwa proses pemanfaatan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Prinsip Kehati-hatian dalam Pemanfaatan Aset
Dalam skema pemanfaatannya, LMAN tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan aspek risiko, dampak sosial ekonomi, serta kepentingan publik secara menyeluruh. Melalui pengelolaan profesional dan terencana, aset negara diharapkan mampu menjadi ruang aktivitas ekonomi baru sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
LMAN berharap optimalisasi aset di Bali tidak hanya menjaga nilai aset negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. LMAN membuka peluang kerja sama kepada masyarakat dan investor untuk mengoptimalkan aset-aset negara agar berdaya guna.


















